internet speedy down kemaren sepanjang hari, mungkin kalangan pengguna
internet yang ngk terlalu mengandalkan koneksi internet, merasa hal yang
biasa saja, tapi bagaimana dengan para pemain saham yang "piring nasi" nya
ada di situ? apa sanksi yang diberikan oleh dirjen postel sebagai regulator
internet di indonesia. aplaagi telkom yang tidak mau tau, yang penting duit
masuk. dan tidak ada discount harga sama sekali pada saat kita membayar
tagihan speedy. begitu juga dengan alternatif internet semisal gprs dari pro
xl, sering byar pet koneksi, kadang konek kadang nggak (lebih parah lagi).
bukankah internet sudah merupakan kebutuhan pokok bagi sebagian orang?


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke