Dear Abdi J Munthe,

Thanks atas warningnya. Saya sih nggak tahu cara membedakan info yg benar atau 
hoax tapi at least saya andalkan ke disiplin diri aja dlm berurusan dgn email. 
Tips2 sederhananya sbb :

1. Nggak pernah buka email dari kontak2 yg gak dikenal (dan yg juga nggak 
diharapkan responnya), lgs hapus aja. Kecuali kontak2 yg memang diharapkan 
responnya. Spt misalkan email dari pribadi/perusahaan tertentu yg pernah 
dikirimin utk minta responnya (walaupun nggak dikenal), makanya hrs ada 
pertinggal yg disimpan di Sent Items sbg referensinya.
2. Nggak pernah percaya email yg muluk2 isinya (biasanya cara instan jadi 
kaya). Paling sekedar buka (setelah scan tentunya) dan iseng2 dibaca sambil 
ambil pelajaran bgm perkembangan modus operandi yg digunakan para 
scammers/penipu yg bergentayangan di belantara cyber. Utk hal ini memang ada 
kontra dgn aturan no.1 tapi saya membukanya dgn tujuan utk pembelajaran diri 
dlm mengenali modus2 penipuan yg marak di internet. Biasanya langsung kebaca di 
subjeknya.
3. Nggak pernah membuka attachment krn disinilah biasanya virus bersarang. 
Bahkan utk attachment dari email2 yg sudah dikenal. Harus konfirmasi ulang 
lewat telepon lagi ke si pengirim ttg apa isi attachmentnya. Krn bisa jadi dia 
sendiri nggak sadar udah ikut2an mengirim attachment yg diragukan isinya. 
Kecuali attachmentnya punya dia pribadi dan bukan hasil sedotan dari mana2 yg 
nggak jelas.
4. Teliti benar2 dlm membaca subjeknya. Subjek2 yg model2nya spt : I love you, 
a gift for you, you have won, you are invited as our honor member, you have 
secret admirer, dan lain2 sejenis yg intinya menganggap saya ini so special 
jelas langsung masuk tong sampah krn saya menyadari saya bukan selebritis/tokoh 
penting, cuman rakyat biasa. Jadi kalo ada yg muji2 spt itu dimana logikanya?

Memang terkesan paranoid tapi lebih baik saya demikian daripada menyesal di 
kemudian hari krn sistem yg diobok-obok virus dan semua kawan2nya.
Demikian sedikit tambahan dari saya. 

Regards,
Yusliz     
  ----- Original Message ----- 
  From: Abdi J Munthe 
  To: [email protected] 
  Sent: Tuesday, December 04, 2007 09:29
  Subject: [PCplus] Fw: Awas virus baru


  VIRUS PALING JAHAT DARI YANG PERNAH ADA*


  [Non-text portions of this message have been removed]



   


------------------------------------------------------------------------------



[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke