Mochi,

Sebaiknya pulangkan saja barang UPSnya, belum 1 tahun kan!! masih ada garansi.
Kalau anda mau tahu masalah di aki atau sirkuit, harus buka casing berarti 
segel/garansi harus hilang, apa anda mau?

Saya ada pakai 600S dan 1200S, aki keringnya tahan kira-kira 2 tahun, biasanya 
saya coba secara berkala test kemampuannya dengan cara mencabut colokan UPS ke 
stopkontak, Kalau sudah bunyi tiiit..panjang lalu pasang lagi untuk di isi 
ulang. Semakin cepat bunyi, semakin lemah kemampuan aki yang tandanya harus 
ganti.

Untuk type 1200s menggunakan 2 bh aki kering yang harganya 100-150rban/bh 
tergantung merk, jadi tergantung keputusan anda, apa lebih baik beli baru atau 
ganti akinya.

Thanks,

--- On Tue, 5/5/09, Sutrisno Rbn <[email protected]> wrote:



Pada 4 Mei 2009 09:25, Mochi <mochi_underscore@ yahoo.com> menulis:



>

>

> Salam rekan-rekan,

>

> Saya punya UPS Prolink 1200S, saya beli kurang lebih sebulan sebelum

> lebaran kemarin ini. Selama ini saya pakai untuk supply : 1 CPU, 1 monitor

> semi flat 17inch (korea punya) dan sisa backup modulnya satu saya pakai

> untuk backup pinter MP160, speaker Simbadda CST5000. UPS sering saya tinggal

> dalam posisi standby (power mati tapi tetap tersambung listrik) bisa

> berhari-2. Kurang lebih 2 bulan terakhir ini sring saya tinggal dalam posisi

> power nyala dan komputer juga nyala karena saya sering download2 yang agak

> memakan waktu. Lha apesnya, setelah saya berganti perilaku, selama saya

> tinggal, listrik PLN sering sekali mati, dan pastinya UPS sering masuk

> backup mode backup sampai baterai bener2 habis karena mati lampunya cukup

> lama.

> Setelah sering mengalami kayak gitu, pada saat saya nyalain komputer, pada

> saat mau nyalain monitor, pasti ngangkatnya UPS kayaknya berat sekali

> sampai2 lampu UPS berubah jadi merah (atau masuk ke backup mode). Jadi

> seperti layaknya UPS ane tidak kuat ngangkat lagi.

> Lha sekarang ini, UPS saya sudah ga mau ngangkat sama sekali untuk backup.

> jadi begitu listrik mati, otomatis langsung ikut mati. Bahkan dalam kondisi

> tanpa beban pun tetap sama saja ga mau nyimpan lagi.

> Tetapi setiap saya coba untuk nyalain, dalam kondisi tidak terhubung

> listrik, UPS masuk backup mode, tapi hanya sekitar setengah menitan langsung

> mati (aki kosong).

>

> Yang jadi pertanyaan saya:

> 1. apakah fakta-fakta tersebut di atas memenuhi persyaratan untuk cepat

> merusak Aki UPS?

> 2. adakah kemungkinan lain selain permasalahan pada akinya, semisal pada

> sirkuit2nya?

> 3. bagaimana cara untuk mendeteksi kerusakan UPS itu pada aki atau

> sirkuitnya? (untuk ukuran saya, yang notabene tidak begitu mengusai

> elektronik)

> 4. apakah yang perlu saya lakukan untuk mendapatkan kemampuan backup untuk

> PC saya seperti semula? apakah dengan perbaikan UPS yang bermasalah,

> termasuk beli aki baru, atau beli UPS baru sekalian? (pertimbangan lebih ke

> arah kualitas dan ketahanan dari masing2 pilihan)

> 5. adakah beberapa hal yang perlu dipertimbangkan sebelum membeli UPS?

> (merk dan lain sebagainya)

> 6. yang terakhir, adakah perilaku2 yang bisa kita lakukan untuk merawat dan

> menjaga UPS kita tetap terjaga ketahanan dan keawetannya? (memperpanjang

> usia aki/baterai)

>

> Terima kasih atas tanggapan dari rekan2 semua, maaf kalu terlalu panjang.

>

> Best Regards,

>

> Mochi

>

>  

>



[Non-text portions of this message have been removed]




 

      

    
    
        
         
        
        








        


        
        


      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke