---------- Forwarded message ----------
From: Gunawan Muliawan <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Wed, Nov 19, 2008 at 9:33 AM
Subject: [Mahayana_Indonesia] [Info] Undangan untuk para sangha terkasih
To: Milis Single Buddhist <[EMAIL PROTECTED]>, Milis Mahayana
<[EMAIL PROTECTED]>





 Dear All,



*Sekuntum teratai untuk anda semua, para calon **Buddha.*





Sangha yang terkasih, mari bersama-sama meluangkan waktu sebentar untuk
menjawab pertanyaan – pertanyaan berikut…





 <ting>





Apakah kita masih sering terseret dalam *persepsi keliru dan pikiran-pikiran
negatif* kita?



Apakah kita masih sering melakukan sesuatu yang *tidak kita inginkan* akibat
*emosi-emosi negatif* yang muncul tanpa kontrol?



Apakah kita sudah bisa *berhenti berlari*? Bisa meletakkan kebahagiaan *di
sini* dan *di sekarang*?



Apakah kita sudah menemui *janji temu kita dengan kehidupan*? Kehidupan
sudah menyediakan dirinya bagi anda, tapi apakah anda sudah bisa
menghadirkan diri anda untuknya?



Apakah kita bisa menyediakan diri dan waktu kita untuk *orang-orang yang
anda cintai*?



Apakah kita kebingungan dalam keadaan soisial yg tidak menentu seperti
kelaparan, penurunan moral sosial, pemanasan global, dsb?





<ting>





Sangha yang terkasih, masih ingatkah dengan latihan – latihan berikut?



"*Belajar berhenti adalah latihan terpenting dalam meditasi Buddhis.* *Berhenti
di atas landasan insight [pengetahuan spiritual yang muncul dari praktik
meditasi] bahwa apa yang Anda cari sebenarnya sudah ada di dalam kekinian,
di sini dan di sekarang.* Buddha sangat jelas akan hal ini. *Jangan biarkan
masa lalu menangkap diri Anda, jangan melekat pada masa lalu karena yang
lalu sudah berlalu. Jangan biarkan masa yang akan datang, berbagai kecemasan
akan masa depan, menangkap diri Anda karena masa yang akan datang belum lagi
tiba*. *Hanya ada satu saat bagi Anda untuk benar-benar hidup dan saat itu
adalah saat ini. "*

* *

*"Hadiah paling berharga yang dapat Anda berikan kepada orang yang Anda
kasihi adalah kehadiran Anda."*





<ting>





Dengan ini kami mengajak saudara untuk  kembali berlatih
bersama*teman-teman baru
*dalam *Retret Pemula Dharmajala*, angkatan *21. Mari bersama-sama kita
ciptakan kondisi bagi para calon peserta retret untuk *belajar, berlatih dan
berbagi dharma yang paling *essensial* dan *fundamental*, yaitu latihan
hidup berkesadaran dengan *menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi
saat ini di dalam maupun di luar diri kita*.





Sangha yang terkasih, masih ingatkah dengan kalimat berikut?



*"Masyarakat kita menghasilkan jutaan setan kelaparan, orang-orang dari
segala lapisan umur.** Saya pernah melihat anak-anak yang baru berusia 10
tahun yang sama sekali tanpa akar, anak-anak yang belum pernah merasakan
kebahagiaan di rumah dan tidak punya apapun untuk diyakini atau menjadi
bagian darinya. Inilah penyakit utama jaman kita. Tanpa sesuatu untuk
diyakini, bagaimana orang bisa bertahan hidup? Bagaimana dia bisa menemukan
energi untuk tersenyum atau menyentuh pohon linden, atau langit yang indah?
Dia tersesat, hidup tanpa rasa tanggung jawab. Alkohol, narkoba, dan seks
bebas menghancurkan tubuh dan batinnya, tapi, tiada tempat untuk dia
berpaling. Ketersediaan narkoba adalah sebab sekunder dari masalah itu. Sebab
utama adalah kurangnya arti dalam kehidupan orang"*





<ting>



"Keikutsertaan anda adalah hadiah terbesar bagi kita semua."

"The most precious gift we can offer others is our presence"

~ Thich Nhat Hanh ~



Dapatkan lebih banyak *insight *dari retret ini, seperti yang sudah
didapatkan oleh teman-teman kita yang telah berkali-kali mengikuti retret
ini.

* *

*"Retret Pemula Dharmajala yang pertama kali saya ikuti memberikan sebuah
kelegaan yang luar biasa. Setelah keikutsertaan untuk beberapa kali
berikutnya, saya menyadari bahwa sungguh setiap keikutsertaan itu begitu
istimewa karena waktu, kondisi batin, dan suasana latihan yang tidak pernah
akan sama. Dukungan Sangha sungguh membantu dalam memahami keindahan dan
kedalaman materi retret itu sendiri."*

* ~ Sumy, RPD ke - 3, 8, 14, 15, 19*

* *

*"Mengikuti RPD kembali bagi mantan peserta RPD sangat penting untuk
perkembangan pemahaman terhadap praktek dan memukan insight yang bermanfaat
untuk kehidupan sehari-hari."*

*~ Sugi, RPD ke - 9, 12*

* *

*"Sepulangnya dari RPD pertama yang saya ikuti, kebahagiaan & kelegaan yang
saya dapatkan hanya bertahan beberapa saat, dan sangat sulit untuk
mempraktekkannya dalam kehidupan sehari-hari. Retret selanjutnya semakin
memperkuat latihan & insight saya, dan ketika kembali dalam kehidupan
sehari-hari, saya merasakan satu perubahan yang luar biasa, emosi kemarahan
yang dulu sulit di padamkan, menjadi lebih mudah dirangkul, energi
ketergesa-gesaan saya mulai menghilang, dan perlahan tapi pasti, saya merasa
benih-benih penderitaan saya semakin mulai berkurang, dan hubungan saya
dengan orang-orang yang saya kasihi & keluarga saya menjadi begitu indah.
Jika kita bisa melatih diri kita dengan menghadirkan diri kita dalam Retret
ini, itu sungguh menjadi hadiah terbesar yang bisa kita berikan untuk diri
kita dan para peserta baru dalam retret ini.*

*~ Johanes, RPD ke - 9, 10, 11, 12, 13, 15, 16, 19*

* *



Retret ini akan diadakan tanggal 5 – 8 Desember 2008, di Pondok Sadhana
Amitayus, dan dibimbing oleh *Bhante Dharma Vimala * & *Jimmy Lominto*.

Khusus untuk mantan peserta RPD, bisa mengikuti retret dari tanggal *6
Desember *dan b*erangkat Jumat malam*.



Untuk informasi lebih lanjut bisa menghubungi…

Humas Dharmajala: 0813 – 189 – 90997

Email: [EMAIL PROTECTED]







[image: cid:[email protected]]


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke