Callysta, bayi berumur 2 bulan (lahir Mei 2008), kini terbaring lemah di RS Siloam Karawaci, ruang anak Kelas 3, kamar 757 dengan kepala membesar di sebelah kiri, dengan benjolan seukuran 1/2 dari diameter kepala kecilnya. Ketika kami datang menjenguk kemarin malam (Senin, 21 July 2008), bayi kecil itu tertidur dengan tenang, ditemani oleh mamanya, Eliva, guru SD kelas 3 yang saat ini sedang cuti. Bayi mungil ini telah mengembara ke berbagai rumah sakit di Jakarta, sebelum akhirnya bertemu dokter Julius yang bersedia mengadakan operasi dengan bebas biaya. Sudah ada berbagai diagnosa yang muncul dan semuanya memberikan estimasi biaya yang tidak masuk akal, bisa sampai dengan Rp 100 juta. Benjolan ini dikenal dengan nama Tumor Pembuluh Darah dimana terjadi supply darah yang berlebihan dan akan diadakan operasi untuk menghentikan supply darah ke daerah tersebut. Di RS Siloam Karawaci, kelas 3, total biaya yang diperlukan sekitar Rp 30 juta, itupun biaya dokter akan dibebaskan dan kamar sekitar Rp 100,000/malam. Keluarga Callysta masuk golongan tidak mampu dengan ibu bekerja sebagai guru SD kelas 3 dan ayah bekerja sebagai pedang kecil; jual beli spare-parts sepeda. Rumahnya di pedalaman kota tangerang. Mama Callysta sudah pasrah dengan keadaan ini, apalagi dari benjolan ini sudah mengeluarkan darah. Tetapi dokter mengatakan bahwa harapan sembuh sekitar 75% dan kasus ini bukanlah sesuatu yang major, segera setelah operasi, benjolan ini akan mengempis. DKD menghimbau kepada teman-teman agar membantu Callysta. Dana ini sifatnya URGENT karena operasi akan segera dilakukan setelah dana terkumpul. Target dana yang ingin DKD kumpulkan adalah Rp 21 juta. Sejauh ini Elin, yang pertama kali membantu keluarga ini sudah terlebih dahulu mengumpulkan dana dari teman-teman Elin, saat ini saldo sekitar Rp 4 juta dan komitmen dari teman-teman mama Callysta terkumpul sekitar Rp 5 juta. Callysta adalah bayi mungil yang pantas kita bantu. Segera setelah dana terkumpul, operasi akan dilakukan, penundaan hanya akan membuat benjolan bertambah besar. Dana ini kita buka sampai dengan tanggal 25 July 2008. Teman-teman ini sifatnya URGENT, mohon segera dibantu. Update dana yang masuk akan diposting ke milis dharmajala [at] yahoogro ups.com, artikel yang diposting bisa diakses umum di milis, walaupun bukan member. Dana bisa ditransfer ke rekening DKD di BCA atas nama Ridawaty, 697-009-1112 dengan kode transfer 88. Misalnya kalau berdana sebesar Rp 200,000,- tolong lebihkan Rp 88 dan jumlah transfer menjadi Rp 200,088. Sekedar informasi tambahan, bila nama pengirim dana dan pengirim rekening berbeda, harap dituliskan di kolom berita karena untuk pencatatan, DKD umumnya menggunakan nama yang tertera di rekening BCA. Konfirmasi bisa dilakukan via email ke dkd_2005 [at] yahoo. co.id Anumodana.
NB : Foto callysta dapat di lihat di http://dhammacitta.org/forum/index.php/topic,3719.msg61537.html#msg61537 Berikut ini saya postkan beberapa informasi dari Email yang di berikan oleh sis Elin : Tangerang, 16 Juli 2008 Kepada Yth: Saudara/i Terkasih di tempat Salam sejahtera, Bersama ini, kami ingin mengajak saudara/i untuk berbagi kasih, dengan membantu proses penyembuhan penyakit adik kecil kami yang bernama : Callysta Transiska Candra yang masih berusia 2 bulan. Adapun histori penyakitnya sebagai berikut: * Callysta lahir 18 Mei 2008, dengan adanya benjolan dikepala sebelah kiri dekat telinga sebesar telur ayam kampung. * Pihak dokter pada saat itu menyatakan itu hanya benjolan biasa yg juga sering terjadi pada bayi yang lainnya, sehingga pihak keluarga tidak terlalu mengkhawatirkannya, * Tetapi ternyata semakin hari benjolan tersebut semakin membesar, dan mulai memerah, sehingga pihak keluarga kembali membawa Callysta untuk diperiksa untuk kedua kalinya, dan untuk kedua kalinya pula pihak dokter masih memberikan analisa yg sama. * Ternyata perubahan di benjolan Callysta semakin membesar dan warnanya berubah menjadi kehitaman ( seperti darah yg mati ). sehingga pihak keluarga membawa ke RS yg lebih besar untuk menganalisa kembali, dan ternyata hasilnya sangat buruk, yaitu Callysta ternyata mengidap penyakit Tumor Pembuluh Darah, yang segera harus segera dioperasi dengan asumsi : a. Dengan operasi kemungkinan Callysta untuk bisa hidup hanya 10% karena ditakutkan akan terjadinya pendarahan pada saat operasi, itupun akan mengakibatkan adanya cacat/lumpuh pada organ tubuhnya sehingga dengan kata lain Callysta akan hidup dengan kondisi cacat. b. Perkiraan biaya yg harus dikeluarkan untuk melakukan operasi tersebut sekitar Rp. 100.000.000. * Pihak keluarga tidak sanggup untuk memenuhi biaya operasi tersebut disamping memikirkan kemungkinan buruk yg terjadi apabila dilakukan operasi, karena dokter hanya memberikan harapan sebesar 10%. * Dari pihak RS menganjurkan Pihak keluarga untuk meminta bantuan kepada pemerintah dengan mengajukan bantuan dengan cara melakukan proses pembuatan keterangan keluarga tidak mampu dan sebagainya, ternyata proses itu sangat rumit, sulit dan lama sehingga pihak keluarga akhirnya bersikap pasrah, berdoa dan menunggu mujizat yg Tuhan berikan. * Semakin hari Callysta terlihat semakin parah dengan ciri benjolan semakin membesar, menghitam, bahkan sekarang ini benjolan tersebut sudah mengeluarkan darah dari seluruh pori - pori benjolan tersebut, yg sulit untuk dihentikan. * Akhirnya pihak keluarga membawa Callysta ke dokter yg berbeda untuk mencari jalan keluar yg lain selain operasi, dan dokter yg berbeda ini memberikan pendapat yg dapat memberikan titik terang dan harapan baru untuk Callysta * Callysta bisa sembuh dengan cara menyumbat/membekukan pembuluh darah yang menyalurkan makanan ke daerah tumor dengan cara menggunakan kateter, yg mengakibatkan tumor tersebut semakin besar. sehingga apabila pembuluh darah tersebut disumbat/dibekukan, secara otomatis tumor tersebut akan semakin kecil, sehingga bisa dilakukan operasi untuk menggangkat tumor tersebut dan bisa menghindari adanya pendarahan. dan dokter memberikan analisa bahwa dengan melakukan penyuntikan ini tidak akan menyebabkan kecacatan pada tubuh Callysta karena tidak akan menggangu fungsi otak Callysta. * Sebelum melakukan penyumbatan/pembekuan pembuluh darah tersebut, harus dilakukan diagnosa dengan menggunakan kateter, dan perkiraan biaya diagnosa tersebut sekitar Rp. 10.000.000 * Setelah diagnosa dilakukan barulah pihak dokter melakukan kateter untuk penyumbatan & pembekuan pembuluh darah yg tersambung kedaerah tumor. dan untuk melakukan penyumbatan pembuluh darah tersebut dibutuhkan dana sekitar Rp. 30.000.000 untuk 1x penyuntikan, dan menurut dokter kasus Callysta, kemungkinan membutuhkan 4x suntikan untuk menyelesaikan penyumbatan & pembekuan pembuluh darahnya karena tumor Callysta sudah besar, dan Callysta pun masih kecil yg masih dalam pertumbuhan yg pesat. * Diagnosa dokter kali ini telah membuat keluarga Callysta mempunyai harapan untuk mengobati penyakit Callysta, tapi sekali lagi harapan itu pupus karena terbentur masalah dana yg harus disiapkan untuk melakukan penyembuhan tersebut. oleh karena itu proses penyembuhan ini belum dilakukan sampai dengan sekarang. Demikian histori penderitaan yg dialami oleh Callysta, saat ini Callysta hanya menunggu mujizat yang akan Tuhan berikan. Kami mengajak saudara/i semua untuk mewujudkan mujizat yang Tuhan berikan untuk Callysta, dengan menjadi tangan - tangan Tuhan dalam mewujudkan mujizat ini. Apabila saudara/i mau melihat/ mendoakan Callysta secara langsung, dapat ke rumah Callysta di Jalan Soleh ali No. 5, Kelurahan Sukasari, Kecamatan Tangerang, Tangerang, sebelumnya saudara/i dapat menghubungi orang tua callysta yang bernama Budi & Eliva di no Hp. 02192411358. Kami sangat mengharapkan bantuan saudara/i untuk bersama – sama membantu Callysta. karena callysta sangat membutuhkan bantuan saudara/i semua. Salam NB: untuk keterangan lebih lanjut dapat menghubungi : Susi no hp 08179990307 Elien 08179991090 Update Info : - dear all, kembali ada harapan untuk callysta, kemarin kami bersama teman2 menemui dokter di RS Siloam, dan dokter memberikan jalan keluar untuk penyakit callysta, motif atau cara yang digunakan hampir sama dengan dokter RS Husada, hanya berbeda alatnya saja, kalau RS husada menggunakan Kateter untuk embolisi, yaitu dengan membekukan/menutup pembuluh darah, sedangkan RS Siloam memilih dengan cara mengikat pembuluh darahnya, hampir sama tetapi biaya yg dibutuhkan sangat berbeda, untuk embolisi seperti yg kemarin saya ceritakan, membutuhkan biaya 100.000.000, sedangkan untuk pengikatan pembuluh darah hanya membutuhkan dana sebesar RP. 15.000.000, tetapi tentu saja perbedaan yang terlalu jauh ini memberikan tingkat resiko yang berbeda, sehingga kami telah membicarakan ini pula dengan pihak keluarga Callysta, dan pihak keluarga lebih memilih alternatif yang diberikan oleh DR RS. SIloam, (karena pihak keluarga tidak mau terlalu menyusahkan orang lain). oleh karena itu kami sekali lagi ingin mengajak saudara/i semua untuk bersama2 menjalin kasih dengan cara memberikan sedikit kelebihan kita demi suksesnya proses penyembuhan Callysta. Adapun Dana yang telah terkumpul sampai dengan 17/7/08 sebesar Rp. 2.210.000. mohon bantuannya. Terima Kasih Tuhan Memberkati kita semua - dear all, jam 1 dini hari tanggal 21/7/08 benjolan callysta telah mengeluarkan darah dari seluruh pori2nya, dan kami telah membawa callysta ke RS Siloam untuk dirawat dan ditindaklanjuti, sekarang callysta telah dirawat di RS Siloam, dan menurut analisa dokter, fisik callysta telah lemah, kekurangan darah, trombosit turun, sehingga harus segera dilakukan operasi. hari ini callysta akan melakukan transfusi darah, dan menurut dokter besok callysta harus dioperasi. perkiraan biaya untuk operasi kembali meningkat dari perkiraan yang kemarin dokter katakan, by operasi ternyata bukan 10 juta, melainkan 30jt(menurut ADM RS). kembali kami mengalami kesulitan, karna kami belum mempunyai dana sebesar itu karena teman2 tau kami baru saja bergerak untuk mencari dana sekitar 3 hari lalu. oleh karena itu kami sangan mengharapkan bantuan teman2 semua, Please Help Callysta. Update dana pertanggal 21/7/08 jam 13:00, dana yang terkumpul 6.400.000, dikurangi uang muka RS sebesar Rp. 2.000.000, sehingga dana yang tersisa Rp. 4.400.000, masih sangat jauh dari angka Rp. 30.000.000. Mari bersama2 kita bantu Callysta untuk bisa terus hidup bersama keluarganya. terima kasih Elin ___________________________________________________________________________ Dapatkan nama yang Anda sukai! Sekarang Anda dapat memiliki email di @ymail.com dan @rocketmail.com. http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/ [Non-text portions of this message have been removed]
