Sabbe Sankhara Annica ...

Telah menýnggal dunia dengan tenang Almarhum Lim Cheng Tek pada Hari 
Mýnggu, 16 November 2008 Jam 11.20 di kediaman rumahnya di Jalan. 
Tomang No. 5/7 Medan Sumatera Utara.

Terima kasih sebanyak-banyaknya atas Niat dan dukungan baik berupa 
materi dan moril dari Para Donatur yang budiman yang bersedia 
membantu Akong Lim, dana yang terkumpul belum sempat diberikan 
secara langsung dan hanya dipergunakan sedikit saja untuk memberi 
kebutuhan untuk Akong Lim.

Di hari minggu yang cerah Pada Tanggal 16 November 2008, saya 
bersama rekan-rekan mengunjungi pasar untuk belanja kebutuhan Akong 
Lim, kami membeli Baju, Celana, dan Selimut berserta Kue, dan akan 
membeli Seprei pada siang hari nya, dan kami bermaksud  membersihkan 
rumah Akong Lim pada sýang hari Jam 14.00

Pada hari minggu kemarin Jam 09.00 kami mengunjungi Akong Lim, saat 
kita memanggil Akong, Akong Lim tetap menghadap kedinding dan tidak 
mau menoleh kearah kamý seakan – seakan memberi firasat bahwa akan 
mendekati ajalnya. Kami terus berusaha memanggil, mencoba 
membalikkan tubuh Akong tapi tetap tubuhnya sudah terasa berat dan 
terus menghadap ke dinding.

Kami lalu memanggil Tetangga yang sering menjaga Akong Lim itu, tapi 
tetaplah hasilnya sama juga dan setelah ini waktu menunjukkan Jam 
09.30 kami pun pulang untuk persýapan kebaktian divihara, sebelumnya 
kami sudah merencanakan akan membersihkan dan memperbaiki rumah 
akong siang itu. Tapi sungguh tidak disangka kemarin pagi merupakan  
pertemuan yang terakhir kalinya dengan Akong Lim.

Pada Jam 11.20 kami menerima Telepon kalau Akong Lim Cheng Tek  
telah meninggal dunia pada usia 81 tahun. Jenazah Akong Lim 
diletakkan di Bakaran Batu Blok 1, dan hari ini Jam 13.00 Akong Lim 
akan di perabukan ke Krematorium Tanjung Morawa dan Abu nya akan di 
sembahyangkan di  Cetiya Jalan. Sampali Medan.

Segala Keperluan dan kebutuhan saat di Balai Sosial Bakaran Batu, 
diatur dan dibantu oleh Dokter. Nani yang begitu budiman.

Saya meminta maaf kepada Para Donatur yang Budiman atas dana yang 
telah diberikan tapi belum sempat disalurkan sepenuhnya.

Dana yang terkumpul Saat ini Rp. 6.537.157,-

Dana yang telah terpakai :

1.   2 Baju Kaos Putih Rp. 24.000,-
2.   1 Selimut Rp. 20.000,-
3.   2 Celana Pendek Rp. 30.000,-
4.   Dana Kebutuhan dan Keperluan  almarhum Akong Lim  Rp. 
2.500.000,-
5.     Persembahan Jubah kepada Bhante Suddhammacaro Rp. 280.000,-
6.     Pencetakan Buku Meditasi Bhante Suddhammacaro Rp. 500.000,-
7.     Pencetakan Buku Dhamma Project DhammaCitta buku ke 4 Rp. 
500.000,-

Total Dana yang terpakai Rp. 8.854.000,-

Sisa Dana Rp. 2.683.157,-

Nb : Penjelasan Poin ke 4 diatas : Dana Kebutuhan dan Keperluan 
Akong Lim saat Meninggal ( Biaya bermalam di Balai Sosial Bakaran 
Batu, alat-alat persembahan, Peti, Krematorium, Baju orang 
meninggal, Dll… ) Upacara Untuk Akong Lim dilakukan cara Buddhist 
dengan meminta bantuan dari Anggota di Sampali untuk membaca doa, 
dan Bantuan Doa dari Perkumpulan Buddha Amitabha Jalan Mutatuli 
Medan. 

