Dear Friends,

 
Melalui email ini, kami ini mengajak teman teman
sekalian
untuk dapat menyisihkan sebagian rejeki guna membantu sesama kita yang
sedang
dalam kesusahan & kesedihan.  


Beberapa hari yang lalu sy menerima kabar dari teman, ada anak yg
bernama Laurencia
berumur 2 bulanan,  
dari lahir setiap hari di beri minum susu, Laurencia
selalu muntah.
Saat di periksa dokter ternyata ada kelainan jantung ; 
yaitu ada kebocoran
jantung , 3 lubang di daerah ASD : UK 0.5 CM, PDA : UK 0.5 CM, VSD : UK 0.7 CM. 

Laurencia
tinggal di Solo. 
Dokter Laurencia di Solo yang memeriksanya menyampaikan bahwa
hanya dengan jalan operasi , 
Laurencia dapat sembuh normal seperti anak
lainnya. atas saran dokter Laurencia harus di bawa ke RS Cipto Mangun
Kusumo, Jakarta secepatnya.


Atas bantuan
bbrp teman, Laurencia dan
Mananya (Fonny) sampai di Jakarta kemarin.
Hari ini Laurencia dibawa ke RSCM untuk
konsultasi. 
Hasil konsultasi dgn dokter di RSCM Laurencia  harus di operasi
secepatnya. 

Perkiraan biaya operasi Laurencia sekitar Rp 100jt s/d
120jt.


Untuk ini kami
membuka kotak dana untuk
membantu operasi Laurencia sehingga sembuh dan hidup normal seperti
anak lainnya

Dana bisa di salurkan ke rekening Nektar
Charity :
A/C No : 0350977091
AN        : Dahlia Akiah / Hundarti
Bank     : BCA


Jika nama donatur berbeda dengan nama pemilik rekening tabungan, mohon
dituliskan di kolom berita nama yang akan kami cantumkan di laporan.

Terima kasih yang sebesar-besarnya buat
para donatur, semoga tujuan baik anda akan membawa kehidupan yang lebih
bahagia untuk anda.


salam
LO


Data
singkat keluarga Laurencia :  
Ibu : Fonny       [ 31 thn ] 
Ayah : Harijanto  [ 37 thn ] 
Status rumah  : Tinggal bersama orang tua 
Anak 1 :  Albertus   [
3 thn , 9 bln ] 
Anak 2 : Laurencia  [ 2 bln ] 
Alamat  :  Sambeng ,
Jl .Cocak 6 No. 1 Solo 
HP :  0812.258.22663 
Pekerjaan :  Orang tua
Laurencia  baru di PHK karena perusahaan
tempatnya bekerja mengalami crisis ekonomi, sekarang ini orang tua
Laurencia berdagang Mie Ayam  


      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke