Justru sebenarnya gak tahu pake Windows makanya ada orang yang
bertanya ke Crus lalu disampaikan ke forum....

Dahulu dia tanya mau yang free kan????

Inikan saran bukan paksaan, kalau mau membajak terus silahkan aja pake
Windows siapa yang maksa pake Linux, OpenBSD, Open Solaris dll.

Sebagai informasi, suka tidak suka Linux dan free open source software
(FOSS) lainnya telah menghasilkan karya yang besar contohnya Apache,
MySQL, PosgreSQL, Firefox, Skype, Thunderbird, OpenOffice, proxy,
OpenVPN, CMS (joomla, mamboo, drupal, phpnuke), dll.
Pasti Anda menggunakan Aplikasi Web server dengan Phptriad, Xampp dll.
Wah itu adalah hasil karya Free dan Open Source Software (FOSS) yang
skrg udah disimulasikan berjalan di atas Windows. Beranikah Anda
Aplikasi Server di atas berjalan di Windows dan koneksi internet??
silahkan saja..... gak sampai seminggu mesin udah crash, minta install
ulang, terserang virus bahkan system dijebol orang.

Saat ini kalian maen di forum seperti ini adalah hasil karya Open
Source, gak percaya silahkan tanya administrator Anda ...

Wajar aja FOSS memang gak dikenal orang seperti Windows karena tidak
ada istilah marketing di sana, free siapa aja silahkan download dan
otak-atik source code-nya tidak halnya seperti Windows bahkan maen
curang. Issue yang berkembang marketing Microsoft Windows sengaja
memberikan yang bajakan kepada kita, agar para user sudah familiar
duluan menggunakannya setelah itu baru di razia untuk mengutip
hasilnya, karena kalau dibeli mahal dari awal tidak ada versi bajakan
dan tentu dia tidak jadi familiar. Gak sadarkan kita????

Dan merasa mulai tidak enak merasa terganggu oleh FOSS, Microsoft
minta kerja sama dengan Novell SuSE, Xandros, (distro Linux), dll yang
membuat para developer distro tersebut keluar satu persatu, ini
menunjukkan isyarat tak ingin bekerja sama dengan Microsoft.

Korea Selatan, dengan peraturan antitrust-nya pada Desember 2005
memutuskan bahwa Microsoft Corporation telah melakukan monopoli pasar
di Korea Selatan dan memberi denda kepada Microsoft Corporation
sebesar US$ 32 juta dan memerintahkan raksasa software tersebut untuk
menawarkan versi alternatif dari Windows. Keputusan ini keluar setelah
raksasa software Microsoft telah mencapai persetujuan terpisah dengan
perusahaan-perusahaan yang melepaskan komplain yang memunculkan
investigasi pemerintah Korea Selatan terhadap perusahaan raksasa
software tersebut.

Parlemen Uni Eropa memutuskan untuk menolak hal-hal yang
melegalisasikan hak cipta atau hak paten software di dalam Uni Eropa,
hal ini menjadikan inovasi dan kompetisi di Eropa terlindung dari
monopoli fungsionalitas software

Banyak aplikasi pengendali robot, sistem wireless network seperti
Accesspoint dan sistem-sistem prototype canggih lainnya dikembangkan
dengan menggunakan open source.

Perusahaan bidang Teknologi Informasi (TI) seperti IBM, Intel, Sun
Microsystems, Novell, McAfee Inc., Siemens dan perusahaan-perusahaan
lainnya mulai serius dengan open source. Lihat saja, SuSE salah satu
distro Linux yang dibeli Novell sekitar US$ 210 juta (sekitar Rp 2
Triliun). Siemens, yang bergabung dengan Open Source Development Labs
(OSDL) yang terlibat dalam grup Open Source Mobile Linux Initiative
dan sedang mengerjakan standarisasi elemen-elemen dari Linux yang
digunakan pada mobile. Intel mempekerjakan dua ahli Linux yang
terkenal sebagai Direktur Strategi Linux dan Open Source dan sebagai
Direktur Senior Strategi Open Source untuk Channel Software Operation
Intel.

Petinggi IBM Corporation juga pernah mendeklarasikan bahwa kita
memasuki era "On Demand", dimana perusahaan perangkat TI secara
terbuka dan fleksibel akan lebih mudah beradaptasi daripada mereka
yang kaku dan tidak fleksibel. Linux akan menjadi peran kunci dalam
era ini yang merupakan Sistem Operasi standart terbuka, yang secara
konstan dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan bisnis. Ini sudah
terbukti, banyak perusahaan di Indonesia yang sudah migrasi ke Linux
dan kedepannya lebih banyak lagi termasuk untuk kantoran dan
rumahan...

90% industri perfilman seperti Dreamwork, Pixar, Disney dll
menggunakan produk FOSS.

Bukan berarti semua orang yang menggunakan Linux dan FOSS lainnya di
dunia komputer dan TI lantas bisa lebih baik dari pengguna non-Linux.
Hanya dapat dilihat, Linux dan open source software lainnya menjadikan
kita "lebih banyak pilihan dalam bertindak, kebebasan berkreatifitas
dan bebas biaya", tidak pernah ada ketakutan soal masalah lisensi dan
tetap tenang untuk bekerja.

Sekali lagi ......bukan, bukan maksudnya untuk pakai Linux. Silahkan
aja pakai Windows .... gak pa2 koq...

Crustacea Malacostraca

On Nov 23, 2007 9:14 AM, Nero Sumargono <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
>
>
>
>
>
> Hello Crustacea,my answer is
>
>  jgn pake windows pak :) , pake linux aja,ga ada F1 + F2 tuh ;)
>
>  Friday, November 23, 2007,9:09:58 AM, you said!:
>
>
>  > woiiii.....,saya ingin tanya tolong dijawab ya???, saya punya komputer
>  > setiap saya hidupkan dia tidak langsung tampil start melainkan tampil
>  > perintah lain seperti F1,F2 di taskbar, mohon dijawab, maksud saya
>  > kenapa demikian dan bagaimana mengatasinya, terima kasih.
>
>  ===============================
>  www.oprekpc.com/forum/
>  www.warungplus.com
>  YM: sqf_trustno1
>
>  



-- 
email

Kirim email ke