Pak Hoeda,
Ikutan nambahin omongan temen² ya.
Dari yg sering saya alami di komputer rumah (bukan di studio editing
profesional kayak siBass) untuk sekedar membuat arsip video keluarga. Kalau
hasilnya mau lebih bagus, waktu proses capture jangan langsung menggunakan
format MPEG, tapi pake AVI - DV, trus seandainya mau dilakukan proses
editing, tetap pakai format AVI ketika ngedit, trus setelah selesai diedit
barulah hasil editingnya diconvert ke MPEG, trus burning ke VCD.
Sehingga, filenya tidak berkali-kali dikompres. Kita semua tau konsekuensi
file yg dikompres.
Konon kabarnya, untuk mengconvert dari AVI ke MPEG lebih bagus pakai
TPMGEnc. Tapi, saya belum pernah coba pakai program ini, makanya saya lagi
cari Togelnya dari versi 'coba-coba'nya.
Yg biasa saya, cuma pakai UVS. Mulai capture, edit, convert dari AVI ke
MPEG, trus langsung burn pakai UVS juga, sudah cukup bagus hasil vcdnya.
Tapi seandainya tidak mau melakukan proses editing, setelah proses capture
dgn format AVI-DV, langsung aja diconvert ke format MPEG trus burning.
Setiap kamera (analog, semi-digital, digital) jelas ada perbedaan hasilnya,
Pak.
Jangan lupa juga, bagaimana pun bagusnya hasil VCD, tetap saja maksimalnya
VCD. Tidak sebagus DVD.
SalamHormat
- BeCuS -
___________________________________________
----- Original Message -----
From: "hoeda" <[EMAIL PROTECTED]>
oh gitu toh caranya ?!
kok malah bikin mumet yak ??? :D
--
hoeda
Winamp Nyetel :
---------------------------------
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/mailplus/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/