Hehehehe... menarik menariikk pengaturannya..!

Sekarang liat dulu jenis hardisk nya, apakah IDE ato SATA, taunya..? tanya yg 
jual, ato baca di bodi hardisknya, ato liat di konektor belakang hddnya, klo 
konektornya benbentuk L (ada yg besar satu ada yg kecil satu) berarti SATA, klo 
konektor berupa pin2 (jarum2 pendek) berarti IDE.
Kalo hdd  IDE, 1 kabel data bisa dipasang 2 HDD, cuma satu hdd di pasang 
jumpernya di master laennya di slave.
Klo hdd SATA 1 kabel data  buat 1 hdd, jadi ga ada jumper. Tinggal pasang di 
masing2 colokannya di mobo. 

Klo hal di atas da ga masalah, tinggal booting dan masuk ke bios cuma utk cek 
apakah kedua hdd, CD/DVD-ROM/RW da dikenalin semua. Ga ada masalah hdd mana yg 
booting duluan ato kedua. Yg penting first boot nya ke CD ROM, krn mo install 
windows. Keluar bios dan save.

Lalu install windows pertama (buat pengguna 1) di partisi pertama (klo hdd 
dipartisi jadi lebih dari 2) hardisk pertama. Sampe selesai install dan dah 
bisa masuk windows.
Lalu restart dan install windows 2  (buat pengguna 2) di partisi pertama (klo 
hdd dipartisi jadi lebih dari 2) hardisk kedua. Lalu idem sama atas.
Klo bisa nama2 partisi juga dibedakan ya biar gampang ngenalinnya. Misal yg 
pertama tadi pasrtisinya namanya user 1 yg ini user 2.
Lalu buka windows explorer, cari di partisi user 1 tadi file boot.ini dan buka 
dg notepad. Oh ya munculkan dulu di folder setting (show hidden file dan show 
system file) dan matikan read only nya di properties. Di edit di sana bagian: 
multi(0)disk(0)rdisk(0)partition(1)\WINDOWS="Microsoft Windows XP Professional" 
misal jadi: multi(0)disk(0)rdisk(0)partition(1)\WINDOWS="Microsoft Windows XP 
User 1" dan begitu juga baris di bawahnya jadi 
multi(0)disk(0)rdisk(0)partition(1)\WINDOWS="Microsoft Windows XP User 2" lalu 
save. (yg laen jangan diubah2 ya)
Kemudian restart, otomatis boot.ininya ada 2, pilih mau masuk ke windows yg 
mana.
Kalo ga salah prediksi, pilihan manapun yg dipilih akan otomatis bikin partisi 
1 di hdd tsb jadi drive C.

Oh yaaa... ga bisa saling bersamaan yaa.. harus gantian, artinya restart.. baru 
bisa masuk user yg laen. (bukan cuman logoff/logon).
Jangan lupa, data juga jangan saling salah tempat save. Biar ga bingung carinya.
Klo mau sedikit advance, diatur di computer management nya bagian disk 
management, partisi2 dari hdd yg satu lagi semua di-hide aja, ga diberi drive 
letter (mis lagi di win user 1 berarti partisi2 hdd 2 yg di hide) dan 
sebaliknya. Spy misal klo user 1 kena virus semua drive nya, drive2 di user 2 
tidak ikut ketularan.

Dari,
Rully



 
  ----- Original Message ----- 
  From: Isma Alfian 
  To: pclus ; fikri tau 
  Sent: Monday, June 02, 2008 7:19 PM
  Subject: [PCplus] Pasang HD 2


  Mas, bagaimana cara pasang 2 harddisk dalam 1 CPU dan pengaturan Biosnya. 
Maunya bukan untuk backup, tapi buat masing-masing. Misalnya si A mau gunain 
komputer maka pakek HD yang A, bila si B yg ingin gunain Komputer maka pakeknya 
harddisk B??????. Dan bagaimana kalau 1 CPU digunakan 2 Orang secara bersamaan 
dengan pemasangan 2 Harddisk (sprt diatas) atau 1 Harddisk???

  Tolong pencerahannya, maklum mahasiswa mandiri dan serba patungan !!!!!!!!!!

  . 
   

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke