Mengenai kasus Buddha Bar, ada yang salah mengenali orang, jangankan membawa 
anggota Sangha yang mulia ke Buddha bar, menginjakkan kaki ke sana saja saya 
tidak sudi !!!

Mengenai sang bhikkhu *nyentrik* (menurut saya), saya hanya mengomentari
berdasarkan kisah Challenger, dan juga berdasarkan foto beliau
yang penuh dengan gantungan atribut/amulet yang menurut saya pribadi tidak
sepantasnya seorang Sangha berpose demikian.
Saya pernah baca di Dhammapada (lupa syair keberapa) Seorang bhikkhu
dihormati bukan karena jubahnya, juga bukan karena gundulnya kepala, tapi
dari sila yang beliau jalankan. 

Sesuai dengan pesan salah satu moderator Mabindo, saya dipersilahkan untuk
klarifikasi dan diskusi ini resmi ditutup.
Terima kasih untuk semuanya yang telah bersikap kritis.


Mr_Five WenZ
2k90703

Kirim email ke