Diperkirakan biaya perabuhan almarhum akong Lim mencapai 7 jutaan. 
Karena berhubung ada beberapa donator dari pihak luar juga ikut 
menyumbang, maka diambil keputusan dengan beberapa pihak donator 
dari luar untuk membagi rata pengeluaran býaya perabuhan akong Lim 
sehingga masing-masing mengeluarkan bagian býaya perabuhan sebesar 
Rp. 2.500.000,- untuk sementara waktu. Jýka ada tambahan pengeluaran 
lagi akan dibagi sesuai keputusan bersama dari beberapa donator dari 
luar. 

Saya sangat berterima kasih  kepada Perkumpulan Buddha Amitabha yang 
datang memberikan bantuan dengan ikhlas serta pembacaan doa, dan 
juga Dokter. Nani yang begitu Budiman mengatur keperluan dan 
kebutuhan Akong Lim, dan tak lupa juga saya sampaikan banyak terma 
kasih para Donatur  Budiman yang telah berdana membantu Akong Lim, 
tetapi  saya memohon maaf yang sebesar-besarnya dikarenakan dana 
yang telah terkumpul belum dapat disalurkan sesuai dengan Visi dan 
Misi saya.

Mengenai dana yang terkumpul sampai sekarang belum digunakan 
seluruhnya. Saya harapkan ide dan saran dari teman-teman mengenai 
dana yang tersisa akan kemanakah  kita pergunakan?

Saya berpikir, dana yang tersisa saya akan sumbangankan untuk 
kegiatan-kegiatan :
1.   Pembagunan Vihara
2.   Pencetakan Buddha Dhamma
3.   Baksos ke Panti Jompo (Bulan January 2009)
4.   Persembahan Jubah Untuk Bhante - 
5.   Fang Shen (Perlepasan Makhluk Hidup)
6.   Chau Tu (Baca Doa di Vihara dan perlimpahan jasa untuk Akong) 

Nb :
Poin [2] -> Dibagi menjadi 2 bagian :
1. Pencetakan Buku Meditasi Bhante Suddhammacaro 
http://www.sudhammacaro.blogspot.com/
2. Pencetakan Buku Dhamma Project DhammaCitta buku ke 4

Poin [4] -> Hal itu telah dilaksankan pada hari minggu 30 November 
2008 pada jam 07.30 di vihara Metta Karuna Medan, Persembahan jubah 
kepada Bhante Sudhammacaro yang sementara di vihara Metta Karuna dan 
akan melakukan perjalan ke Penang, dan ke Thailand untuk keperluan 
meditasi.

Persembahan jubah dilakukan oleh saya (LotharGuard) dan Maha 
Viriyani disaksikan oleh Dayaka Bhante Suddhammacaro dan kami juga 
melakukan persembahan makanan untuk Bhante Suddhammacaro, dengan 
harapan semoga jasa-jasa dan kebajikan persembahan dana makanan dan 
persembahan jubah melimpah kepada Alm. Ling Cheng Tek semoga beliau 
terbebas dari penderitaan dan hidup ke alam yang lebih baek.

Terima kasih kepada para donatur yang budiman yang telah ikut 
memberikan sumbangan dana kepada Alm. Lim Cheng Tek, dana yang 
tersisa akan secepatnya dipakai di 6 poin yang saya sebutkan

Poin [6] ->  Telah dilaksanakan Pada Tanggal 17 November 2008 Pada 
Hari Senin di Vihara Metta Karuna Medan, kita juga turut serta 
membaca doa dan melimpahkan jasa-jasa kebajikan kepada Alm. Lim 
Cheng Tek.

Amitho Fo


Kirim email ke