Kagem bsa15 Kalo dipikir secara rasional gini kek, contoh yang sampeyan sebut tuh khan interaksinya nggak cumin Linux atau windows dowang. Mereka walaupun dah bangkotan di Linux tetep membutuhkan Windows, masalahnya kenapa ? lha wong dua o/s itu khan bisa dijaring dalam satu LAN, ambil misale dia bener2 linux minded, kalo nanti muncul o/s windows terbaru dan sangat beda ya malah binun sendiri, hayo ! kalo misale dia linux minded dan dapat order yang ada windowsnya lalu nggak tau apa2 soal windows, apa ndak malu2in !
Salam Yohan ----------- http://yohan-enterprise.blogspot.com bsa15 [EMAIL PROTECTED] wrote : Maksud saya opa tidak sinis ama yang masih doyan windows, beda dengan IMW (setidaknya itu yang saya alami 5 tahun yg lalu), kalau windowsnya asli saya juga tetep kaget, atau tambah kaget dan terkejut kalau ternyata dia juga masih mau bayar upeti kepada orang yang disebut biang kapitalis. Yang membuat saya lebih kaget lagi karena kang Onno yang juga tidak linux-minded dan bahkan pernah mengajari saya pakai voip rakyat dengan windows 98, ternyata malah pakai linux di laptopnya.
