Ini sepanjang sepengetahuan saya aja ya... Baik Linux maupun Windows, kalo dua2nya sering diinstall n format ke dalam harddisk kita seharusnya gak masalah... Cuman masalahnya bagaimana kita menginstall ato mengformat harddisk kita.
Saya sudah pengalaman memakai Linux dan tidak pernah ada masalah yang serius dengan harddisk saya. Paling hanya membuat komputer bertambah lambat (hal ini wajar karena komputer semakin terbebani jika kita menginstall dua OS ato lebih). Untuk masalah format n defrag, setau saya memang "dapat" membuat harddisk cepat "rusak". Tapi kita lihat dulu disini, rusak disini dalam kategori apa. Sepengetahuan saya, jika harddisk sering diformat atopun di defrag, harddisk kita, lebih tepat nya piringan harddisknya akan lebih cepat aus. Nah, kalo sudah aus, maka data2 yang dicoba ditulis kedalam harddisk akan jadi susah "lengket". Kira2 gitu gambarannya ( CMIIW ). Jadi bukan karena OS nya. Selain itu, masalah pemakaian harddisk kita pun bisa jadi penentu panjang pendeknya usia harddisk. Jika kita sering memakainya dan sering mengisinya dengan hal2 yang berat (misal install program banyak2 sampe sisa free space di bawah 1 GB) maka usia harddisk itu sudah pasti akan berkurang. Coba perhatikan deh, kalo kita membeli harddisk pasti di kotaknya ada keterangan MTBF ato Mean Time Before Failure. Nah, informasi ini bisa jadi ukuran buat kita kira2 secara rata2 sampai kapan sih harddisk kita tetap "fit". Mungkin rekan milis yang lain ada yang mau menambahkan... CMIIW :-) --- In [email protected], "salas_agus" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Saya dapat info, katanya kalo sering instal sama format OS linux, maka > HDD akan cepat rusak. Windows ga bikin kayak gini. > > Wahai para pakar linux, ini info yg benar atau tidak? > Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/mailplus/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
