----- Original Message ----- 
From: "yulinda_widianti"
Sent: Saturday, 28 April, 2007 13:08



Sekelompok alumni satu university yang telah mapan dalam career 
masing-masing berkumpul & mendatangi professor campus mereka yang telah tua. 
Percakapan segera terjadi & mengarah pada keluhan tentang stress di 
pekerjaan & kehidupan mereka.

Menawari tamu-tamunya coffee, professor pergi ke dapur & kembali dengan 
portion besar berisi coffee & cangkir berbagai jenis dari porcelain, 
plastic, gelas crystal, gelas biasa, beberapa di antaranya gelas mahal & 
beberapa lainnya sangat indah, dan mengatakan pada para mantan mahasiswanya 
untuk menuang sendiri coffeenya.

Setelah semua mahasiswanya mendapat secangkir coffee di tangan, professor 
itu mengatakan: "Jika kalian perhatikan, semua cangkir yang indah & mahal 
telah diambil, yang tertinggal hanyalah gelas biasa & murah saja. Meskipun 
normal bagi kalian untuk mengingini hanya yang terbaik bagi diri kalian, 
tapi sebenarnya itulah yang menjadi sumber masalah & stress yang kalian 
alami."

Pastikan bahwa cangkir itu sendiri tidak mempengaruhi quality coffee. Dalam 
banyak kasus, itu hanya lebih mahal & dalam beberapa kasus, bahkan 
menyembunyikan apa yang kita minum. Apa yang kalian inginkan sebenarnya 
adalah coffee, bukan cangkirnya, namun kalian secara sadar mengambil cangkir 
terbaik & kemudian mulai memperhatikan cangkir orang lain. Sekarang 
perhatikan hal ini: hati kita bagai coffee, sedangkan pekerjaan, uang & 
position adalah cangkirnya. Sering kali karena berconcentration hanya pada 
cangkir, kita gagal untuk menikmati coffee yang Tuhan sediakan bagi kita.

Catatan: Kehidupan yang sesungguhnya adalah hati anda. Apakah anda merasa 
bahagia & damai? Apakah anda mencintai & dicintai oleh keluarga, saudara & 
teman-teman anda? Apakah anda tidak berpikir buruk tentang orang lain & 
tidak gampang marah? Apakah anda sabar, murah hati, bersukacita karena 
kebenaran, sopan & tidak egois? Hanya hati anda & Tuhan yang tahu. Namun 
bila anda ingin menikmati coffee & bukan cangkirnya, hal-hal yang tidak 
semarak ini harus lebih
mengendalikan anda ketimbang hal-hal semarak seperti pekerjaan, uang & 
position anda!

Sumber: garis depan.




Kirim email ke