Dana yang masuk sampai tanggal 05 February 2009 :

1. 02 February 2009 Rp. 100.000,- ( Raymond )
2. 02 February 2009 Rp. 200.000,- ( Kel. Thio Ie Kong - Makasar )
3. 02 February 2009 Rp. 50.008,- ( Hendra )
4. 02 February 2009 Rp. 100.000,- ( IR Yulistina )
5. 03 February 2009 Rp. 100.469,- ( Hermawati Nurhalim )
6. 03 February 2009 Rp. 100.000,- ( NN )
7. 03 February 2009 Rp. 100.000,- ( NN )
8. 04 February 2009 Rp. 50.000,- ( Adeline Angkasa )
9. 05 February 2009 Rp. 50.000,- ( Jecky Tanzil )
10. 05 February 2009 Rp. 250.008,- ( Adhigunadharo / Henry Chen )
11. 05 Ferbuary 2009 Rp. 200.000,- ( Kas DhammaCitta Peduli )
12. 06 February 2009 Rp. 100.000,- ( Liesye )
13. 06 February 2009 Rp. 100.000,- ( Lindawaty )

Total Dana yang masuk [b]Rp. 1.500.485,- [/b]

_/\_ :lotus: :)


Namo Buddhaya,

Rekan2 sedharma,

Berhubung adanya permohonan dari Sdr. Suki Erwin pada forum
dhammacitta.org untuk kembali menggalang dana bantuan untuk pengobatan
kakinya, maka saya membuka kembali penggalangan dana bantuan yang
kedua untuk kembali membantu Sdr. Suki.

Adapun kondisi kaki Sdr. Suki setelah besi penyangga dikakinya dilepas
(baca: http://dhammacitta.org/forum/index.php?topic=1324.0), ternyata
kondisinya belum membaik. Sekarang ini, giliran telapak kaki dan paha
bagian bawah Sdr. Suki membengkak akibat infeksi, mungkin disebabkan
sirkulasi darah pada kakinya belum normal pasca operasi. Akibatnya,
kadang-kadang Sdr. Suki menderita sakit demam. Sdr. Suki juga sudah
mengunjungi Dr. Denny Hartanto yang membuka prakteknya di Balai
Pengobatan MELATI, Jl. Bridjend Katamso No. 28-G Medan. Oleh Dr.
Denny, Suki dirujuk ke RS DELI untuk diperiksa oleh Dr. Rory, dokter
spesialis bedah di RS DELI tersebut.

Menurut Dr. Rory, kondisi kaki Sdr. Suki sudah sangat parah, beliau
kemudian menganjurkan supaya kaki Sdr. Suki yang terinfeksi segera
diamputasi saja. Tentu saja anjuran tersebut ditolak oleh Suki.
Kemudian Dr. Rory mengajukan opsi lain, yaitu menyuntikkan antibiotik
tingkat tinggi sehari 2 kali selama sebulan yang mana harganya lebih
kurang 1,5 juta perhari. Jadi total biaya pengobatan selama sebulan
lebih kurang 45 juta, itupun kalau belum sembuh kakinya harus segera
diamputasi. Karena jumlah tersebut sangat besar, maka Sdr. Suki
bertanya apakah ada cara lain lagi. Dokter tersebut kemudian
menganjurkan supaya penyuntikan antibiotik tersebut dibuat bertahap
saja, yakni dibagi perminggu, apabila dalam seminggu penyuntikan tidak
ada hasil, maka penyuntikan dihentikan. Lagi-lagi karena biaya, Sdr.
Suki batal berobat. 

Karena merasa tertekan, Suki Erwin kemudian bergabung ke forum
dhammacitta.org dengan nick erwin dan berinteraksi dengan anggota
forum lainnya dengan fasilitas "Shout Box / Chatting" yang tersedia di
dalam Forum DhammaCitta untuk meminta bantuan. Karena baru bergabung
dan berinteraksi hanya lewat chatting tanpa adanya bukti yang dapat
dipercaya, maka Sdr. Suki belum mendapat respon dari anggota forum.
Adapun salah satu anggota forum meminta supaya Suki Erwin supaya
bersabar dan menunggu Sdr. Lothar menghubunginya untuk memberikan
kabar, tetapi setelah beberapa saat belum mendapat respon di karenakan
Sdr. Lothar lagi sibuk dengan pekerjaan lain, maka Sdr. Suki meminta
saya untuk menghubungi Sdr. Lothar untuk menanyakan perihal bantuan
tersebut.

Saya kemudian menghubungi Sdr. Lothar dan menanyakan perihal bantuan
tersebut. Kemudian, kita sepakat untuk mengunjungi Sdr. Suki pada hari
Kamis tanggal 22 Januari 2009. Pada hari H, sekitar pukul 17.30, saya,
Sdr. Lothar dan temannya Maha Viriyani menyambangi tempat kost Sdr.
Suki di Jl. Bridjend Katamso No. 324CC, tepatnya di rumah makan Cuaca
Chinese Food. Kita melihat langsung kondisi Sdr. Suki yang mana
telapak kaki dan bagian bawah paha kaki sebelah kanan membengkak
akibat infeksi. Sdr. Suki sendiri pada hari itu sedang off bekerja
karena sedang demam yang disebabkan infeksi tersebut (sekedar
informasi, Sdr. Suki saat ini bekerja sambilan menjaga warnet di dekat
kosnya, di RaisaNet, Jl. Bridjend Katamso No. 230A Medan, besarnya
gaji / bulan 500ribu kotor tanpa uang makan).

Melihat kondisi Sdr. Suki yang harus segera ditindak lanjuti, maka
kita sepakat untuk kembali membuka rekening dana bantuan buat Sdr.
Suki. Bagi rekan-rekan yang tergerak ingin membantu, dana dapat
ditransfer ke rekening DhammaCitta Khusus Kegiatan Sosial :

Bank BCA Kantor Cabang Golden Trade CT
A/C: 8250 081 180
A/N: Felix Angkasa

Untuk Konfirmasi dana yang ditransfer dapat menghubungi:

Lotharguard / Felix Angkasa:
GSM : +6281 2642 8213 (Sumatera Utara / Medan)
Flexi : +6261 777 428 89 (Sumatera Utara / Medan)
Email : LotharGuard [at] yahoo.com.sg
Email : LotharGuard [at] DhammaCitta.org

Jimi:
GSM : +6281 2600 1843 (Sumatera Utara / Medan)
Flexi : +6261 7781 1843 (Sumatera Utara / Medan)
Email : Jimi_tan [at] yahoo.com

Bagi Anda yang ingin melihat langsung Sdr. Suki dapat mengunjungi
RaisaNet Jl. Bridjend Katamso No. 230A Medan berhubung masa kos Sdr.
Suki di Rumah Makan Cuaca habis tanggal 31 Januari 2009. Jadi
sementara ini Sdr. Suki diijinkan tinggal di ruko warnet tersebut oleh
pemiliknya tanpa bayaran. Sdr. Suki juga dapat dihubungi di "0812 608
30962".

Sedikit dana dari anda tentunya akan membawa manfaat yang sangat besar
bagi kesembuhan Sdr. Suki. Akhir kata saya mewakili Sdr. Suki
mengucapkan banyak terima kasih kepada semua rekan-rekan dan para
donatur yang membantu. Semoga bisa membawa berkah kebahagiaan dan
kelimpahan kepada Rekan-rekan sekalian.

Salam Metta,
Jimi


Kirim email ke