Tot, bupati Magetan saiki sopo? Latar belakang? Partai Pendukung? Tks.

 

Cheers,

Indra Depe

 

  _____  

From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On
Behalf Of saifullah gatot
Sent: Tuesday, August 05, 2008 11:44 AM
To: [email protected]
Subject: Re: [madiunClub] Fw: [SMA1-Po] Pelajaran buat Yang Macung BUPATI

 

wis membudoyo..jarene pesto demokrasi, pesto duit..

 

nang ndesoku, nembe bibar pilihan Bupati Magetan & Gubernur..

Bupati Magetan terpilih asli wong Kedungguwo, mung ora mergo tonggo dewe,
jarene mergo duite mau..

Gubernur Jatim.., akeh sing golput.., cemplang., ora ono duite..

 

wis podho nyembah duit kabeh..(duite pancen sakti mandra guna)..

 

lha dalah sing kalah..mung jarene yo abang ireng rupane..

kilangan 2 tempat SPBU..(wis munthub-munthub edane)..

 

suwn

Gatot

 

 

 

----- Original Message ----
From: Surya <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Tuesday, August 5, 2008 10:29:03 AM
Subject: Re: [madiunClub] Fw: [SMA1-Po] Pelajaran buat Yang Macung BUPATI

Ya ngunu kuwi yen macok dadi pejabat ning modal duwit,...
etungane ya balik nang duwit maneh , aja-aja mengko yen wis dadi 
pejabat malah sibuk ngurusi olehe golek luwihan nggo mbayar modal......
byuhhhhh

salam

Eko Nugroho wrote:
>
> iya betul, jan gawe wirang tenan ..........
>
> kemaren masuk berita sergap RCTI, sang calon bupati ini ngamuk dg cuma
> ote-ote nganggo cawet thok thil persis kaya wong edan ...........
>
> ndonya2 ............ .
>
> bisa dibayangken bae, macung bupati modal milyaran nganggo dhuwit
> utangan, nek wis dadi lak ya kerja pertama mbalik modal disik .......
> duhhh kapan mikirin rakyat ya nek ngono .........
>
> Salam
>
> On Tue, Aug 5, 2008 at 9:56 AM, sri sunarsih <[EMAIL PROTECTED] com
<mailto:srisunh%40yahoo.com>  
> <mailto:srisunh% 40yahoo.com> > wrote:
> >
> >
> > --- On Tue, 8/5/08, Sing Po <[EMAIL PROTECTED] com
<mailto:singgihi%40yahoo.com>  
> <mailto:singgihi% 40yahoo.com> > wrote:
> >
> > From: Sing Po <[EMAIL PROTECTED] com <mailto:singgihi%40yahoo.com>
<mailto:singgihi% 40yahoo.com> >
> > Subject: [SMA1-Po] Pelajaran buat Yang Macung BUPATI
> > To: [EMAIL PROTECTED] s.com <mailto:smaza-po%40yahoogroups.com>
<mailto:smaza- po%40yahoogroups .com>
> > Date: Tuesday, August 5, 2008, 8:38 AM
> >
> > Gagal Jadi Bupati, Coba Bunuh Diri
> > Kompas, Selasa, 5 Agustus 2008 | 08:20 WIB
> > PONOROGO, SELASA - Rentetan masalah yang dihadapi HMZ Yuli Nursanto usai
> > kekalahannya dalam pemilihan bupati (pilbup) Ponorogo, diduga membuatnya
> > depresi.
> >
> > Calon bupati Ponorogo yang tersisih pada pemilihan kepala daerah 
> (pilkada)
> > tahun 2005 dan kini terdakwa kasus utang-piutang miliaran rupiah itu,
> > mencoba bunuh diri.
> >
> > Aksi nekat Yuli yang menggegerkan terjadi Minggu (3/8) sore, ketika dia
> > melarikan diri dari RSUD dr Hardjono Ponorogo, tempat dia dirawat. 
> Melepas
> > peralatan medis yang melekat di tubuhnya, Yuli kabur keluar RSUD. Ia 
> sempat
> > masuk rumah seorang warga dekat RSUD, dan hendak gantung diri di sana.
> >
> > Karena aksinya berhasil dicegah, Yuli kembali berlari dan mau 
> mencebur ke
> > sungai terdekat, Sungai Keninten yang cukup lebar.
> >
> > Aparat kepolisian yang kemudian datang, berhasil merayu Yuli sehingga
> > mengurungkan niatnya. Tapi, pengusaha itu sempat mencoba 
> menyayat-sayat urat
> > nadinya dan menantang polisi untuk menembaknya saja.
> >
> > "Dia tiba-tiba masuk rumah saya, dan mau gantung diri. Saya kaget 
> bercampur
> > takut," ujar Wasis, warga Kelurahan Keninten, Kecamatan/Kabupaten 
> Ponorogo,
> > yang rumahnya diterobos Yuli saat ditemui Surya, Senin (4/8).
> >
> > Saat itu, Yuli cuma bercelana dalam dan memakai kaos kutang. Setelah
> > berhasil diamankan, Yuli kemudian dibawa ke markas Polres Ponorogo. 
> "Kami
> > hanya berjaga-jaga karena dia (Yuli) sudah mengganggu ketertiban," kata
> > Kasat Reskrim Polres Ponorogo, AKP Edy Susanto.
> >
> > Namun, informasi yang diperoleh Surya kemudian menyebutkan, Yuli kembali
> > diserahkan ke pihak keluarga.
> >
> > Sebetulnya, belum sampai dua minggu lalu, tidak terlihat tanda-tanda 
> depresi
> > pada diri Yuli. Itu setidaknya diakui oleh Sekretaris KPUD (Komisi 
> Pemilihan
> > Umum Daerah) Ponorogo, Hadi S, yang sempat menemui Yuli di LP (Lembaga
> > Pemasyarakatan) Ponorogo pada 23 Juli lalu, atau tepat saat 
> penyelenggaraan
> > pemilihan gubernur (pilgub) Jatim.
> >
> > Yuli memang mendekam di LP Ponorogo sejak ditetapkan sebagai 
> terdakwa dalam
> > kasus dugaan penipuan BG (biro gilyet) dan cek kosong senilai Rp 2,977
> > miliar terkait urusan utang-piutang. Namun, sejak beberapa hari 
> lalu, Yuli
> > dibantarkan ke rumah sakit karena gangguan kesehatan.
> >
> > Kasus utang-piutang tersebut hingga kini masih dalam proses 
> persidangan di
> > Pengadilan Negeri (PN) Ponorogo. Disebutkan, utang-piutang itu 
> terjadi pada
> > bulan-bulan sekitar Pilbup Ponorogo digelar, yakni Juni 2005. 
> Sebagian besar
> > dana yang ada diduga digunakan Yuli untuk maju dalam pemilihan bupati.
> >
> > Gagal terpilih, Yuli juga menghadapi problem keuangan seiring dengan
> > penarikan paksa 7 armada (6 bus dan 1 truk) transportasinya oleh pihak
> > leasing, pada awal Maret 2007. Selain menggeluti bisnis 
> trasnportasi, Yuli
> > juga memiliki dua stasiun radio FM serta perusahaan pengerah tenaga 
> kerja.
> >
> > Yuli Nursanto dengan pasangannya Achmad Soenarno, saat pilbup itu hanya
> > menempati urutan ke-4 dari lima pasangan calon bupati/wakil bupati
> > (cabup/cawabup) Ponorogo yang bersaing. Dalam pilbup itu, pasangan
> > Yuli-Achmad diusung oleh Partai Demokrat (PD) dan PPP.
> >
> > Selain masalah finansial, Yuli kini juga menghadapi problem rumah tangga
> > karena istrinya Ny Adjidah (dipanggil Ida) dikabarkan menggugat cerai.
> > "Biarkan aku mati. Aku sudah tidak punya keluarga lagi," demikian 
> teriakan
> > Yuli yang terekam saat hendak bunuh diri pada Minggu (3/8) sore itu.
> >
> > Sementara itu, hingga menjelang malam kemarin, Surya belum berhasil
> > menghubungi keluarga Yuli untuk minta konfirmasi terkait masalah 
> Yuli. Saat
> > Surya mendatangi kantor Yuli di Jl Raya Ponorogo-Ngebel, para 
> karyawan di
> > sana tak ada yang bisa memberikan keterangan tentang latar belakang 
> masalah
> > bosnya.
> >
> > "Coba, anda langsung ke rumahnya di Perumnas Singosaren. Di sana ada
> > istrinya, Anda temui langsung ibu Ida," jelas salah seorang penyiar 
> radio
> > milik Yuli Nursanto yang enggan disebutkan namanya.
> >
> > Ketika mendatangi rumah Yuli di Jl Singajaya XIV Perumnas 
> Singosaren, Surya
> > tak berhasil pula menemui Ny Ida. Menurut keterangan seorang lelaki 
> penunggu
> > rumah Yuli yang dipanggil Bonyok, 45, Ny Ida sedang keluar dan dia 
> tak tahu
> > pasti ke mana.
> >
> > "Saya di sini hanya bertugas membenahi bagian-bagian rumah yang 
> rusak, dan
> > masih belum selesai," kata Bonyok yang mengaku telah puluhan tahun 
> mengenal
> > keluarga Yuli.
> >
> > Kediaman keluarga Yuli di Perumnas itu menempati tiga rumah 
> berjajar. Dua
> > rumah dijadikan satu dan dibangun tiga lantai, sedangkan satu rumah 
> lainnya
> > dibiarkan seperti bentuk awal dari pihak developer.
> >
> > Seorang tetangga depan rumah keluarga Yuli mengatakan, hubungan Yuli 
> dengan
> > istrinya tampak kurang harmonis sejak mencuatnya kasus yang melilit Yuli
> > pascapilbup. Namun, tetangga yang mengaku bernama Haris itu tak tahu 
> persis
> > apa penyebabnya. "Mereka kurang akrab dengan warga," kata Haris.
> >
> > Berdasarkan catatan Surya, kegagalan di pilkada yang kemudian berbuntut
> > masalah pada calon yang maju juga terjadi di Kabupaten Nganjuk. Sutrisno
> > Hafidz, cabup yang diberangkatkan PKB Nganjuk, kini berurusan dengan 
> aparat
> > berwajib karena dugaan penipuan senilai Rp 1 miliar terhadap seorang 
> warga
> > asal Madura. Cabup yang kalah dalam coblosan 4 Maret 2008 lalu itu juga
> > dipolisikan warga Kediri dengan dugaan kasus yang sama, namun 
> nilainya Rp 10
> > juta.
> >
> > Saat menjelang kampanye, Sutrisno Hafidz kelabakan mencari tambahan dana
> > untuk mencetak atribut dan kaus kampanye. Karena sudah terkepepet, warga
> > asal Desa Baron, Kecamatan Baron ini berutang Rp 1 miliar ke Hj 
> Fatonah, 49,
> > warga Jl Kebon Anyar, Desa/Kecamatan Blega, Kabupaten Bangkalan. 
> Namun, saat
> > pembayaran, cek yang diserahkannya ternyata kosong alias tak bisa 
> diuangkan.
> >
> > Masalah pasca kekalahan pilkada juga terjadi di Kota Malang, namun 
> dengan
> > tingkat yang jauh lebih ringan. Setelah gagal memenangkan pilwali 
> (pemilihan
> > walikota) Malang, Ketua DPD Partai Golkar Kota Malang, Aries Pudjangkoro
> > mendapat mosi tak percaya serta dituntut mundur oleh sejumlah kadernya.
> >
> > Kader Golkar menuntut pertanggungjawaban Aries yang ngotot maju 
> mencalonkan
> > wali kota. Padahal rekomendasi dari DPP PG hanya menggariskan supaya PG
> > cukup menjadi calon wakil wali kota (cawawali).
> >
> > Kasus yang sama juga menimpa cawawali Subur Triono yang juga Wakil Ketua
> > DPRD Kota Malang dari Partai Demokrat (PD). Subur yang berpasangan 
> dengan
> > cawali Fathol Arifin itu kini terancam direcall dari jabatannya sekarang
> > karena maju menjadi cawawali yang diusung PKB.
> >
> > Saat ini proses recall Subur sudah diajukan ke KPU Kota Malang. Jika 
> tidak
> > ada halangan lagi, proses recall itu segera diproses dan posisi 
> Subur bakal
> > diganti Yusnia Fitriani, calon yang memiliki nomor urut di
> > bawahnya.(ST14/ K2/DIM)
> >
> > Dapatkan artikel ini di URL:
> > http://www.kompas. <http://www.kompas./>  com/read/ xml/2008/
08/05/08203992/ gagal.jadi.
> > bupati.coba. bunuh.diri
> >
> > 469.94
> >
> >
>
> 

 

 

No virus found in this incoming message.
Checked by AVG - http://www.avg.com
Version: 8.0.138 / Virus Database: 270.5.12/1591 - Release Date: 8/4/2008
7:23 PM


Kirim email ke