Hello Hielmy,says

dan resikonya akan tambah berat krn butuh bridge interpreter
programming...trus klo gitu ga akan beda lagi dgn windows

wkwkwkwkwk...sudahlah,kaga usah dipaksa2in ,linux udah pasti TOP abis
klo urusan background task e.g server,dan bukanlah OS desktop like win
or mac.



Friday, November 20, 2009,9:25:50 PM, you said!:
> kalau masalah UI, saya rasa bukan salah dari Linuxnya, tapi dari
> X-Window-nya yang menangani user interface terutama interface grafis
> (GUI), karena Linux sendiri hanya kernel (tidak mempunyai user
> interface), ketika Linux dikasih desktop environment Gnome ya dia akan
> 'berwujud' gnome dengan segala karakteristiknya, ketika dia diberik
> "muka" KDE ya dia akan tampil cantik dengan KDE itu, begitupun dengan
> blackbox, XFCE, LXDE, dll. bahkan untuk tampilan command line pun
> kernel masih butuh shell untuk bisa berinteraksi dengan user, misalnya
> Bash, Korn, dll. jadi kalau ingin tampilan bagus ya dandani saja
> bagian dekstop environment-nya :)


===============================
никто и все еще никто до я умираю
currently site work :
http://tinypaste.com/8427f
http://mitramsi.com/




------------------------------------

Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/mailplus/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/mailplus/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke