ini ada postingan thn 2005....
From: [email protected]
[mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of Kevin Arnoldus
Sent: 19 April 2005 8:59
To: [email protected]
Subject: Re: [asosiasi-warnet] KLONING KARTU GSM UTK PENIPUAN/PEMERASAN
KLONING NO HP GSM DAN PERMASALAHANNYA
Sekedar informasi saja dan ini bukanlah rahasia umum bahwa alat kloning
untuk memperbanyak nomor hape dari jenis kartu GSM sudah banyak dijual
ditoko elektronik tertentu. Tapi saya belum tahu apakah alat ini bisa juga
untuk kloning nomor dari jenis kartu CDMA. Karena saya belom mencoba.
Harganya alat kloning ini relatif murah. Demikian pula harga kartunya.
Bilamana anda berminat membelinya sangat tidak mudah karena penjualnya juga
cukup berhati-hati dalam menjual alat tersebut. Kecuali bila penjualnya
butuh uang.
Saya saja juga telah membeli alat tersebut di mangga dua dan telah
mempraktekannya. Tetapi untuk tujuan positip saya saja yang kadang
menggunakan beberapa nomor dari beberapa operator GSM. Dari pada saya bawa
banyak kartu lalu hilang maka saya cukup bawa satu kartu saja. Dimana
nantinya satu kartu bisa diisi dengan 9 nomor berbeda dari semua nomor dari
operator GSM apapun. Namun walaupun satu kartu bisa 9 nomor hape dalam
praktek pemakaiannya hanya bisa satu yang aktif. Kalo mau ganti nomor harus
di swap.
Kartu kloning itu memang sama bentuknya dengan kartu biasa yg kita gunakan.
Warnanya hitam. Cara kloningnya adalah dia harus memiliki kartu aslinya
untuk dicopy. Prosesnya hanya beberapa menit dan cepat sekali tergantung
dari kemampuan komputer yg digunakan.
Data yang dikloning itu bisa semua data yang ada di hape seperti phone book,
atau data simpanan lainnya.
Makanya berhati-hatilah bila meminjamkan hape kita beserta nomornya kepada
orang lain dalam jangka waktu lebih dari limabelas menit sampai satu jam
tanpa keikutsertaan kita. Contohnya bila kita melakukan servis hp.
Penggunaan dari hasil kloning ini adalah siapa yang pertama menghidupkan
nomor hapenya maka dialah yang aktif pertama. Sehingga bilamana kita
terlambat mengaktifkan nomor kita yg dikloning orang lain maka akan dengan
mudah orang akan melakukan tindakan yang sangat tidak menyenangkan seperti
melakukan penipuan atau menghabiskan pulsa nomor kita. Mending kalo nomor
kita pra bayar. Kalo pasca bayar maka kita harus menanggung biaya rekening
bulanan kita.
Bilamana nomor kita selalu aktif maka dia akan berusaha meminta agar nomor
hape kita dimatikan. Misalnya seperti yang dialami rekan kita yang dikatakan
telah ditelp orang dari Polda untuk menonaktifkan selama beberapa saat.
Karena bilamana demikian terjadi orang tersebut akan leluasa dalam
menggunakan nomor hape tersebut untuk tujuan negatif.
Setahu saya sebenarnya nomor kartu GSM aman dan tidak mudah dikloning
seperti halnya jenis handphone tanpa kartu yang mudah disadap dan dicopy
karena inti dari pemakaiannya ada pada kartunya. Sehingga untuk
mengkloningnya harus memerlukan kartu aslinya. Saya belum tahu apakah sudah
ada teknologi yang bisa menyadap nomor hp dengan kartu lalu menjadikannya
nomor non kartu. Kalo hal ini sudah ada tentunya sudah berbahaya sekali.
Ingat copy kartu ini persis sekali dengan copy CD.
Maka saya ingin mengingatkan sekali lagi untuk antisipasi masalah ini :
1) Bilamana kita melakukan servis hp jangan tinggalkan nomor hp kita.
2) Jangan pernah meminjamkan hp kita beserta nomornya kepada orang yang
tidak kita percaya.
3) Jangan pernah menonaktifkan nomor hape kita sedetikpun bilamana hal2
diatas
telah terjadi.
4) Selalu perhatikan kondisi rekening atau pulsa kita apakah berkurang.
Bilamana
hal ini terjadi pada nomor pasca bayar segera minta ganti kartu kita ke
operator GSM yang bersangkutan agar diganti dengan kartu baru dengan
kode
baru sehingga walau nomornya sama tetapi kodenya berbeda maka kartu lama
yg dikloning walau nomor sama tidak akan berfungsi lagi karena kodenya
berbeda.
Itu saja informasi yang bisa saya berikan semoga bermanfaat. TERIMA KASIH.
----- Original Message -----
From: Rully
To: [email protected]
Sent: Wednesday, April 11, 2007 9:57 AM
Subject: Re: [PCplus] [ASK] Penipuan dengan no. HP orang
Tentu saja bisa. Terutama kalo hape kita di servis lebih dari 1 jam-an di
luar pengawasan kita.
Kartu sim bisa disalin dg alat khusus, cuma butuh waktu yg agak lama.
Itu salah satu cara yg udah populer di publikasikan. Gak tau kalo ada cara
canggih lainnya.
Waspadalah... waspadalah...!
Dari,
Rully
.
[Non-text portions of this message have been removed]