Saudara/i yang penuh kasih-sayang,

Terlampir Undangan yang saya forward dari milis Tripitaka Indonesia, dari 
Fraksi PDS yang terdiri dari 13 anggota DPR-RI untuk menghadiri diskusi publik 
dengan topik: "Menyikapi Keresahan Umat Buddha sehubungan dengan hadirnya 
Buddha-Bar di Indonesia", diselenggarakan pada: Jumat, 27 Feb 2009, pukul 10 
s/d selesai di Ruang Rapat Komisi VII DPR RI Gedung Nusantara I Lt 1, DPR-RI 
Jakarta.
Konfirmasi kehadiran ke: Otoli Zebua 081318181511, Rita 08128050444.

Semoga Fraksi2 DPR yang lain segera mengikuti jejak yang baik ini demi 
kerukunan umat beragama di Indonesia dan terjaminnya hak-hak kaum minoritas di 
Indonesia, dan terpeliharanya kebudayaan yang saling menghormati antar umat 
beragama di Indonesia.

Sebagaimana umat Buddha juga pasti tidak mendukung jika dibuka Jesus Christ Bar 
atau Mohammed SAW Bar di Indonesia.

Pihak manajemen Buddha Bar beralasan Buddha Bar diperbolehkan di Paris, dll 
(walaupun di Thailand telah ditutup oleh pemerintah Thai), namun bangsa 
Indonesia memiliki kebudayaan yang berbeda, yaitu lebih saling menghormati 
antara pemeluk agama, misalnya di Denmark diperbolehkan karikatur tentang Nabi 
Muhammad, namun di Indonesia tidak diperbolehkan.

Suatu Bar seperti keterangan di bawah ini menyajikan wine/anggur, whisky, bir, 
minuman keras lainnya, yang "melanggar" Sila ke 5 dalam ajaran Buddha. Sehingga 
pemakaian kata Buddha (pendiri dan Guru Besar agama Buddha) di bar, sangat 
tidak tepat, dan sangat melukai hati para pemeluk agama Buddha, karena konotasi 
bar merusak persepsi masyarakat akan umat Buddha dan ajaranNya, dan menodai 
agama Buddha. Di samping itu pemakaian atribut2, symbol2, lambang2, rupang 
Buddha di dalam restauran tersebut sangat menodai kesucian Buddha. Pemakaian 
nama Buddha untuk tujuan komersil pribadi dan bukan oleh umat Buddha juga tidak 
dibenarkan.

Marilah teman-teman ikut forum diskusi ini bersama kita semua, dan 
menyumbangkan sumbang saran ke para anggota DPR, agar tidak timbul preseden 
baru jika dibiarkannya Buddha bar terus beroperasi dengan nama itu. Jika 
dibiarkan, kelak agama Buddha (dan agama lainnya) akan terus dinodai oleh 
pihak2 serakah demi kepentingan/keuntungan bisnis pribadinya, tanpa 
memperhatikan perasaan umat beragama.

 
Buddha Bar Jakarta
Posted on November 28th, 2008 in Wine Hangout 
Wow. Telah hadir di Indonesia untuk pertama kalinya. Buddha bar yang selama ini 
hanya berada di kota Paris,Dubai,Kiev,Dublin,New York dan belakangan juga sudah 
buka di Londoh dan akhirnya berada di Jakarta Indonesia kita.
Dari semua teman teman yang memberikan info kepada kita bahwa akan ada tersedia 
wine wine dan minuman lain yang sangat cocok untuk menjadikan tempat ini 
sebagai salah satu hang out di kota Jakarta yang selalu sibuk 24 jam.
Pemiliknya Renny Sutiyoso mengatakan bahwa “Jakarta adalah tempat yang cocok 
untuk Buddha Bar, Orang Jakarta sangat suka spend dan mencoba makanan yang 
enak.”
Tapi menurut kita yah keunggulan dari buddha bar itu adalah konsep itu sendiri. 
Karena design yang sangat unik maka membuat pengunjung sangat betah di dalam 
lounge itu, di sisi lain di dukungnya oleh musik yang di produksi oleh Buddha 
Bar yang sudah Tersohor akan style music yang unik.
Secara keseluruhan yah memang tempat yang santai,relaks dan juga tempat yang 
cocok untuk Nge-Wine.
Alamat Lengkap Buddha Bar Jakarta adalah:
Jl Teuku Umar 1, Menteng
10350 Jakarta
www.buddha-bar.co.id
[email protected]
Tel (021) 3900899
http://wineindonesia.com/2008/11/buddha-bar-jakarta/


Buddha Bar Dinilai Melecehkan Agama Buddha
22/01/2009 15:00 WIB oleh irsan   
Kategori: Berita Terkini
http://www.antarasumut.com/berita-sumut/berita-terkini/buddha-bar-dinilai-pelecehan-agama/

Medan, 22/1 (www.antarasumut.com) - Puluhan umat Buddha di Sumatera Utara 
(Sumut) mendesak kepada pemerintah agar mencabut dan menghentikan operasional 
Buddha Bar yang terletak di Jalan Teuku Umar I Menteng, Jakarta, karena dinilai 
telah melecehkan umat Buddha di seluruh dunia.
Dalam penjelasannya, Sekretaris Umum, Persamuan Boddhicitta Mandala Indonesia 
(PBMI), Brilian Muktar, mengatakan, keberadaan Buddha Bar yang beropresi sejak 
dua bulan terakhir telah melecehkan umat Buddha di seluruh Indonesia, karena 
didalam Buddha Bar tersebut terdapat simbol-simbol agama Buddha.
“Ini merupakan pelecehan agama, boleh kita lihat dikertas ini,  banyak 
gambar-gambar yang menunjukkan simbol agama Buddha di letakkan di tempat 
tersebut,” katanya kepada sejumlah wartawan, di Jalan Multatuli Medan, Kamis.
Ia menambahkan, didalam Biddha Bar tersebut juga terdapat sebuah Bar, Diskotik 
dinilainya diluar dari ajaran Buddha.
“Sang Buddha tidak pernah mengajarkan umatnya untuk melakukan tindakan 
hura-hura, bahkan ironisnya didalam Buddha Bar itu sendiri, dijual makanan yang 
tidak boleh kami konsumsi, semisal daging sapi,” katanya.
Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD - RI) asal Sumut, 
Parlindungan Purba yang juga hadir dalam pertemuan tersebut mengatakan, 
pihaknya akan segera menindaklanjuti permasalahan terkait keberadaan Buddha Bar 
tersebut, kerena menurutnya ini merupakan persoalan yang menyangkut keagamaan.
“Kami akan tindak lanjuti masalah ini, kerena ini merupakan sesuatu yang 
bersifat pelecehan agama, bangsa ini tidak pernah mengajarkan hal semacam itu,” 
katanya. (I01MOS)




      

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

** MABINDO - Forum Diskusi Masyarakat Buddhis Indonesia **

** Kunjungi juga website global Mabindo di http://www.mabindo.org **Yahoo! 
Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/MABINDO/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/MABINDO/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[email protected] 
    mailto:[email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke