--- Pada Rab, 10/6/09, Candra Lugito <[email protected]> menulis:


>Dari: Candra Lugito <[email protected]>
>Topik: VDP Peduli
>Kepada: [email protected], [email protected]
>Cc: [email protected]
>Tanggal: Rabu, 10 Juni, 2009, 7:38 AM
>
>
>PROPOSAL PENGGALANGAN DANA
>“VDP PEDULI”
>Latar Belakang :
>Berawal dari sebuah gagasan rekan-rekan pemuda Vihara Dharma Paramita 
>Cilincing - Jakarta Utara yang peduli terhadap sesama umat di lingkungan 
>Vihara ini yang sedang mengalami sakit dan membutuhkan bantuan, dibentuklah 
>“VDP Peduli “ ini. 
>Tujuan :
>Mengumpulkan dana untuk meringankan beban biaya mereka yang sedang mengalami 
>kesulitan keuangan akibat sakit yang diderita. Namun tidak hanya berfokus pada 
>lingkungan Vihara ini saja, diharapkan “VDP Peduli” ini dapat membantu setiap 
>orang yang benar benar membutuhkan.
>Rekening Dana :
>Dana dapat di transfer ke rekening BCA, Account no : 4141 642 043 a.n Maryani. 
>Untuk membedakan dana yang masuk, per kasus “VDP Peduli”, akan di bedakan dari 
>digit belakang uang yang di transfer.
>Kasus :
>Untuk kasus pertama ini, kami mencoba untuk membantu meringankan beban 
>keuangan seorang teman kita yang saat ini sedang menjalani Transplant Sel 
>Induk Darah akibat penyakit kanker Lymphoma yang dideritanya. Sedikit 
>kronologis kisahnya adalah sebagai berikut :
>Deny Gunawan kelahiran Jakarta, 27 Desember 1981, seorang aktivis Buddhis yang 
>tergabung dalam beberapa organisasi Buddhis di Jakarta, antara lain Keluarga 
>Mahasiswa Buddhis Dhammavadana Bina Nusantara, Himpunan Mahasiswa Buddhis 
>Indonesia (HIKMAHBUDDHI), Himpunan Mahasiswa Tridharma Indonesia 
>(HIMASTRI),Himpunan Pelajar Buddhis Jakarta (HPBJ), dan Pemuda Tridharma 
>Indonesia. Berawal dari awal januari 2008 Deny mulai merasakan tubuhnya tidak 
>sehat, diawali berkurangnya napsu makan, dan semakin lama tubuhnya semakin 
>melemah hingga sekitar pertengahan bulan Januari 2008 Deny mengalami 
>pembengkakan pada lympha. Setelah berkonsultasi kepada dokter specialis 
>penyakit dalam dan melakukan test darah, hasil awal yang diperoleh dari test 
>tersebut adalah terdapat dugaan thallasemia, dan dokter specialis penyakit 
>dalam menyarankan untuk berkonsultasi lebih lanjut kepada dokter specialis 
>darah (haematologist). 
>Dokter specialis darah saat itu kembali melakukan berbagai test darah lainnya 
>dan menyarankan Deny untuk melakukan test DNA. Test DNA pun dilakukan, dan 
>hasilnya Deny positif terdiagnosa B Thallasemia. Dengan berpegangan pada hasil 
>test DNA itu Dokter menyarankan untuk rutin melakukan transfusi darah, karena 
>menurut dokter, Thallasemia itu sampai saat ini tidak ada obatnya, dan 
>mengharuskan pasien untuk rutin melakukan transfusi darah.
>Sekitar bulan Maret 2008, Deny diperiksa kembali oleh dokter specialis 
>penyakit dalam. Setelah melihat kondisi Deny dan melakukan pemeriksaan fisik 
>dan darah, dokter tidak mempercayai kalau penyakit tersebut adalah penyakit 
>thallasemia. Dokter pun menyarankan untuk test sum-sum tulang belakang untuk 
>memastikan apakah ada masalah pada produksi sel darah atau tidak. Test sum-sum 
>tulang belakang pun dilakukan, dan hasilnya dokter mengatakan tidak ada 
>masalah dengan sum-sum tulang belakang Deny. Dokter pun menyarankan untuk 
>dilakukan operasi pengangkatan lympha yang sudah semakin membesar karena tidak 
>ada jalan lain lagi (hampir 10 x lebih besar dari ukuran normal). 
>Operasi pengangkatan lympha pun dilakukan.. Setelah sekitar 3 minggu perawatan 
>di Rumah Sakit  Deny pun diperbolehkan pulang dari Rumah Sakit dan selanjutnya 
>diharapkan melakukan rawat jalan seminggu sekali. Sekitar akhir Mei, kondisi 
>Deny tidak mengalami perkembangan dan bahkan, diluar dugaan, sekitar awal 
>bulan juni, terjadi pembengkakan pada liver yang semula normal, dan kembali 
>kondisi fisik Deny menurun dengan drastis. Kami pun terus berkonsultasi kepada 
>Dokter yang melakukan operasi limpa, namun nampaknya Dokter tersebut pun 
>kesulitan dalam menangani penyakit Deny ini. 
>Merasa bingung dengan kondisi tersebut pihak keluarga pun mencari alternatif 
>dokter lain, dan melakukan beberapa pengobatan alternatif selain melalui 
>dokter. Selanjutnya pihak keluarga berkonsultasi kepada specialis darah lain, 
>dan setelah melakukan perawatan intensif di RS selama 10 hari ( saat itu 
>kondisi Deny benar – benar kritis ) kembali dokter specialis darah ini pun 
>menduga penyakit tersebut adalah Thallasemia (sesuai dengan test-test darah 
>yang dilakukan) dan dokter juga menyarankan untuk  melakukan transfusi darah 
>secara rutin. 
>Namun yang terjadi kondisi liver semakin membengkak dan kondisi fisik pun 
>semakin memburuk. Mengingat kondisi liver yang membesar, kami pun mencoba 
>membawa ke dokter specialis liver. Selama sekitar 2 minggu Deny menajalani 
>perawatan dan pemeriksaan di RS. Dokter specialis liver mengatakan bahwa ini 
>bukan penyakit liver, hanya terjadi pembengkakan, dan dokter juga 
>berkesimpulan bahwa ini adalah penyakit darah. Dokter pun kembali merujuk 
>dokter special yang juga dari RS tersebut. Setelah keluar dari rawat inap 
>Rumah Sakit, rawat jalan pun dilakukan, dan hingga bulan september 2008 
>kondisi Deny tidak juga membaik, Dokter pun tidak dapat mengambil kesimpulan 
>penyakit apa yang sesungguhnya diderita oleh Deny. 
>Dikarenakan kondisi tidak diketahuinya penyakit yang sesungguhnya diderita 
>Deny, ada beberapa kerabat dan teman yang menyarankan Deny untuk berobat ke 
>luar negeri. Namun dengan biaya yang sudah dikeluarkan untuk berobat selama di 
>Indonesia, pihak keluarga merasa tidak mampu untuk melakukan pemeriksaan di 
>luar negeri. Berbagai cara pun dilakukan untuk mengusahakan membawa Deny 
>melakukan pemeriksaan ke luar negeri, hingga akhirnya, dari pihak keluarga 
>mendapatkan pinjaman dari beberapa pihak kerabat. Di awal oktober 2008, 
>akhirnya Deny pun dibawa ke Kuala Lumpur untuk melakukan pemeriksaan awal di 
>Subang Jaya Medical Center (saat ini dikenal sebagai Sime Darby Healthcare).
> 
>Pemeriksaan pun dilakukan oleh specialis darah disana, berbagai test darah 
>dilakukan hingga kembali dilakukan test sum-sum tulang belakang seperti yang 
>sebelumnya pernah dilakukan di Indonesia. Beberapa hari setelah dilakukan test 
>dan pemeriksaan laboratorium, diperoleh hasil bahwa Deny menderita penyakit T 
>Cell Lymphoma. Dokter pun menyayangkan operasi pengangkatan lympa yang di 
>lakukan di Jakarta yang seharusnya tidak perlu dilakukan itu.
>Definisi Lymphoma sendiri adalah keganasan (kanker) yang menyerang lymphatic 
>sistem, Sistem lymphatic adalah susunan sekelompok getah dan pembuluh yang 
>membawa sel-sel pemerang infeksi yang disebut lymphocytes yang dapat menjadi 
>abnormal serta menyebabkan perkembangan kanker pada anggota tubuh yang lain, 
>seperti liver, tulang sumsum dan limpa, dan dokter menyarankan untuk dilakukan 
>kemoteraphi sebanyak 6 kali dan setelah itu harus dilakukan Transplantasi Sel 
>Induk Darah.
>Sudah besar sekali biaya yang dikeluarkan oleh pihak keluarga Deny untuk 
>menangani masalah penyakit ini mulai dari di Indonesia hingga melakukan 
>kemoterapi ke 6. Pada awalnya pihak keluarga Deny tidak akan melanjutkan ke 
>tahap Tranplantasi Sel Induk Darah dikarenakan biaya nya yang sangat besar 
>yaitu sebesar 150.000 ringgit atau sekitar Rp. 450.000.000, belum lagi untuk 
>perawatan insentif setelah proses tersebut. Namun nampaknya karma baik pun 
>berbuah, permohonan bantuan yang diajukan oleh pihak keluarga kepada Yayasan 
>Buddha Tzu Chi untuk Transplantasi Sel Induk Darah pun di setujui oleh pihak 
>Yayasan Buddha Tzu Chi, dan saat ini Deny sedang menjalankan proses 
>Transplantasi tersebut.
>Dana :
>”VDP Peduli” berharap dapat sedikit membantu pihak keluarga dari Deny Gunawan 
>ini untuk perawatan insentif setelah pelaksanaan Transplantasi Sel Induk Darah 
>ini, dengan alasan itu kami membuat proposal ini dan mengajak rekan-rekan 
>semua untuk membantu meringankan beban keuangan yang saat ini sangat 
>dibutuhkan oleh pihak keluarga Deny.
>Dana dapat di transfer ke rekening BCA diatas, untuk membedakan dengan dana 
>yang sudah ada di rekening tersebut, untuk kasus Deny kami mengharapkan dapat 
>menambahkan 2 digit dibelakang nilai rupiah dengan angka 99. Contoh nya jika 
>ingin transfer Rp. 50.000 menjadi Rp. 50.099. Konfirmasi transfer dapat 
>melalui telepon atau sms ke no : 0812 136 0412 (Sdri. Betty)
>Penutup :
>Semoga kebaikan yang kita perbuat ini, dapat bermanfaat bagi kita semua, 
>Semoga kita semua hidup berbahagia, Semoga Semua Mahluk Hidup Berbahagia.
> 
>Anumodana, 
>Team VDP Peduli
> 
________________________________
Yahoo! Mail Sekarang Lebih Cepat dan Lebih Bersih. Rasakan bedanya! 


      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke