From: felix thioris [mailto:[EMAIL PROTECTED] 
Sent: Tuesday, June 24, 2008 8:14 AM
To: MABINDO; Mahayana; MB; MUBI
Cc: SB; YBN; [EMAIL PROTECTED]
Subject: [buddhavacana] [INFO] Bhante Vajra terbaring sakit

 


Nathalia Sunaidi (23 Juni 2008) wrote:

Sore ini saya mengunjungi Lama/Bhante Vajra Sagara yang terbaring
sakit di rumah salah seorang muridnya di Perumahan Harapan Indah, Bekasi.
Beberapa hari yang lalu Bapak Tjhin Djin telfon ke HP saya untuk
melakukan hipnoterapi kepada Bhante Vajra yang sedang sakit. Dan hari ini
saya
datang untuk melakukan terapi yang akhinya terapi tidak jadi dilakukan
karena
saya dan Bhante tidak bisa lancar berkomunikasi.
Di rumah Bapak Tjhin Djin tersebut, saya dan Gunawan (tunangan
saya) diantar ke salah satu kamar. Di kamar tersebut yang ditata seperti
kamar
rumah sakit dengan tempat tidur rumah sakit yang bisa dinaikkan atau
diturunkan
dan peralatan oksigen, saya langsung melihat Bhante Vajra yang sedang duduk
di
ranjang tersebut.
Badan Bhante kurus dan pandangan matanya sayu. Bhante mengalami kesulitan
gerak maupun bicara. Bapak Tjhin Djin bercerita Bhante terkena virus
kira-kira
setahun lalu sejak beliau kembali dari India. Virus itu menyumbat saraf di
otak
yang menyebabkan cairan otak mengalami kesulitan untuk dialirkan ke tubuh.
Bhante jadi menderita Hydrosipalus yang jika terjadi pada anak-anak maka
kepala
mereka akan menjadi sangat besar. Tapi jika terjadi pada orang dewasa cairan
tersebut akan menekan otak dan membuat jaringan otak rusak, inilah yang
terjadi
pada Bhante.
Kami mencoba berkomunikasi dengan Bhante tapi Bhante hanya bisa membuka-buka
mulut tanpa suara sehingga kami kesulitan mengerti. Saat menulis pun,
tulisan
Bhante tidak jelas. Walaupun demikian, Bhante masih sangat penuh cinta
kasih,
dengan bahasa tangan, beliau meminta Bapak Tjhin Djin untuk menyuguhkan
minum
untuk saya dan Gunawan. Beliau juga ingin memberikan kalung terapinya untuk
saya. Saya meneteskan air mata karena terharu. Bhante juga tetap membaca 'Om
Mani Padme Hum' dengan memegang bel dan alat lainnya (peralatan doa
Tantrayana)
walaupun yang terlihat cuma gerak mulut tanpa suara.
Hari ini saya dan Gunawan diperlihatkan secara langsung tentang penyakit.
Seorang guru Dhamma terbaring sakit dan tidak berdaya di hadapan kami.
Membuat
kami merenung 'tidak ada seorang pun yang bisa terlepas dari dukkha dan
karma'.
Hal yang membuat saya dan Gunawan kagum adalah Bhante tetap sabar dan penuh
cinta kasih dalam sakitnya. Ketika seorang ibu, umat yang rumahnya di
komplek
tersebut, datang membawakan jus, Bhante bertanya sesuatu padanya dengan
bahasa
tangan. Ibu tersebut bercerita Bhante sedang menanyakan apakah dia membaca
'Om
Mani Padme Hum' setiap hari. "Beberapa waktu lalu saya datang kemari dengan
penuh keringat. Saya bilang ke Bhante saya capek. Bhante menjawab dengan
bahasa
tangan 'manusia hidup jangan banyak pikiran, lepaskan. Baca Om Mani Padme
Hum
setiap hari'. Iya Bhante, saya baca setiap hari." cerita ibu tadi kepada
saya
sambil menjawab pertanyaan Bhante.
Saya menuliskan pengalaman saya bertemu dengan Bhante Vajra yang sedang
terbaring sakit hanya untuk sharing. Bapak Tjhin Djin bercerita saat ini
yang
paling penting adalah membuat Bhante semangat. Bhante terlihat semangat jika
memakai jubah dan menghadiri upacara keagamaan walaupun harus di kursi roda.
"Jika ada umat yang mau berkunjung dan menemani Bhante mungkin bisa membuat
Bhante merasa beliau masih dibutuhkan dan bisa menghiburnya."
Sangha adalah lapangan untuk menanam jasa yang paling baik dan saat ini di
hadapan kita ada seorang anggota Sangha yang sedang terbaring sakit.

Jika Anda ingin mengunjungi Bhante Vajra, silahkan datang ke rumah Bapak
Tjhin
Djin dengan alamat:
Perumahan Harapan Indah
Jl. Alamanda Indah 15 Blok QH 8
Bekasi
Telp. 021-8871228

Atau jika ingin berdana bisa ke rekening BCA no. 0656052079 a/n Tjhin Djin
Djajadi.

Sumber: Nathalia Sunaidi

Bagi yang ingin berdana utk pengobatan atau ingin mengetahui informasi
keadaan Bhante, bisa menghubungi Tjhin Djin di 0815 862 12149  atau Ibu Tjoe
di 0816 148 7266.

 



[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke