Kagem Harnanto,

Ke ke ke, kalo mau debat kusir di ITCentre lagi seru tuh, mumpung
disana nggak ada tatib tentang kesopanan ke ke ke..

Mbuh ini lama2 jauh dari subject..:P maap buat yang bikin topik..

--
Nuwun,
sibass                            mailto:[EMAIL PROTECTED]


Tuesday, May 30, 2006, 6:25:05 PM, you wrote:

> On 5/30/06, Nero Sumargono <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>> kaya2nya IYA ... soalnya kan sdh diminta kasih contoh kongkrit...namun diem sribu
>> basa...IMHO loh

> Masih perlu dibantuin to. Kirain itu cuman pertanyaan yang tidak perlu
> dijawab. Kan tinggal manfaatin google.

> http://www.pikiran-rakyat.com/cetak/0603/04/0802.htm

> tapi biasanya nanti ada jaka sembung pakai jurus mabuk yang suka
> mbulet jadi kalau nggak ditanggepin ya mungkin itu salah satunya. :-P

> mau contoh lagi, ini kutipannya (sumbernya cari sendiri di google,
> masak org IT gak bisa)

> "Berhubung kehidupan masyarakat lambat laun semakin kompleks, anggota
> masyarakat tersebut dapat mencapai kemakmuran yang merata. Negara
> karenanya tidak hanya memiliki peraturan-peraturan yang memberi
> kewajiban-kewajiban mengatur (relegend), tetapi juga
> peraturan-peraturan yang memuat ketentuan-ketentuan memaksa
> (dwingen)."



Send instant messages to your online friends http://asia.messenger.yahoo.com


SPONSORED LINKS
Spanish language and culture Indonesian Indonesian languages
Indonesian language learn Indonesian language course


YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke