Halo Adhitya F. Anggoro

 

Saya gak perlu hotspot, yg saya perlukan adalah, harga koneksi internet di
turunkan. Terutama koneksi lewat kartu telepon prabayar. Dan BTS telepon di
perbanyak. Dan harga ponsel 3G/HSDPA diturunkan.

 

Salam

Elwin Chow

[EMAIL PROTECTED]

 

 

 

Tue Apr 1, 2008 8:07 am anda menulis

Jakarta - Pemerintah siap menggenjot penetrasi internet broadband di
Indonesia
dengan upaya menggelar program hotspot gratis di seluruh nusantara.

Menteri Komunikasi dan Informatika, Mohammad Nuh, menjelaskan hal itu
sebagai
salah satu upaya meningkatkan pendapatan per kapita negara.

"Bulan depan kami akan memulai program hotspot gratis ini dengan menggandeng
sejumlah penyedia layanan internet," ujarnya di sela acara Indonesia
Broadband
Summit, di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Selasa (1/4/2008).

Nuh tidak mengungkap secara rinci penyedia layanan internet yang dimaksud.
"Telkom salah satunya," ujarnya singkat.

Menurut dia, dengan tingginya penetrasi internet akan menimbulkan multiplier
effect terhadap industri, khususnya di sektor riil. Namun, lanjutnya, efek
domino terhadap growth domestic product (GDP) negara akan sangat tergantung
pada
konten dan aplikasi.

"Jadi, selama konten dan aplikasi belum tumbuh dengan baik, saya kira
efeknya
kecil," Nuh berpendapat. "Karena itu harus paralel. Dengan mendorong
internet
broadband, industri aplikasi harus didorong juga," ia menambahkan.

Oleh sebab itu, kata Nuh, pemerintah akan mendorong melalui pemberian
insentif
bagi industri lokal. "Misalnya, dengan mempermudah akses ke permodalan dan
membantu dalam bentuk promosi."

Sementara, Presiden Direktur Nokia Siemens Network, Arjun Trivedi, mengaku
sangat setuju dengan pendapat yang dikemukakan menteri.






[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke