Isnan Wijarno wrote: >Aku pernah baca di koran langganan Kompas atau Republika udah lupa di antara >2 koran itu. Pemerintah/Mensos menyatakan/membantah ijin itu dipalsukan. >Ijin sebenarnya bukan untuk perjudian. Memang sulit membuktikan kebenaran SK >situs tersebut, yang penting kita gak perlu ikut-ikut buka situsnya apalagi >ikut judi. Situs serupa di luar negeri banyak dan itupun siapa saja boleh >judi. Biar aja kalo orang berduit judi lewat situs tersebut, etnis tertentu >menganggap judi sebagai budaya ato sekedar buang sial aja.... > > >----- Original Message ----- >From: "siBass" <[EMAIL PROTECTED]> >To: <[email protected]> >Sent: Wednesday, March 15, 2006 2:43 PM >Subject: Re: [PCplus] Barvo PC+ > > > > Ya ini aku kupi paste aja biar jelas, sorry agak panjang http://republika.co.id/koran_detail.asp?id=236339&kat_id=6 Rabu, 22 Februari 2006 Judi Internet dengan SK Mensos Depsos membantah, karena izin tersebut untuk sebuah undian gratis JAKARTA--Jaringan bisnis judi kini kembali marak menawarkan iming-iming hadiah secara mudah lewat dunia maya. Salah satu situs internet permainan gambling yang sudah beroperasi, antara lain, www.PestaUndian.com dan www.sdsb.com. Situs judi www.PestaUndian.com mengaku telah mendapatkan restu Pemerintah RI. Wahana judi tebak angka yang dikelola Internet Capital Ltd--sebuah perusahaan di Latvia--itu mencantumkan izin berupa Surat Keputusan (SK) Mensos RI No 152/2005. Pesta Undian mulai beroperasi pada pertengahan Januari 2006. Menawarkan hadiah hingga 250 ribu persen dari nilai taruhan. Dalam situsnya yang berbahasa Indonesia, mereka mengaku permainannya telah diikuti oleh ribuan orang. Informasi Pesta Undian ini tampaknya dilakukan lewat mailing list (milist). Pengelolanya pun menyatakan bahwa bisnis haramnya sangat aman dan 'tak bisa tersentuh hukum'. ''Anda berada di negara mana pun, secara fisik kami beroperasi di negara Latvia. Artinya, undang-undang negara Anda tidak berlaku bagi kegiatan kami. Selain itu kami tidak melakukan hosting di negara Anda.'' Izin palsu? Menteri Sosial Bachtiar Chamsyah, melalui Kabag Publikasi dan Pemberitaan Departemen Sosial (Depsos), Manggana Lubis, membantah telah memberikan izin. ''Mensos sudah berkomitmen tak akan memberi izin pada kegiatan yang berbau perjudian,'' ujarnya, kepada Republika, Selasa (21/2). Lubis memastikan, SK yang tercantum dalam situs yang tercantum dalam situs Pesta Undian, adalah palsu. ''Mereka telah memalsukan SK Menteri Sosial, dan itu tindakan kriminal,'' katanya. Depsos, menurut Lubis, tengah menurunkan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) dan bertkoordinasi dengan kepolisian untuk mengusut kasus tersebut. Ia menjelaskan, SK bernomor 152 tahun 2005, memang ada. Namun, yang ''asli'' sejatinya diberikan Depsos untuk undian gratis sebuah perusahaan minuman ringan ternama. Sedangkan situs judi www.sdsb.com mengkalim dirinya sebagai bursa taruhan terlengkap di Indonesia dan Asia Tenggara. Dengan yang mirip akronim judi resmi di zaman Orde Baru, yaitu Sumbangan Dana Sosial Berhadiah, ini menyajikan judi tebak hasil sepak bola. Nilai taruhannya, mulai dari Rp 9.000 hingga tak terbatas. Dari Latvia Ancam Indonesia Ini Hari Keberuntungan Anda! Berpesta, Bermain dan Bergembiralah! Raih Kemenangan dan Jadilah Kaya, Mulai Detik ini! Kalimat berbau propaganda itu terpampang di layar terdepan situs internet www.PestaUndian.com. Iming-iming hadiah dari judi tebak angka ini pun cukup menggiurkan, yakni mencapai 250 ribu persen dri nilai taruhan. Situs judi berbahasa Indonesia ini mengaku beroperasi dari negara Latvia, dengan nama perusahaan Internet Capital Ltd, beralamat di 57 Elizabetes Street, Riga, Latvia, LV-1772. Mereka mengklaim berbadan hukum yang terdaftar dan memiliki izin investasi di berbagai negara yang berpengamanan dalam forex (pasar uang), saham, dan game melalui internet sejak 1995. Tiga bentuk perjudian yang mereka tawarkan: tebak dua angka dengan hadiah 60 kali lipat, tebak tiga angka berhadiah 350 kali lipat, dan tebak empat angka berhadiah 2.500 kali lipat dari nilai yang dipertaruhkan. Angka tebakan yang keluar, diumumkan di situsnya setiap Selasa dan Jumat pukul 15.00 WIB. Pemain harus memiliki alat bayar berupa E-Gold, yaitu mata uang internet yang konon menjamin kerahasiaan pribadi penjudi. Namun, bandar tetap dapat melacak identitas penggunanya. E-gold, menurut mereka, diakui oleh banyak merchant di seluruh dunia untuk transaksi online dan sebagai media pembayaran yang sah. Selain itu, sangat mudah dan fleksibel karena real time, anytime, dan anywhere. Artinya, sistem transfer dan pembayaran dilakukan mirip slogan iklan Coca Cola: saat itu juga, kapan saja, dan di mana saja. ''Transaksi dijamin asuransi,'' katanya. Pantaskah mempercayai perusahaan yang telah ''memalsukan'' SK Menteri Sosial RI itu? (n hri ) > > > > Send instant messages to your online friends http://asia.messenger.yahoo.com Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/mailplus/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
