Padang: Untukmu Ranah Minang




Journalist: Veronika 
Photographer: Anand Yahya 
 
Setelah melalui perjalanan lebih kurang dua setengah jam dari Jakarta, akhirnya 
tim kedua dari Tim Tanggap Darurat Tzu Chi tiba dengan selamat di tanah Minang. 
Empat relawan dan empat orang tim dokumentasi membawa serta barang bantuan 
berupa obat-obatan, peralatan medis, 45 tenda darurat, dan 5 genset untuk 
menunjang kegiatan kemanusiaan Tzu Chi kepada para korban gempa Padang
Peralatan Penunjang Kesehatan 
“Seluruh peralatan ini kami bawa untuk menunjang posko kesehatan Tzu Chi yang 
berlokasi di RS Tentara dr Reksodiwiryo,” ucap Yopie, salah satu relawan Tzu 
Chi Jakarta. Atas dasar kepedulian dan kemanusiaan, para tentara TNI juga 
terlihat sangat aktif membantu para relawan Tzu Chi untuk melakukan kegiatan 
bongkar muat di Lanud Minangkabau. “Lima buah genset dengan rata-rata berat 
lebih kurang 120 kg per genset, dapat kami atasi dengan mudah dengan bantuan 
para tentara TNI,” tegas Yopie.
 
 
Cukup lama menunggu, akhirnya relawan Tzu Chi Padang menjemput tim dengan dua 
buah truk. “Sebelumnya kami minta maaf karena terlambat menjemput,” tutur Awi, 
salah satu relawan. Awi menuturkan keterlambatan mereka dikarenakan macetnya 
jalan karena penumpukan warga yang mengantri bahan bakar kendaraan. 
 
Sulitnya memperoleh bahan bakar kendaraan juga dituturkan Niken, salah satu 
warga yang sudah mengantri bahan bakar sejak pukul 07.00 pagi, “Saya sudah di 
sini sejak pukul 07.00 pagi. Tapi hingga jam satu, mereka belum juga membuka 
pom bensin ini.” Menurut Niken, terhambatnya penjualan bahan bakar ini 
dikarenakan disel yang bekerja di pom bensin ini tidak bisa berfungsi. 
“Sebenarnya saya hanya ingin mengisi penuh motor saya untuk mencari keluarga 
saya yang hilang,” tambah Niken. 
 
Tidak hanya Niken, Silo salah satu warga yang tinggal di daerah Tabing bahkan 
mengaku sudah mengantri sejak pukul 01.00 malam. “Dari tadi malam kami sudah 
mengantri, tapi karena kami pikir tanggung, kami pun tidur di mobil dan 
menunggu hingga siang ini,” ungkap Silo yang berencana mengisi penuh bahan 
bakar mobilnya untuk berjaga-jaga mengungsi apabila gempa kembali mengguncang.
Bantuan obat antibiotik injeksi dan obat anastesi yang dibawa oleh tim tanggap 
darurat tim kedua sangat ditunggu oleh tim medis di Posko Tzu Chi. “Untung saja 
obat-obatan tersebut segera datang, jadi kegiatan operasi dapat berlangsung 
dengan lancar,” tutur Fatima, salah satu tim medis yang mengaku lega dengan 
kedatangan beberapa obat yang sedang ditunggu oleh tim dokter yang tengah 
melakukan operasi.
 
 
Di hari yang sama, tim dokter tambahan dari Tzu Chi Jakarta, dan beberapa 
relawan dari Jepang serta anjing pelacak juga datang ke Padang untuk turut 
serta membantu para korban gempa. “Rencananya, Tzu Chi dan relawan dari Jepang 
akan bekerja sama untuk melakukan evakuasi terhadap korban gempa,” jelas Adi 
Prasetio, ketua tim tanggap darurat Tzu Chi.
 
 
 


      Akses email lebih cepat. Yahoo! menyarankan Anda meng-upgrade browser ke 
Internet Explorer 8 baru yang dioptimalkan untuk Yahoo! Dapatkan di sini! 
http://downloads.yahoo.com/id/internetexplorer

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke