Bukan redaksi PCplus, tapi aye cobak njawab :-P Angka-angka hasil pengujian tersebut bisa digunakan untuk membandingkan performa antar produk. Misalnya motherboard merek A dengan chipset 1 untuk sistem Intel, dibandingkan dengan motherboard merek B dengan chipset 1 untuk Intel juga. Atau motherboard merek A juga dengan chipset 2 untuk Intel. Atau motherboard merek C dengan chipset 3 untuk Intel. Boleh dibandingkan head to head karena testbed yang digunakan sama persis, dan setau aye. Driver yang digunakan untuk pengujian PCplus juga diupdate dalam periode waktu tertentu. Jadi untuk produk yang diuji dalam rentang waktu 2-3 bulan hampir bisa dipastikan masih diuji dengan driver yang sama. Ini sengaja dilakukan agar pembaca bisa membandingkan sendiri hasil ujinya. Untuk menuliskan informasi hasil uji ataupun keterangan pengukuran software uji seperti review di web atau forum, sangat sulit. Mengingat kapling yang terbatas dan kalau informasi tersebut dimuat setiap edisi, pasti akan membosankan pembaca yang setiap edisi membeli tabloid PCplus. Sebenarnya, kalau tema utama PCplus adalah roundup hardware, atau membedah kinerja hardware terkini, informasi tersebut pasti disediakan di bagian "Bagaimana kami menguji", atau "Hasil Pengujian", atau sejenisnya.
Untuk detail, aye cobak jugak mbantu jawab. (@ Redaksi PCplus, mohon maap kalok ada salah kata yeeh :-p) - Sysmark 2002, 2004, 2004SE, dst itu merupakan software pengujian yang menggunakan aplikasi real world. Artinya, aplikasi yang dijalankan pada software uji ini merupakan aplikasi yang paling umum digunakan pada PC. Macam MS Office, Adobe Photoshop, Macromedia Dreamweaver, McAfee, dan sebagainya. Makin besar angka hasil uji, tentunya semakin baik kinerja sistem menggunakan motherboard/prosesor yang bersangkutan dalam menjalankan aplikasi sehari-hari seperti contoh tersebut. - Sisoft Sandra merupakan aplikasi uji sintetik. Artinya, aplikasi uji ini hanya mengukur kinerja salah satu hardware dari sisi tertentu saja. Misalnya memory bandwidth, ya berarti hanya mengukur bandwidth memory yang disediakan oleh sistem yang bersangkutan. Semakin tinggi nilainya, tentu semakin baik. - PCMark merupakan aplikasi uji yang mengukur performa keseluruhan PC, namun dengan aplikasi sintetik pula. Misalnya, pada pengukuran kinerja HDD. Si PCMark itu melakukan simulasi (secara sintetik) berapa waktu yang dibutuhkan harddisk untuk meload OS, berapa waktu yang dibutuhkan harddisk untuk mengopi data, misalnya. Di bagian memory, misalnya dia mengukur seberapa cepat kinerja read atau write dari RAM, dll. Nah, skor overall atau keseluruhan, ya merupakan kinerja total semua sub uji tersebut. Semakin tinggi nilainya, ya sebakin baik. - 3DMark series merupakan aplikasi benchmarking khusus performa grafis yang mengukur kinerja sistem menggunakan hardware-hardware yang terpasang. Semakin tinggi juga semakin baik. - Quake 3 Arena, Commanche 4, Doom 3, FarCry, dll merupakan aplikasi game sesungguhnya. Di sini diukur bagaimana performa sistem tersebut dalam game sungguhan dengan resolusi dan setting yang sudah ditentukan. Semakin tinggi nilainya tentu semakin baik. Misalnya 60fps, artinya, game dapat dimainkan secara lebih mulus dan tidak tersendat-sendat. Nah, kalau hasil ujinya misalnya hanya 10 atau 15 fps, maka kita main game tersebut di resolusi dan setting itu akan serasa seperti nonton slideshow PowerPoint. Gitu lah. - TMPG Encoder (software pengolah/konversi video) dan Soundforge (software pengolah/konversi audio) digunakan untuk mengukur kemampuan sistem dalam mengolah audio/video menggunakan kedua software tersebut. Berhubung di sini yang diukur adalah kinerja seberapa cepat sistem dalam mengolah, tentunya semakin kecil nilainya semakin baik (biasanya dibuat dalam satuan detik, atau menit:detik). Kalau ingin membeli motherboard untuk game misalnya, perhatikan kinerja grafisnya. Seperti 3DMark, PCMark (bagian Graphics), uji game seperti Doom, FarCry, Quake, Commanche, dan lain-lain. Ini adalah pengukuran kinerja sistem (dengan motherboard yang bersangkutan) dalam menjalankan aplikasi grafis dan game. Tentunya seperti disebut di atas, semakin besar nilainya semakin baik. Mudah-mudahan membantu, Si Pirman *gemporjugakngetiknya* ----- Original Message ----- From: "Robert KTH" <[EMAIL PROTECTED]> To: <[email protected]> > Rekan-rekan milis, > > Dalam setiap terbitan tabloid PCplus selalu ada rubrik uji (mobo & kartu > grafis). Di kolom paling kanan tercetak hasil pengujiannya. Sayang saya > tidak mengerti arti dari angka-angka hasil pengujian tersebut sehingga > saya tidak dapat memanfaatkannya. > Di PCplus No.285 diuji mobo Asus P5B Premium Vista Edition (hal.30) dan > Abit Fatal1ty FP-IN9 SLI (hal.31) melalui 8 program penguji yaitu Sysmark > 2004 Patch 2, SiSoft Sandra 2007 SP1, PCMark2005 110, 3DMark2001SE 330, > Quake3 Arena Demo, Comanche4 Demo, TMPGEnc 2.510.49.157 dan Sound Forge > 6.0. > Mohon bantuan rekan-rekan yang memahami data-data tersebut untuk bisa > memberikan sedikit penjelasan sehingga data-data tersebut dapat saya > manfaatkan. > Misalnya, program Sysmark 2004 Patch 2 berguna untuk menguji performance > ini, sedangkan program Sound Forge 6.0 untuk menguji performance itu. > Makin tinggi hasil ujinya berarti mobo tersebut makin baik (atau > sebaliknya?). > Atau jika saya ingin memilih mobo untuk game, saya harus melihat hasil uji > parameter ini dan itu dengan nilai yang tinggi (atau rendah?). > Sekian dan terima kasih atas perhatiannya. > > Salam, > Robert
