Selasa, 10 November 2009 | 07:10 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Dalam rangkaian Hari Pahlawan, 10 November, Presiden 
Susilo Bambang Yudhoyono, Senin (9/11), selaku Kepala Negara, menganugerahkan 
gelar pahlawan nasional kepada tokoh Angkatan Laut, Laksamana Muda TNI (Purn) 
Jahja Daniel Dharma (John Lie), Rektor Universitas Gadjah Mada 1962-1966 Herman 
Johannes, dan Menteri Luar Negeri periode 1945-1952 Ahmad Subardjo.

Penganugerahan disampaikan Presiden Yudhoyono di Istana Negara, Jakarta. Hadir 
dalam acara penganugerahan itu Wakil Presiden Boediono, Ibu Negara Ani 
Yudhoyono, Ibu Herawati Boediono, sejumlah pimpinan lembaga tinggi negara, 
sejumlah menteri, Kapolri Jenderal (Pol) Bambang Hendarso Danuri, Panglima TNI 
Jenderal Djoko Santoso, dan pejabat lain.
Gelar pahlawan nasional dan bintang jasa diterima ahli waris. Keputusan itu 
dituangkan dalam Keputusan Presiden Nomor 058/TK/Tahun 2009. Khusus terhadap 
Jahja Daniel Dharma, Presiden juga menganugerahkan bintang Mahaputera Adi 
Pradana.
Adapun terhadap tokoh pejuang Jawa Barat, KH Ahmad Sanusi, tokoh pejuang dari 
Sumatera Utara, Sutan Muhammad Amin (Kroeeng Raba Nasution), tokoh pejuang dari 
Nusa Tenggara Barat, Sultan Muhammad Salahuddin, dan Raja Keraton Surakarta 
1893-1939 Sri Susuhunan Pakubuwono X, Presiden Yudhoyono menganugerahkan 
bintang Mahaputera Adi Pradana.
Presiden Yudhoyono juga memberikan Tanda Kehormatan Bintang Budaya Parama 
Dharma kepada tokoh perfilman Usmar Ismail serta pelukis dan seniman RM 
Saptohoedojo. Sejumlah tokoh juga mendapat bintang penghargaan dari pemerintah. 
(HAR)
.indosat {font: bold italic 12px Tahoma;}



      Nikmati chatting lebih sering di blog dan situs web. Gunakan Wizard 
Pembuat Pingbox Online. http://id.messenger.yahoo.com/pingbox/

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke