Kagem Muhammad Firman (Info Komputer), Akses internet murah sekalipun unlimited belum menjadi dambaan saya, kenapa ? kalo unlimited bin murah nanti hidup cuman mikirin internet, anak istri menjadi prioritas setelah internet, yang unlimited biarlah mahal, karena pola pikir konsumen Indonesia sering dikatakan oleh pepatahnya Mas Kurni, murah njaluk apik. Bagi saya biarpun mahal kayak MDS VPN tetapi kalo koneksi bagus, ya harga tersebut bisa dikatakan sebanding dan bukan mahal lagi.
Salam Yohan Friday, February 22, 2008, 8:53:27 AM, you wrote: > Definisi murahnya ini sekarang pegimana maunya? Mau yang tarifnya sekitar > 100 rebuan tapi dikasih kuota buat internetannya? Atau mau yang tarifnya > rada mahalan dikit tapi bisa internetan sepuas-puasnyah?
