Dear Teman2 Buddhis tersayang, Saya mendapatkan berita dibawah ini dari milis sebelah. Berita ini ada di koran Tempo hari minggu lalu. Bukan bermaksud untuk membuat hari teman2 jadi mendung, tetapi saya jadi berpikir, bisa ga yah, kita sebagai umat Buddhis, melakukan fangsen ga cuma ikan, kura2 atau burung, tapi coba menyelamatkan anjing2 yang hendak dipotong ini. Memang tidak mudah, karena ga mungkin kalau kita selamatkan terus kita lepaskan disembarang tempat, bisa jadi kita yang akan dimusuhi oleh tetangga2 kita. Tapi mungkin yang bisa kita lakukan adalah: 1. Kalau belum bisa menjadi vegetarian, berusaha untuk tidak makan daging yang tidak "biasa" untuk dikonsumsi, dengan begini, demand akan turun, sehingga para penjagal itu tidak akan menyediakan supply yang banyak. 2. Kalau baru berminat untuk memelihara anjing, janganlah membeli di pet shop, ada baiknya kita meng-adopt anjing yang terlantar, karena dengan begitu kita sudah menyelamatkan satu nyawa. 3. Jangan menjadi backyard breeder apalagi puppy mills, hanya dengan alasan mau punya puppies yang lucu, karena banyak sekali puppies yang terlantar, banyak yang bisa diadopsi. 4. Menyebarkan berita ini, sehingga banyak orang yang aware kalau ternyata di Jakarta ini ada tempat penjagalan anjing dan cara menjagalnya amat sangat tidak manusiawi.
Ada comment atau ide? Regards, Fie support us, visit: http://icarecatsanddogs.multiply.com/ Support us, visit : http://icarecatsanddogs.multiply.com/ [Non-text portions of this message have been removed]
