Kagem balthaZor,

Kalo inget kampung2 di jogja memang sebagian konstruksi rumahnya
sangat rapuh, kebanyakan juga udah tua2. Tembok bata, mungkin cuma
make semen merah, dan atap biasanya dari glugu (batang kelapa) dan
bambu dengan genteng tanah.Dan bisanya karena tanpa kolom cor, rangka
atap cuma ditaruh di aja tanpa pasak, kalo ada juga cuma ketiang kayu
juga. Nggak heran banyak yang ambruk. Tapi memang banyak juga bangunan
beton yang rusak, misal gor among rogo, stie kerjasama, hotel santika dll.
Yang jelas bangunan disana tidak dirancang anti gempa..
Sedihnya daerah Bantul yang terkena juga bukan daerah yang berkecukupan..

--
Nuwun,
sibass                            mailto:[EMAIL PROTECTED]


Saturday, May 27, 2006, 3:08:18 PM, you wrote:

> data terkini menurut detik.com
> http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2006/bulan/05/tgl/27/time/141353/idnews/603025/idkanal/10
> Korban Tewas 1.429 Orang

> Data korban tewas gempa yang menguncang Yogyakarta dan sekitarnya
> cukup mencengangkan. Pada pukul 13.45 WIB, Sabtu (27/5/2006)
> tercatat 1.429 orang dinyatakan tewas. Data ini belum terkonfirmasi.

> Korban tewas tersebut dengan rincian sebagai berikut:
> Yogyakarta 101 orang, Kulonprogo 7 orang, Gunungkidul 21 orang,
> Sleman 55, dan Bantul 1.245 orang tewas.


Send instant messages to your online friends http://asia.messenger.yahoo.com


SPONSORED LINKS
Spanish language and culture Indonesian Indonesian languages
Indonesian language learn Indonesian language course


YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke