-----Original Message-----
From: Mr_Five WenZ [mailto:[email protected]]
Sent: Sunday, 14 June 2009 03:51 AM
To: Kongtai Group; Aryadi Wijaya
Subject: Fw: http://pemilu.detiknews.com/.....
prabowo-sebut-pengelola-buddha-bar-dablek

Baca komen di bagian bawah... :D


Best Regards,


YUNARTO GOH  |  Mr_Five   `WenZ  |  +628163116137  |  +622192306137
K-LINK Your Global Link - We Turn From Zero To Hero
Hidup Sehat Alami Bersama K-LINK www.artikel.vithost.com/k-ayurveda
www.wenz.web.id  |  www.vithost.com  |  www.vitmart.com


----- Original Message -----
From: "tula tuli" <[email protected]>
To: <[email protected]>
Sent: Saturday, 13 June 2009 21:01 PM
Subject:
http://pemilu.detiknews.com/read/2009/06/13/165347/1147379/700/prabowo-s
ebut-pengelola-buddha-bar-dablek


Jakarta - Banyak hal dikeluhkan komunitas etnis Tionghoa kepada
cawapres Prabowo Subianto, termasuk salah satunya soal keberadaan
Buddha Bar di kawasan Menteng, Jakpus. Prabowo pun berang dengan
diubahnya kembali nama bar itu dengan nama yang berpotensi melecehkan
agama tertentu.

"Kalau diubah lagi, dablek (keras kepala) namanya," kata Prabowo di
hadapan Forum Demokrasi Kebangsaan Masyarakat Tionghoa di Restoran
Nelayan, Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (13/6/2009). Acara juga dihadiri
beberapa biksu.

Seperti diberitakan, Buddha Bar yang merupakan usaha waralaba asal
Prancis itu sempat mengurungkan niat penggunaan nama 'Buddha' setelah
diprotes oleh sejumlah aktivis lintas agama. Namun hal itu batal
dilakukan, bahkan publikasi tempat hiburan berkelas itu terus gencar
dilakukan dengan nama yang sama.

"Tidak tepat membuat restoran atau tempat hiburan memakai nama agama
tertentu," saran pendamping Mega ini.

Prabowo menjelaskan, semua hal yang berhubungan dengan SARA di
Indonesia sangatlah berpotensi menimbulkan kerawanan. Bahkan untuk
hal-hal yang tidak disadari sekalipun.

"Apalagi ini yang jelas ada perencanaannya," pungkas Prabowo seraya
mengatakan Indonesia jauh berbeda dengan Prancis yang sekuler.




pak prabowo ta tau kali .. anak bu mega sala satu petinggi disono ?


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke