Sebagai umat awam Buddhist kita tidak gusar dan tidak anarkis (karena kita 
telah melatih Uppekha/ketenangan,keseimbangan bathin), walaupun nama Buddha 
dihujat dan dinodai dengan menaruh kata BAR di belakang junjungan kita yg 
telah tercerahkan..(BUDDHA BAR Menteng), seolah-olah umat Buddha adalah pemabuk 
yang suka dan dibenarkan oleh ajarannya minum alkohol dan berdisco di bar. 
Padahal jelas sila ke-5 dalam ajaran Siddharta Buddha Gautama, menyadarkan kita 
untuk TIDAK minum alkohol dan zat2 lainnya yang melemahkan kesadaran.
 
Coba kalau dinamai Muhammad Bar atau Jesus Bar, pasti tidak akan lama umur bar 
itu.
 
Jadi apa langkah-langkah yang akan diambil oleh para Perkumpulan Pemuda/i 
Generas Muda Buddhis dan perkumpulan Sangha? Diam saja dan membiarkan ajaran 
Buddha dan Buddha dipersepsikan negatif & salah oleh semua orang? atau mengirim 
surat keberatan ke surat kabar, kementrian agama, Presiden RI, dsb?
 
Apa tindakan dari para lawyer (sarjana hukum) Buddhist? Beranikah mereka 
menjerat para terduga pelaku dengan pasal 156 huruf a jo pasal 55 ayat 1 ke-1 
KUHP, yaitu secara bersama–sama melakukan penodaan terhadap agama; kemudian 
pasal 56 ayat ke-1 KUHP, yaitu secara bersama-sama membantu penodaan terhadap 
suatu agama; dengan ancaman hukuman paling lama 5 tahun penjara?
 
Namo Buddhaya...
 
 
Buddha Bar Dinilai Melecehkan Agama Buddha


22/01/2009 15:00 WIB oleh irsan   
Kategori: Berita Terkini

Tinggalkan Pesan    
Medan, 22/1 (www.antarasumut.com) - Puluhan umat Buddha di Sumatera Utara 
(Sumut) mendesak kepada pemerintah agar mencabut dan menghentikan operasional 
Buddha Bar yang terletak di Jalan Teuku Umar I Menteng, Jakarta, karena dinilai 
telah melecehkan umat Buddha di seluruh dunia.
Dalam penjelasannya, Sekretaris Umum, Persamuan Boddhicitta Mandala Indonesia 
(PBMI), Brilian Muktar, mengatakan, keberadaan Buddha Bar yang beropresi sejak 
dua bulan terakhir telah melecehkan umat Buddha di seluruh Indonesia, karena 
didalam Buddha Bar tersebut terdapat simbol-simbol agama Buddha.
“Ini merupakan pelecehan agama, boleh kita lihat dikertas ini,  banyak 
gambar-gambar yang menunjukkan simbol agama Buddha di letakkan di tempat 
tersebut,” katanya kepada sejumlah wartawan, di Jalan Multatuli Medan, Kamis.
Ia menambahkan, didalam Biddha Bar tersebut juga terdapat sebuah Bar, Diskotik 
dinilainya diluar dari ajaran Buddha.
“Sang Buddha tidak pernah mengajarkan umatnya untuk melakukan tindakan 
hura-hura, bahkan ironisnya didalam Buddha Bar itu sendiri, dijual makanan yang 
tidak boleh kami konsumsi, semisal daging sapi,” katanya.
Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD - RI) asal Sumut, 
Parlindungan Purba yang juga hadir dalam pertemuan tersebut mengatakan, 
pihaknya akan segera menindaklanjuti permasalahan terkait keberadaan Buddha Bar 
tersebut, kerena menurutnya ini merupakan persoalan yang menyangkut keagamaan.
“Kami akan tindak lanjuti masalah ini, kerena ini merupakan sesuatu yang 
bersifat pelecehan agama, bangsa ini tidak pernah mengajarkan hal semacam itu,” 
katanya. (I01MOS)

u, 2/19/09, Budiman Sudharma ,S.H. <[email protected]> wrote:

From: Budiman Sudharma ,S.H. <[email protected]>
Subject: [FPBI] HIMBAUAN SANGHA MAHAYANA INDONESIA
To: [email protected], [email protected], 
[email protected], [email protected], [email protected], 
[email protected], [email protected], [email protected], 
[email protected], [email protected], [email protected], 
[email protected], [email protected], 
[email protected], [email protected], [email protected]
Date: Thursday, February 19, 2009, 10:28 AM














Dapatkan nama yang Anda sukai! 
Sekarang Anda dapat memiliki email di @ymail.com dan @rocketmail. com.
















      

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

** MABINDO - Forum Diskusi Masyarakat Buddhis Indonesia **

** Kunjungi juga website global Mabindo di http://www.mabindo.org **Yahoo! 
Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/MABINDO/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/MABINDO/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[email protected] 
    mailto:[email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke