Rekan Sutrisno Rbn... Setau ane malah sebaliknya Om... Windows tidak akan serewel itu, asal pengenalan awal sudah beres. Biasanya saat ada peripheral baru terpasang, Windows akan mendeteksi dan menambahkan driver2 yg dibutuhkan... Setelah itu tidak akan ada masalah lagi... Kayak ganti2 HDD saja lah, ngga perlu pake safe and revome decice procedure... :)
Perkiraan ane sih masalah setting di BIOS saja... Di PC ane juga kadang gitu, tapi dia akan back normal dalam hitungan detik atau pada boot berikutnya. Biasanya si BIOS akan mencari device SATA'nya dulu yg (mungkin) diset RAID... Saran ane buat TS, coba cek status storage device di BIOS. Set sesuai jalurnya... Jika ada setting RAID, non aktifkan saja... CMIIW lo' yaaaa... Ane dah lama ngga ngulik2 PC lagi... Lagi ngga punya modal buat upgrade... :( ___________ Mat Gemboel [email protected] Email'nya Sutrisno Rbn ([email protected]) tanggal 18 Juli 2009 jam 23:51:00 : > kalo menurut saya, ini maslah perbedaan identifikasi awal oleh windows. > sebelumnya diidentifikasi oleh windows IDE, lalu berubah jadi SATA. > kayaknya (CMIIW) windows masih nyari si IDE (mungkin waktu mengganti tidak > melalui proses remove device. > Memang sebaiknya sejak instal windows sampai pemakaiannya tidak merubah2 > device (copot pasang--copot pasang), agar tetap mantap *suratap. tapi ya > tetap CMIIW...
