Hello maman durahman,

Satu lagi dari sekian ratus (atau ribu?) jenis lainnya :D
hehehehehe... gara-gara blankon, Ubuntu 7.10 yang masih terhitung
anyar sudah digusur!
Percaya deh, yang begini ini yang bikin banyak pihak (terutama orang
non-IT) jadi kebingungan: "belajar 1 linux aja membutuhkan waktu dan
pikiran, apalagi banyak".

Hayo kalian para pengembang linux, satukan kreasi kalian, buat SEBUAH
NAMA (LAWANG misalnya :B) lalu kembangan bersama, baru berpikir
menggaet penggemar lebih banyak... Kalo berkreasi dhewe-dhewe terus
begini, akan ada berapa "teriliyun" distro lagi lima tahun ke
depannya? (tukul-TM)

*tambah.males*
*udah.punya.Xandros,Knopix,Ubuntu,Kubuntu,Edubuntu,IGOS-Nusantara,PuppyLinux,Redhat,SuSE,Mandrake.dll.etc*

------------
Best regards,
ian

Tuesday, November 27, 2007, 10:42:30 PM, you wrote:
> Dh,
> Sudah lama ingin menulis tentangnya dan baru kali ini kesampaian.

> Blankon konde atau dengan kata lain blankon2 adalah proyek keroyokan
> antara YPLI (yayasan penggerak linux indonesia) dan id-ubuntu serta di
> sponsory oleh oleh UNSESCO. Aku sempet dengerin tuh waktu mereka
> rundingan mengenai blankon2 ini. Rundingannya kan di milist id-ubuntu
> (juga) yang mana aku jadi anggota disitu. Dan awalnya aku pengen
> ikutan andil. Tapi ahirnya gak jadi. Yang saya rasakan, bagi gue yang
> gaptek ini, ribet untuk ikutan jadi anggotanya. Meski hanya mau ikutan
> sebagai tim dokumentasi (gak perlu bisa programing kan kalau untuk ini
> dowang). Harus konek ke irc, bikin wiki, dan entah apalagi yang
> kesemuanya itu aku tidak familiar. Ahirnya tim blankon2 jalan dan aku
> hanya jadi penonton. Kenapa di milist id-ubuntu (juga) dibicarakannya?
> Karena Blankon2 ini mau menggunakan core ubuntu sebagai base
> systemnya. Beda degan sebelumnya yang mengambil fedora sebagai base
> systemnya.

> Beberapa bulan kemudian.

> Lewat milist ubuntu aku dapat kabar blankon2 (konde) sudah selesai.
> Segera saja setelah mengucapkan selamat kepada tim konde lewat milist
> tersebut saya meluncur ke tempot download. Dan setelah download
> semalaman konde sudah ada di hardisk saya. Ubuntu 7.10 yang sudah
> terinstall di kompiku gue babat abis dan diganti sama konde.

> Berikut ini beberapa kesanku tentangnya

> Citabarasa ubuntu
> Karena konde mengambil core ubuntu maka aku tidak asing lagi bermain
> dengannya. Semua yang ada di ubuntu (7.10) bisa dipake oleh konde.
> Mulai repository, themes, icons, dst. Pokoknya semua-semua deh.

> Tampilan pertama
> Doi pake GNOME. Gdm screennya menarik. Warna coklat gitu. Good job.
> Setelah login aku juga kembali disuguhi theme yang dominan coklat.
> Wallpapernya bergambar macam-macam rumah adat di kita dan dipojok
> kanan bawah ada logo blankon. Nice. Dan aku gak begitu suka terhadap
> warna coklat jadi walpeper aku ganti. Kebetulan ada walpapers
> bergambar kepulauan indonesia dengan warna latar belakang hijau.
> Themesnya juga diganti. Yang warnanya cerah.

> Bahasa antarmuka
> Pake bahasa Indonesia, sebagian besar. Agak kagok juga sih awalnya.
> Tapi sekarang sudah mulai terbiasa.

> Repository
> Otomatis sudah di set ke yang terdekat, kambing. Asyik sehingga aku
> tidak perlu edit-edit lagi file sources.list. Ini penting bagiku.
> Rasanya lebih dekat lokasi repo lebih cepat proses download saat
> install applikasi.

> Inkscape, mc
> Seingatku kedua program favoritku tersebut sudah terinstall by
> default. Jadi aku gak perlu install manual.

> nfs-common dan portmap
> Keduanya belum terinstall. Padahal aku perlu banget agar client bisa
> konek ke nfs-server. Ga pa pa sih. Aku bisa install manual.

> Openoffice 2.3
> Program office bawaan 2.3. Versi terbaru. Dan saya rasakan kok lebih
> cepat, yah, dibanding versi sebelumnya. Apakah karena blankon-nya,
> atau karena openoffice 2.3 saya juga gak ngerti. Tapi jadinya lebih
> asyik.

> Penutup
> Demikian informasi ini kami sampaikan. Kalau mau nyobain dan download
> bisa langsung kesinih http://cdimage.blankonlinux.or.id/rilis/konde/.
> Tapi kalau gak mau download tapi tetap pengen, bisa kontak aku. Nanti
> aku bikinin copy cd-nya. Tapi tidak gratis. Harus bawa cd-kosong
> sebagai barternya dan harus datang sendiri ke kantorku. Aku males
> nganterin ke kantor pos-nya, jauh.

> Demikian. Mohon maaf kalau ada salah-salah kata.


Kirim email ke