Linux sih bisa jalan di berbagai macam hardware, dari yang jadul sampe
yang modern. Paling chipset yg bermasalah itu punya via sama sis.
Kalau PC anda menggunakan chipset tersebut, silakan langsung lomapt ke
Linux distro Mandriva atau PCLinuxOS atau turunannya. Distro-distro
tersebut yang saya jumpai bisa jalan di chipset sis/via. (tidak
menutup kemungkinan distro lain tidak jalan loh ya, cuma yg paling
pain-free saya rasa dua distro ini). Kalau anda menggunakan GPU
AMD/Nvidia, silakan donwload dahulu driver untuk linux dari situs
AMD/Nvidia. Memang mayoritas distro modern sekarang sudah menyediakan
driver untuk gpu tersebut, tapi siapa tahu butuh. Mending ada tapi
tidak diperlukan dari pada diperlukan tapi tidak ada.

Untuk space harddisk, saya sih cuma kasih 10 giga kurang untuk linux
saya, lha saya nggak pernah install software macam2. Linux palings aya
pakai untuk browsing, lihat film, muter musik, ngetik. Jadi space hdd
saya: 10 Giga untuk linux dan home (saya nggak pernah nyimpan data di
home), lalu 9 giga untuk windows (isinya cuma dota, browser, ooo, sama
beberapa aplikasi kecil lain). Sisanya untuk data. (kikikikiki space
untuk OS cuma 20 giga kurang.....).

Jika memory anda kurang dari 1 giga, mendingan anda bikin space di hdd
untuk diformat sebagai swap (semacam virtual memory atau paging file).
Besarnya kira2 2x besar ram anda. Kalau 1 giga keatas, tidak
menyediakan swap juga tiadak apa-apa. Kalau anda menggunakan distro
kecil (misalnya Slax, DSL, dsb), swap jga tidak dibutuhkan (jika Ram
anda minimal 512).

Seperti yg dijelaskan kawan-kawan diatas, urutan install yg pain-free
itu Windows dahulu, baru kemudian linux. Kenapa begitu? Sebab
bootloader linux (software untuk meload OS pertama kali) mampu membaca
dan mengaitkan bootloader OS lain, sedangkan bootloader windows (XP
kebawah, saya kurang yakin kalau vista. Dengar2 sih bootloader vista
bisa mengaitkan bootloader linux) belum. Jadi saat anda isntall linux,
bootloader win akan diganti dengan bootloader linux, kemudian
bootloader linux akan membuat pengait untuk menjalankan os windows. ya
kira2 gitu lah hehehehe CMIIW please.... Kalau anda installl linux
dulu baru windows, anda tinggal menginstall ulang bootloader linux
anda (ini nih, yang sampai sekarang saya nggak pernah berhasil T.T ).
Ada beberapa linux yg menyediakan penginstall bootloader di
installernya, seingat saya Mandriva (versi install, bukan
live-install) dan turunannya. Lainnya kurang tahu.

Hmm.. apa lagi yah persiapannya.......... Tar deh, kalau ingat lagi hehehehe

On 7/31/09, mu'ammal hamidy <[email protected]> wrote:
>> Gimana caranya menginstal dua OS yang berbada, misalnya windows dengan
>> linux.
>
> munkin link ini bisa membantu [0]
> untuk mengurangi resiko eror
> instal jendela dolo baru distro dr linux
> untuk spek tergantung sichhh!!!
> ada distro linux yg bisa dijalankan dengan spek kompi jadul (p2)
> [0]
> http://davidnakoko.wordpress.com/2009/01/30/step-by-step-instalasi-dual-os-microsoft-windows-xp-vs-ubuntu-804/
>
> --
> ---- LIfE gOoD ----
>


-- 
Sincerely yours, Panji M.
------------------------------------------------------------------
registered Linux user number 458514
I'm very proud for using Linux and OpenOffice.org

Kirim email ke