Hello tukang mbolos,
Bagaimana kalau itu data dipindah dulu ke tempat lain. Bakar ke DVD atau pinjam
HDD teman.
Atau seperti tawaran MG. Bawa ke dia aja, ntar sambil belajar sama beliao.
Siapa tau seperti kasus Ian yang diceritakan sama Pak Nero.
Maaf kalau beda dengan yang anda maksud.
Salam,
Harto
tukang mbolos <[EMAIL PROTECTED]> wrote: gw pikir
juga masalah utamanya tu boot sequence. tapi setelah gw masuk BIOS, ternyata
first boot tu udah HDD, dan DVD ROMnya yang kedua. full format pun udah gw coba
tapi tetep aja nda manjur. tapi kalo masalah ganti CD gw juga dah coba, coz CD
yang OEM cumin satu, makanya alternatif-e gw pake yang bakajan... eh bajakan
(mohon maaf mbah moderator, bukan maksud untuk saya bicara masalah
bajak-membajak, tapi saya hanya ingin mengatakan yang sebenarnya), tapi tetep
podo wae. tetep muter-muter thok! ada satu lagi sih yang kepikiran.
Soalnya kan kompiene ga partisi jadi dua. nah rencana gw pengen coba-coba
hapus tu partisi, trus full format lagi semuanya, baru dibagi lagi. tapi jujur
sampe kapanpun kayanya gw ga akan pernah coba yang itu. karena semau data-data
di D adalah aset gw seumur hidup. termasuk film2 naruto shippudden, dragon
sakura, ma one litre or tears. hwehwehweheee.....
jadi gimana neh om-om, mbah-mbah, kawan-kawan? mbah moderator juga tulungin gw
dooong???
---------------------------------
Catch up on fall's hot new shows on Yahoo! TV. Watch previews, get listings,
and more!
[Non-text portions of this message have been removed]