Komputer personal (PC) pertama kali hadir dalam mode teks dengan menggunakan sistem operasi DOS (MS-DOS, PC-DOS, dll). Penggunaannya cukup merepotkan, karena kita perlu menguasai perintah-perintah yang ada dan kemudian harus mengetikkannya dengan benar.
Perubahan besar terjadi saat Microsoft memperkenalkan sistem operasi berbasis grafis (GUI) bernama Windows. Untuk menggunakan komputer kita tidak perlu menghafal dan mengetikkan lagi perintah-perintah yang ada karena semuanya bisa dilakukan dengan menggunakan sistem point n click. Belakangan tren ini mulai bergeser menuju ke sistem operasi berbasis 3D (3 Dimensi). Microsoft memperkenalkannya melalui Windows Vista. Sayangnya fitur 3D dari Vista yang sangat terbatas ini harus dibayar mahal dengan kebutuhan hardware yang sangat tinggi. Solusi yang lebih baik datang dari pengembang Open Source. Selain bisa dijalankan pada hardware yang lebih rendah, 3D OS juga memiliki fitur 3D yang sangat lengkap. Dengan 3D OS, desktop bisa dilihat dan dipergunakan dari berbagai sisi. 3D OS juga dilengkapi dengan efek-efek animasi yang sangat menawan dan mempesona mata. Karena berbasis Open Source, 3D OS merupakan solusi yang LEGAL dan EKONOMIS. Tidak ada lagi biaya lisensi yang harus dibayar sehingga menghemat banyak dalam menggunakan suatu perangkat lunak. Juga tidak perlu lagi menggunakan perangkat lunak bajakan/ilegal yang melanggar hukum, norma dan agama. Dan yang lebih menarik lagi, dengan 3D OS sekarang kita tidak perlu lagi kuatir dengan virus-virus yang bergentayangan di Windows. Virus komputer di Windows tidak akan bisa berkembang biak di 3D OS karena adanya sistem keamanan yang jauh lebih baik. Untuk mendapatkan informasi yang lebih detail tentang 3D OS, Anda bisa mengunjungi situs http://www.pclinux.web.id/
