sebetulnya yg rusak HDDnya atau BIOSnya?dlm kasus saya ini setting
bios lewat jumper atau ganti batere apa bisa menyelesaikan masalah saya?
bila HDD yg kondisi baik(yg ada OS) yg terpasang di CPU A bila di
pindah/di pasang ke CPU B apa bisa mengakibatkan BIOS di CPU B tidak
bisa mendeteksi/masuk ke OS yg ada di HDD sehingga seolah olah HDD
tersebut kelihatannya rusak?
mohon penjelasannya,terima kasih


n [email protected], "si kucluk" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> OS hanya bisa ditampilkan klo tempat si OS (HDD) bisa dikenali oleh si
> BIOS. Pada beberapa kasus yang HDD sudah sulit dikenali ato dibaca,
> emang ikut ngaruh ma BIOS seperti yang dialamin.
> 
> Permasalahan utama ada pada HDD. HDD juga punya usia lho... Di atas 5
> taon udah harus diwaspadain (tergantung tingkat aktifitasnya juga
> seh...). Sebaiknya HDDnya diganti aja. Lagian yang sekarang (20GB)
> udah nggak masuk nominasi. Jangan lupa ikut diganti batere BIOSnya.
> Stelah itu, instalin Linux. Hehehe... Win98 boleh juga... :)
> 
> On 03/09/2008, super_spirit_opportunity
> <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> > BIOS atau HDD bermasalah atau tidak saya nggak tahu?masalahnya ini:
> > bila komputer di nyalakan nampak di layar garis2 datar,kemudian masuk
> > ke BIOS
> > award modular bios ver 51 pg
> > celeron[TM]cpu at 850 mhz(100 x 8.5)
> > award plug and play bios extension v1.0a
> > detecting IDE primary master none(kadang muncul st320410a)
> > deecting IDE primary slave none
> > detecting IDE secondary master none
> > detecting IDE secondary slave none
> > bila di klik F1 muncul layar gelap dengan tanda kurang (-) berkedip di
> > sudut kiri atas,hanya sampai di sini saja karena komputer tak bisa
> > lanjut lagi
> > gejala apa ini dan bagaimana memperbaikinya?mohon solusimys,terima
kasih
> > HDDnya  jenis ATA,bagaimana OS bisa di tampilkan?terima kasih
> 
> 
> -- 
> Always think smart
>


Kirim email ke