PPN nya dibebankan ke konsumen, jadinya si konsumen yg "dikutip" pajak ...... kurang lebih serupa dengan pajak karyawan yang dibayar oleh perusahaan .....
Pengenaan pajak itu pada dasarnya adalah , negara "mengutip" atas adanya penerimaan pada diri kita......lah kalo kita makan di restoran, apa iya namanya itu penerimaan kita (atau bahasa bakunya pendapatan) ? wong kita yang keluar duit ...... :-D si penerima uanglah yang kena pajak, namun pajaknya dibebankan ke konsumen ........... ada juga yg ngga dibebankan ke konsumen, jadinya perusahaan yg bayar dan konsumen ngga kena PPN. Untuk omzet penjualan sekian rupiah, baru wajib bayar PPN. Demikian kata orang pajak, ..... maap banget kalo salah, saya cuman orang bodo.........itu juga nanya ke AR nya DJP karena mau isi SPT kemaren ....... cmiiw pls ......... --- Pada Sen, 30/3/09, mbUdh eXtended! <[email protected]> menulis: Dari: mbUdh eXtended! <[email protected]> Topik: RE: [MailPlus] laptop Kepada: [email protected] Tanggal: Senin, 30 Maret, 2009, 9:14 AM Rumah makan itu TIDAK ADA yang bayar PPN. Mereka bayar pajak penjualan ke pemda setempat yang nilainya sama dengan PPN. Tapi mereka bukan bayar PPN. . Bersenang-senang di Yahoo! Messenger dengan semua teman. Tambahkan mereka dari email atau jaringan sosial Anda sekarang! http://id.messenger.yahoo.com/invite/ [Non-text portions of this message have been removed]
