Pa kabar om Sutrisno,
Traction Control (TC) itu merupakan bantuan perangkat elektronis yang bekerja 
untuk meredam power perputaran mesin (rpm) yang disalurkan ke roda (biasanya 
ban belakang). Fungsinya untuk mencegah ban berputar di tempat secara liar 
(spinning). Spinning bisa terjadi saat pedal gas secara mendadak diinjak dalam2 
dari posisi rpm rendah atau kendaraan berhenti. TC akan bekerja secara otomatis 
(mungkin dengan teknik sensor) sehingga pembalap bisa berkonsentrasi penuh ke 
balapan. Momen TC bekerja dapat dilihat saat seorang pembalap baru saja 
melewati trek lurus panjang/wide hi-speed corner dengan kemungkinan posisi top 
gear (6 atau 7) yang tiba2 berhadapan dengan hairpin cornering (tikungan 
berbentuk U)/jenis tight cornering lainnya yang menurunkan gear hingga ke 2 
atau bahkan 1. Contohnya pada trek lurus start/finish line di sirkuit Sepang 
Malaysia yang diapit oleh hairpin dan chicane (corner berbentuk S). Saat lepas 
dari corner seperti inilah TC akan bekerja sehingga mobil jarang kita liat 
melintir liar akibat spinning. Simpelnya, saat sudah keluar dari corner ybs, 
injak pedal gas aja dalam2 (dalam posisi low gear) tanpa harus khawatir mobil 
melintir. Namun demikian, teknologi ini juga mendapat kritikan karena skill 
individu si pembalap jadi kurang bisa tampil secara maksimal. Afaik zaman2nya 
Niki Lauda ke bawah atau mungkin Ayrton Senna masih belum bergantung ke TC ini 
sehingga mereka betul2 membalap dengan skillnya. Yang saya baca sih kabarnya 
untuk season F One tahun 2008 ini penggunaan TC sudah dilarang FIA demi 
menampilkan atmosfir balap yang sesungguhya. Tentu masalah safety sudah 
diantisipasi. Mungkin Om Sutrisno pernah liat film2 action yang ketika mobil 
dari posisi berhenti lansung digas poll sehingga mobil belum langsung melaju 
tapi masih jalan ditempat dengan ban berputar liar sekaligus berdecit? Itu 
contoh yang tanpa TC. Dengan TC, sedalam apapun gas diinjak, mobil akan 
langsung jalan tanpa pake acara plintir ban.

AA (Anti-aliasing) ialah fitur teknologi grafis yang bisa memperhalus garis 
tepi suatu gambar yang tampil bergerigi (jaggies).
Referensi : http://en.wikipedia.org/wiki/Anti-aliasing
Bisa dilihat yang paling gampang pada contoh gambar wajik (black&white) dan 
karakter suatu game (color).

AF (Anisotropic filtering) merupakan teknik penghalusan tekstur detail terutama 
yang tampak di kejauhan dan bisa dipandang dari berbagai angle.
Referensi : http://en.wikipedia.org/wiki/Anisotropic_filtering
Jelas terlihat perbedaannya pada gambar landasan pesawat yang tampil itu.

Memang biasanya kedua fitur ini bisa diutak-atik hanya pada VGA2 kelas atas 
tapi saya penasaran saja siapa tau VGA Anda juga bisa diutak-atik AA dan AF 
nya. Pengalaman saya, pake VGA FX 5600 kalau diutak-atik keduanya berakibat 
kepada hancurnya gambar :-(  
Emang gak bisa dipungkirin, mau yang nyaman ada harganya.

Best regards,
Yusliz

  Sutrisno Rbn on Wednesday, February 20, 2008 10:58


  Bung Yusliz,
  Sori, ilmu saya masih agak cekak nih.
  Kalo yang dimaksud fitur fraction control apa ya???
  Untuk kekurangan x1550 kayaknya texture detailnya ya. karena saya nyoba di
  medium. Mungkin kalo di high lebih bagus , tapi saya kuatir x1550 nggak
  mampu. tapi nanti saya mau coba.
  Terus kalo AA dan AF maksudnya apa ya...? (maaf agak basic ya....?)
  Untuk istilah memang belum banyak saya pahami, karena mungkin baru satu
  bulanan saya baru bisa lancar tanpa hang pc saya dalam memainkan game-game
  agak berat. tapi alhamdulillah COD 4 juga sudah bisa.


  Salam,
  Sutrisno




   


------------------------------------------------------------------------------



[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke