Vihara Avalokitesvara
Jln.Mangga Besar Raya no.58
Jakarta Barat
Tel : 6294542
 
 
KURANG PERHATIAN, MENYESAL SEUMUR HIDUP
(Sikap dan Keputusan Manusia Menentukan Masa Depannya)
Oleh : Suhu Dutavira Sthavira
 
 
Sangat disayangkan, bila tidak berpandangan benar, ia mudah terjebak dalam 
pandangan salah. Walau salah sesaat, akibatnya bisa sangat fatal, tidak dapat 
diperbaiki / tiada kesempatan untuk bertobat.
 
Ini kisah nyata, yang dimulai dengan pertunangan dua insan  yang dijodohkan 
dari masa kecil. Mereka berdua kuliah di Amerika, dengan mata kuliah berbeda, 
sehingga mereka tinggal di kota yang berbeda. Jaka sangat jenius, sambil kuliah 
ia magang di perusahaan Program soft ware. Gadis bepenampilan menarik, cantik 
dan cerdas. Pada malam Old & New 1998, Gadis pergi ke kota tunangannya, untuk 
dinner dengan Jaka. Penuh sabar ia menunggu tunangannya di cafe, walau telat 1 
jam, akhirnya Jaka pun datang.
 
Gadis hatinya baik, namun sifatnya tertutup. Mereka berdua makan dengan tenang, 
sedikit sekali berbicara. Hati Gadis sangat mengharapkan perhatian dari Jaka, 
sayang sekali tiada perhatian sama sekali, kegalauan hati Jaka terlihat, saat 
makanpun ia banyak termenung. Tentu Gadis tidak gembira, dilubuk hati ia merasa 
hampa, kurang dapat perhatian dari orang yang dicintainya.
 
Karena sifatnya, Gadis tidak bisa mengungkapkan perasaan, hati kecil merasa 
kesepian dan marah karena tidak diperhatikan. Saat Gadis pamit pulang, Jaka 
hanya mengiyakan saja. Padahal , Jaka biasanya menemani Gadis pulang, mereka 
bermobil berdua, lalu kembalinya ia naik kereta. Malam itu Jaka gembira sekali 
tidak dapat tugas mengantar, sampai di apartemen ia langsung fokus bekerja. Tak 
terasa haripun pagi, barulah Jaka sadar tiada kabar apakah Gadis selamat sampai 
diapartemen. Jaka menghubungi HP, tetapi tidak tersambung, hatinya gelisah, 
maka ia menelpon Rini teman Gadis satu apartemen, tapi mendapat jawaban bahwa 
:" Gadis belum sampai".
Dua hari kemudian, ia ke kota A untuk mencari, tapi Gadis tetap tidak 
ditemukan, maka akhirnya ia melapor ke Polisi
Polisi: " Kamu melaporkan Gadis hilang. Saat dinner itu, baju warna apa yang 
dipakainya? Tas jenis apa yang dibawanya? Mobil jenis apa yang ia kendarai?Apa 
warna mobil dan berapa nomornya?"
 
Jaka:"Wah..pak, saya tidak memperhatikan baju dan tas Gadis. Saya cuma tau 
mobilnya Honda Accord warna putih No.XXX".
 
Dari hasil pengecekan polisi, tengah malam itu ada kecelakaan mobil diantara 
kota A-B, pengemudinya seorang wanita yang mengemudi Accord putih, dan telah 
meninggal dunia. Maka bersama polisi, ia ke Rumah Sakit dan ternyata benar , 
wanita itu : Gadis !!  Jaka menangis, ia menyesal sekali malam itu tidak 
memberi perhataian, apalagi tergiang ucapan Gadis yang merasa tidak dihargai . 
Dengan hati hampa, ia pulang. Hatinya hancur penuh penyesalan dan selalu 
berkata: Andaikan malam itu mereka Old & New dikota B, Gadis pasti  tidak mati" 
Penyesalan dan rasa bersalah menghantui, ia tidak bisa melupakan Gadis, 3 tahun 
kemudian Jaka menjadi gila.
 
Teman se Dharma, hidup ini nyata, setiap saat segala peristiwa bisa terjadi.. 
Bayangkan, bila malam Old & New itu Gadis diperlakukan khusus oleh Jaka, 
mungkin peristiwa sedih ini tidak terjadi. 
 
Menghadapi perubahan, jangan dengan kemarahan yang bisa memperburuk masalah, 
tapi dengan rasa bersyukur. Mengapa ? Contoh : Dikantor ada pegawai baru, 
jangan takut bersaing, apalagi dimusuhi! Bagaimana kita bisa maju? Syukuri 
kondisi baru itu dengan tersenyum, lalu bersemangat meningkatkan daya kemampuan 
kita. Walau dulu hanya menguasai mesin ketik, kita juga bisa belajar komputer, 
jadi tidak kalah dengan yang muda. Pepatah mengatakan " Hakekatnya : Saingan 
adalah teman yang membangkitkan kita untuk lebih waspada dan maju."
 
Sungguh beruntung, bila bisa taat beragama, sehingga dikala susah kita tetap 
ingat ajaran agama, berdoa, merenung dan menghayati ayat kitab suci, sampai 
memiliki Pandangan Benar.
 
Selamat berjuang, hadapi hidup dengan wajar dan rasa syukur. Tantangan itu 
pendorong kemajuan hidup. Dengan demikian, kehidupan ini tidak kosong / 
menjemukan, bisa selalu gembira dan bahagia. 
Omitofo
           
   
 


      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke