Dear All,
Sebenarnya saya berharap e-mail mas Eko DN menjadi yang terakhir untuk subyek ini, jadi saya juga minta ma’af karena “kepeksa” nulis. Harapan saya mas Slamet dan mbak Sri bisa menyelesaikan masalahnya (guyonannya) di luar milis. Warga MC (setidaknya saya) sudah cukup dewasa untuk memiliki penilaian masing2 dan (penilaian) itu tidak ada manfaatnya bagi kenyamaman milis. Jadi sekali lagi saya mohon (kepada warga dan moderator MC) agar topic ini dihentikan (di milis MC) tanpa perlu penjelasan lebih lanjut (dari pihak siapapun). Kalaupun ada yang masih mengganjal silakan diselesaikan di luar milis atau langsung ke moderator. Terima kasih. Cheers, Indra Depe _____ From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of slamet prasetyo Sent: Tuesday, August 19, 2008 10:36 AM To: [email protected] Subject: Re: [madiunClub] Salah masuk => To Pak Slamet Pras & Mbak Sri Matur suwun mas EKO, pak Lurah-e MC... Yang jelas dari kapanpun, minggu kemarin sampai detik inipun saya gak ada rasa dongkol dan marah? kenapa? memang semua itu hanya jalan dan lari apa adanya, kenapa mesti dipikirin? toh itu guyonan Chatt berdua antara saya dan jeng Sri....mknya cuma bisa mesem saat baca di millist MC dan aku tahu itu menyangkut saya. Kebetulan lagi bangun tidur, baca email...ditengah laut ...weleh2 kok yo dadi lelucon. Guyonan yang sll menggelitik, karena apapun yang dibilang munafik dll...aku malah ngguyu... Monggo, dipun penggalih....mumpung isih iso internetean, sebab mangke teng indonesia, sewulan mboten internetan....mboten saget email2an.... Wassalam, Slamet Prasetyo On 8/19/08, Eko Drajat, Nugroho <[EMAIL PROTECTED] <mailto:[EMAIL PROTECTED]> com> wrote: Tanpa bermaksud membela siapapun ............. Saya hanya menghimbau Pak Slamet dan mBak Sri utk Instrospeksi diri masing2. Saya pikir hanya masalah salah paham saja dan beda cara pandang saja ........ Kalau masing2 pihak menyadari posisi masing2 saya kira segala permasalahan bisa dihindari. Sejauh pengalaman saya sejak berkenalan dg internet sejak 95 - 96 saya banyak berinteraksi dg berbagai milis dan komunitas dg berbagai macam sifat dan watak para anggotanya. Dari milis formil organisasi profesi, milis agama, sampai milis apakabar saya mengikut ......... dari posting dg bahasa halus dan formil sampai posting paling kasar full makian pun pernah saya baca .......... Dari pengalaman ini saya jadi lebih berhati2 .......... dalam berhadapan dengan seseorang apalagi di dunia maya ........ Karena pernah saya "berantem" di salah satu milis agama dg seseorang terhadap suatu sualan ............ dan ternyata saya terlalu frontal, maklum emosi saya tinggi dan saya lihat bahasa orang tersebut juga tak kalah keras nya ........ terus terang itu diluar perkiraan. Dari bahasanya saya pikir dia masih muda seumuran saya lah 30-an ....... ternyata oh ternyata ...... beliau ini dah sepuh dan merupakan tokoh salah satu ormas Islam yg juga anggota Dewan Syuro suatu parpol Besar di Wilayah Jabar, duhhh ....... namun akhir nya dalam suatu kesempatan acara Parpol tsb saya menyempat diri utk hadir dan bertemu beliau dan kami sempat berpelukan dan sedikit cipika-cipiki (ala mafioso) ......... dan hub baik terus berlanjut hingga sekarang. Memang kadang bahasa tulis (sms/email) kurang menggambarkan kondisi yg sebenarnya, karena kita tdk bisa melihat ekspresi lawan diskusi kita ........ bisa aja dalam suatu diskusi serius ......... kita nulis nya sambil cengengesan .......... dan itu kadang2 bisa menimbulken salah paham .......... Dan saya kira perkara ini ditutup saja ........... dan silakan Pak Slamet dan Mbak Sri membuka diri masing2 utk saling memaafken, saling mengerti ......... apalagi sebentar lagi Puasa, kurang layak kalau masih menyimpan ganjalan dan rasa benci ............. Salam No virus found in this incoming message. Checked by AVG - http://www.avg.com Version: 8.0.138 / Virus Database: 270.6.5/1619 - Release Date: 8/18/2008 5:39 PM
