Leres kang Bayan, kulo pas Sipenmaru riyen sakjane milih Sastra Rusia UI, mergo kepincut karo Nadia Comaneci (lho opo hubungane karo Supply Demand?). Pengin mlaku2 ning Uni Sovyet, ketemu karo mbak Nadia. Ning mboten pareng kaliyan ibu: Ojo kuliah ning Jakarta, larang. Ning Suroboyo wae, murah. Kuliah Kedokteran wae, murah bukune lungsurane bulik karo paklik2. Utowo dadi tukang ingsinyur, ngoten ngendikane ibu.
Sarehne kulo wedi getih, jurusan kedokteran pilihan kedua. Pilihan pertama harus teknik (syarate ibu). Sipil ... moh mengko ndak korup aspal. Elektro .... moh wedi kesetrum, Teknik Kimia ...... pelajaran Kimia mung entuk 6. Arsitek ...... ora iso gambar. Yo wis Mesin wae, ketoke kok kepenak ....soale pernah ndandani mesin ketik nin OSIS. Penentuan nasib dilakukan 1 jam sebelum numpak bis ke Surabaya kanggo ndaftar Sipenmaru he he he he ... Kang Bayan, masiyo cita2 dadi Diplomat ning Russia ora klakon, ning isih ono cita2 jaman cilik sing isih iso diperjuangkan ...... dadi juragan slepan ... ben dino gawe kathok kolor ireng, kaos putih cap daun .... ngisis ngarep omah karo ngrungoke kutut he he he .... Cheers, Indra Depe -----Original Message----- From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of Surya Sent: Friday, August 29, 2008 11:27 AM To: [email protected] Subject: Re: [madiunClub] Re: busyettttt harga 180 dollar dijual 38 dollar Nyuwun sewu lho Kethok-e Mas indra iki biyen kuliah salah jurusan ,.... lha nek nerangke bab suplay demand isa juuulas ngunu je,... salam Indra DP wrote: > > Mas Agung, aku dudu ahli gas ning kepekso luwih ngamati harga gas alam > ketimbang minyak mentah mergo aku kuli pabrik sing main raw material-e > derivate natural gas (methanol, urea dan melamine powder). > > > > Sebagai contoh, harga urea non-subsidi mulai bulan Mei naik drastic > dari level Rp.3,500/kg menjadi Rp. 7,000/kg di bulan September > (sebelum PPN), karena mereka mau menyamakan dengan harga import urea > bulk (curah) FOB Bontang yang contract Agustus di level US$750/MT. > Kenapa? Karena PKT barusan habis kontrak harga lama yang cuma > $3.8/MMBTU tiba2 menjadi US$19/MMBTU di kontrak baru tahun ini. > Efeknya adalah subsidi pemerintah ke urea petani semakin besar, dan > harga urea non-subsidi dalam negeri menjadi tidak kompetitif dengan > China sebagai penguasa derivate product gas di Asia (dan dunia). > > > > Contoh kasus dilanjutkan ke derivate urea yaitu Melamine Powder yang > bisa dibilang bahan bakunya 2:1 dengan product. Jadi untuk > menghasilkan 1 MT Melamine Powder memerlukan 2 MT urea, maka dengan > harga urea $750/MT, komponen biaya urea dalam Melamine sudah $1,500/MT > yang mengakibatkan harga jual Melamine Powder di pasaran menjadi > $2,250/MT. Tetapi China menerapkan harga urea dalam negeri di level > $400/MT, maka mereka membanjiri pasar Melamine Powder masih dengan > harga $1,900/MT untuk export dan masih untung besar. Itulah kenapa > pabrik Melamine SABIC (Saudi Arabia Chemicals) tutup bulan lalu, PT. > DKM (DSM Kaltim Melamine) di Bontang juga pending rencana > debottlenecking. Maka product2 houseware melamine China juga > membanjiri pasar dunia. Bukan hanya karena tenaga kerja murah dan > pabrik yang effisien tetapi juga karena kontrak harga gas jangka > panjang dari Indonesia yang SANGAT MURAH. Itu hanya contoh real satu > product, silakan buat hitungan sendiri untuk product2 derivate natural > gas. Dan itu belum lagi dari batu bara, emas, dan hasil kekayaan > Indonesia lainnya. So, mulai sekarang para ibu yang senang belanja > piring melamine murah eks China, harap maklum itu karena pemerintah > kita jual gas alam juga sangat murah ke mereka. Jadi asyik donk kalau > sebelum beli mangkok melamine mesti check harga natural gas dulu he he > he … > > > > Jadi secara tidak langsung pemerintah Indonesia “MEMBANTU” ekonomi > China (dan negara2 maju lain) dan mematikan industry dalam negeri. > > > > Kalau para kritikus ekonom makro selalu menyoroti POTENSI kerugian > negara, maka sebenarnya rakyat Indonesia LANGSUNG merasakan dampaknya, > karena ekonomi pasar berlangsung tanpa minta ijin politikus dan > pemerintah. Hukum supply – demand lah yang berlaku. > > > > Kalau mengenai MAFIA MINYAK (dan GAS) di Indonesia itu sudah berakar > sejak jaman Ibnu Sutowo. Jadi Purnomo ini sih pewaris saja. Khusus > untuk kontrak dengan CNOOC tahun 2001, semua tahu kalau dalangnya > adalah TK the First Gentlemen saat itu. Makanya Purnomo tenang2 saja ……. > > > > Cheers, > > Indra Depe > > Yang baru bisa muncuk ke milis kemarin sore > > > > p.s. Saya dulu pernah dikenalkan oleh teman dengan Dr. Levita Legowo > semasa masih menjadi pejabat di Lemigas, eh sekarang udah jadi Dirjen > ibu satu ini ……. Moga2 kepintarannya gak untuk minteri rakyat. > > > > > > > > ------------------------------------------------------------------------ > > *From:* [email protected] > [mailto:[EMAIL PROTECTED] *On Behalf Of *Agung Prabowo > *Sent:* Thursday, August 28, 2008 11:31 AM > *To:* [email protected] > *Subject:* Re: [madiunClub] Re: busyettttt harga 180 dollar dijual 38 > dollar > > > > Mas Eko nek gak salah thn waktu penanda tangan pembelian LNG Tangguh > dgn Cina Ngurah kresnawan khan dadi GM/Vice President pengadaan / EPC > di Tangguh ya? Opo melok kebagian hehehehe....Sorry nek salah > > Pripun Pak Ranu????? Chevron mboten terlibat nggih?? > > --- On *Thu, 8/28/08, Eko Nugroho /<[EMAIL PROTECTED]>/* wrote: > > From: Eko Nugroho <[EMAIL PROTECTED]> > Subject: Re: [madiunClub] Re: busyettttt harga 180 dollar dijual > 38 dollar > To: [email protected] > Date: Thursday, August 28, 2008, 9:36 AM > > ya memang betul, sualan iki sekarang sedang jadi perbincangan > hangat di kalangan profesional migas di milis Migas Indonesia. > > > > ada beberapa hal memang yg tidak bisa begitu saja diabaikan, > seperti sual cost recovery, penjualan gas ke china, dll yg selama > ini kalangan diluar migas seperti DPR perlu lebih paham sehingga > tidak asal ngomong. > > > > ya baru2 ini ada semacam training bagi anggota DPR komisi yg > menangani migas sual cost recovery dll sehingga lebih paham apa yg > terjadi. > > > > Salam > > > No virus found in this outgoing message. Checked by AVG - http://www.avg.com Version: 8.0.169 / Virus Database: 270.6.10/1638 - Release Date: 8/27/2008 7:06 PM ------------------------------------ -------------------------------------------------------------------------- "menjalin persaudaraan dan kebersamaan warga madiun" "lebih dekat dengan kampung halaman" arsip milis: http://www.mail-archive.com/[email protected]/index.html --------------------------------------------------------------------------Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/madiun-club/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/madiun-club/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
