Rakyat Haiti Blokir Jalan Dengan Menumpuk Mayat-Mayat Korban!
Rita Uli Hutapea - detikNews
Telegraph
Evakuasi Korban Gempa di Haiti
Port-au-Prince - Situasi di Haiti pascagempa benar-benar mengenaskan. Hingga
kini banyak warga Haiti yang belum memperoleh bantuan apapun. Lambannya bantuan
membuat rakyat Haiti marah.
Saking marahnya, mereka memblokir jalan sebagai protes atas keterlambatan
tersebut. Namun yang mengerikan, massa menggunakan mayat-mayat korban gempa
untuk memblokir jalan!
Demikian penuturan saksi mata, Shaul Schwarz, fotografer untuk majalah TIME.
Dia melihat setidaknya dua blokade jalan di pusat kota Port-au-Prince yang
dibentuk dari tumpukan mayat-mayat korban dan batu-batu.
"Mereka mulai memblokir jalan-jalan dengan jenazah-jenazah," kata Schwarz
seperti dilansir harian News.com.au, Jumat (15/1/2010).
"Keadaan kian memburuk di sini, orang-orang kesal karena tidak mendapatkan
bantuan," imbuhnya.
Aksi-aksi penjarahan di toko-toko juga mulai terjadi di Port-au-Prince, ibukota
Haiti. Sekelompok pria bersenjatakan parang berkeliaran di Port-au-Prince untuk
mengambil paksa barang-barang apapun yang bisa mereka bawa. Kekacauan terlihat
di beberapa lokasi di ibukota.
Hampir tidak ada tanda-tanda keberadaan otoritas di ibukota. "Tak ada seorang
pun yang berseragam, tidak ada yang memberikan perintah," ujar reporter Fox
News, Steve Harrigan.
Dikatakannya, sejauh ini operasi penyelamatan hanyalah "warga Haiti menolong
warga Haiti". Bantuan internasional belum sampai ke warga.
Ratusan ribu orang dikhawatirkan tewas akibat gempa berkekuatan 7 Skala Richter
yang mengguncang Haiti. Ini merupakan gempa paling dahsyat di negara miskin itu
dalam kurun waktu 200 tahun. (ita/iy)
Mulai chatting dengan teman di Yahoo! Pingbox baru sekarang!! Membuat
tempat chat pribadi di blog Anda sekarang sangatlah mudah.
http://id.messenger.yahoo.com/pingbox/
[Non-text portions of this message have been removed]