On 1/11/07, Phsyco Manthis <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Btw, ini buat sementara aja ato kl dah stabil diganti lagi? Infonya yak di > update teruss... :)
Dua buah alamat DNS tersebut sebenarnya adalah Open DNS. Kalau belum jelas cara kerja DNS bisa baca disini: http://www.opendns.com/faq/ Tapi yang jelas DNS tidak mempercepat koneksi itu sendiri tapi kecepatan resolving akan membantu lancarnya koneksi dan hanya akan mengurangi waktu (overhead) yang dibutuhkan untuk mengakses sebuah alamat di internet. Kecepatan transfer datanya sendiri akan tetap, tidak ada perubahan sama sekali. DNS juga tidak tepat jika dibilang sebagai penunjuk arah karena fungsinya hanya sebagai 'penterjemah' yang menjawab (resolving) dari FQDN (fully qualified domain name) seperti www.google.com menjadi alamat sebenarnya (ip address). Istilah penunjuk arah lebih tepat untuk menggambarkan istilah 'routing'. Untuk itu, bagi yang mengalami masalah parsial seperti kecepatan resolve ke alamat tertentu saja sebenarnya tidak perlu mengganti seting DNS di komputer tapi bisa dengan cara sederhana yaitu mengisikan entry (baris) di file hosts yang ada di komputer kita. Coba baca mengenai hosts disini: http://en.wikipedia.org/wiki/Hosts_file Ada juga cara lain seperti menggunakan software bantu yang fungsinya seperti/menggantikan hosts. Yaitu menyimpan informasi hasil query DNS yang kita lakukan sebagai cache di komputer. Dengan cara ini jelas lebih cepat daripada harus query lagi ke Open DNS sekalipun. Open DNS sendiri memang ada manfaatnya karena lebih pintar dalam menjawab query DNS dibandingkan server DNS biasa dan bisa dibaca di URL diatas. Dan OpenDNS bukan tanpa kekurangan seperti tertulis disini: http://en.wikipedia.org/wiki/OpenDNS One of the biggest criticisms is that OpenDNS removes the redundancy that traditional DNS offers. The traditional form of DNS relies on a decentralized collection of servers scattered throughout the world which offers a high level of redundancy. OpenDNS centralizes this system, making it more susceptible to failure. Paul Vixie, in a message posted to a DNS Operations forum, criticized OpenDNS on several grounds[6], including the fact that it is limited to web surfing and that its centralization means a loss of privacy for its users.
