Halo Pak Abdul,

   1. Setahu gw, klo dari hub ke switch (maupun dari hub-to-hub,
   switch-to-switch), kabelnya pake kabel cross, bukannya kabel straight (meski
   kalo dari switch-to-switch sudah bisa, karena autodetect). Nah, coba urutan
   kabelnya diganti sbb : orange/putih - orange - hijau/putih - biru -
   biru/putih - hijau - coklat/putih - coklat, sementara ujung yang satunya
   pake urutan ijo/putih - ijo - orange/putih - biru - biru/putih - orange -
   coklat/putih - coklat.
   2. Merek Belden, belum tentu bagus, tergantung Belden ostrali ato
   amrik. Klo yg ostrali, memang agak payah. Jaringan di kantor kmaren pake yg
   ostrali. Narik kabelnya kira2 30-an meter ajah udah kepayahan di ujung
   kabelnya. Trus diganti pake yang dari amrik. Beres.

Gitu pak dhe............

~erf~


On 10/22/07, abdul waris <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
>   Sblmnya, met bertugas kmbl.
>
> Kemarin saya pasang kabel LAN (merk belden) dari swich ke hub yang ada di
> ruangan lain dgn panjag kabel seluruhnya +/- 40 m, karena ngikutin alur
> dinding. Pemasangan kabel pada konektor RJ-45 : strip orange-orange-strip
> biru-biru-stip hijau-hijau-strip coklat-coklat, Sama untuk ujung dan
> pangkalnya. Ketika dicolokin masing2 ujungnya ke swich dan hub, koneksinya
> nggak jalan dan lampu indikator pada swich dan hub berkedip2, tiap 1 detik
> hidup, 1 detik nyala, warnanya hijau. Mohon bantuan temen2 kira2 apa
> masalahnya? Penting krn jaringannya harus segera konek biar yang lain bisa
> kerja. Makasih
>
> Waris
>
>


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke