Kagem bsa15, Begini lho dunk ! kalo mini dv itu ditransfer ke komputer akan menghasilkan file avi yang isinya kalo nggak salah 36 frame, sedangkan dvd itu sudah terkompres alias 33 frame, cmiiw lho. Karena saya belum pernah punya handycam yang pake dvd maka saya hanya mereka2 saja. kalo menurut Mas Sibass kalo pake dvd memang dalam kondisi terkompres. Kalo disuruh memilih real time atau ndak, saya pasti akan memilih real time karena dari segi frame berbeda, apalagi dalam penggunaan software Adobe Premiere file terkompres akan sulit diedit karena Adobe Primiere kayaknya hanya bisa menerima file yang masih asli alias yang real time alias file avi yang masih mentah. Kalo dah selesai diedit di adobe Premiere hasilnya nanti juga akan dikompres, sekarang saya jadi bingung, file yang terkompres masak mau dikompres lagi ?.
Keputusan hanya pada sampeyan, selama saya mendirikan video shooting saya terbiasa dengan modal handycam yang pake mini dv. Salam Yohan ----- Friday, January 11, 2008, 11:06:59 AM, sampeyan posting: > Saya sendiri cenderung milih dvd dan sony juga, tapi pernah baca di chip > kalau canon bagus juga, terus teorinya gambar mini dv lebih bagus dari dvd, > tapi rekaman berikutnya gak sebagus rekaman sebelumnya dan terus menurun > seperti penggunaan kaset, tapi ada yg bilang sudah ngrekam berkali-kali > hasil tetap bagus, seberapa jauh perbedaan kualitas mini dv dengan dvd? > Kenyataan bahwa di kelas HD pun masih menggunakan format HDD, mini dv dan > DVD seperti di kelas standar membuat konsumen tambah bingung mau pilih media > yang mana, atau mungkin produser camcorder sendiri juga bingung ya mau > menentukan media yang mana yang paling umum dan praktis hehehe > BTW apa ada yang sudah nyoba HD sejauh mana kemajuannya, apa gambar memang > jauh lebih bagus dari video kualitas DVD dan apa video juga harus dilihat di > HD TV?
