ya, sudah termasuk overdrive atau overclock. selama anda tidak merubah voltage dan menjaga suhu untuk tidak terlalu jauh dari sebelumnya, masih bisa dibilang aman2 saja. toh sebenrnya prosesor intel dalam stu generasi, misal pentium 4 6xx series biasanya diproduksi cuma dalam satu core atau desain. cuma dibedakan kecepatannya, selain mungkin karena cuma bisa sampe clock tertentu, tapi juga karena untuk kebutuhan pasar yg menghendaki kebutuhan dan harga. kalo punya anda sudah bisa lebih cepat dari sebelumnya dan tidak bermasalah ya tidak apa2. merusak? bisa saja oc merusak. tapi selama anda hati2 dengan oc, dengan tidak terburu2 menaikkan fsb terlalu tinggi (+/- per 5mhz) dan selalu mengetesnya setiap kali. tes bisa saja lewat software yg berat, misal gim, rendering atau software utitlities untuk test hardware. coba saja tes dengan software test, seperyti everest, orthos, super pi dll. coba jalankan sebelum oc dah sesudah oc. kalo tidak ada berbedaan/tidak ada error, berarti anda sudah sukses meng oc prosesor. sampe seberapa tinggi? selama anda tidak mempunyai perbedaan tes sebelum dah sesudah. disitulah yg paling optimal. gejala kalo gagal overclock, gagal booting bios, system jadi crash, tidak bisa masuk windows, restart dll.
cmiiw. On May 14, 2008, at 8:29 AM, muchammad sobihan wrote: > Kagem mailpluser > > > Saya coba otak atik BIOS cpu saya yang pake proc Intel Pentium 4 > 3.06 Ghz HT > yang tadinya jalan di 133x23 = 3059 Mhz dan saya rubah jadi 140x23 > saya liat > pake CPU.Z jalan di 3220 Mhz dengan tetap menggunakan kipas / > pendingin > standar (mohon koreksi klo salah tulis) yang mau saya tanyakan : > > 1. Apakah ini termasuk overclock? > 2. Apakah bisa merusak processor saya? > 3. Aman ga kalau saya tambah sampe 160x23? biar bisa jalan di > 3.6 ghz > he he he > > Itu aja pertanyaan saya, mohon infonya > > Terimkasih. > > M. Sobihan > > > [Non-text portions of this message have been removed] > >
