Terima kasih uraiannya yang detail.
Mohon masukan bagaiamana cara mempartisi.
Sudah coba dengan Partition-Tool tapi tidak bisa,
Menu Partition Operation>Create Partition, tidak bisa di Klick.

Ian

----- Original Message ----- 
From: Mr. Rocco 
To: [email protected] 
Sent: Monday, June 28, 2010 4:21 PM
Subject: [MailPlus] Apa bedanya format file NTFS & FAT?

NTFS merupakan singkatan dari NT File System dan FAT memiliki 
kepanjangan File Allocation Table. Keduanya merupakan sistem file 
yang sangat populer karena digunakan pada sistem operasi Windows. 
NTFS merupakan pilihan utama bagi mereka yang menggunakan sistem 
operasi Windows XP karena memiliki keunggulan dari segi keamanan bila 
dibandingkan dengan sistem file yang lain.

Sistem file sendiri mempunyai makna sebagai sebuah metode untuk 
menyimpan atau mengorganisir file komputer beserta data yang ada di 
dalamnya sehingga akan mempermudah untuk mencari dan mengaksesnya.

Berikut akan saya tampilkan penjelasan dari masing masing sistem file 
yang ada pada sistem operasi Windows:

FAT16
Sistem file FAT16 pertama kali diperkenalkan pada era MS-DOS di tahun 
1981. Sistem file yang sudah berumur 27 tahun ini, pertama kali 
dirancang untuk menangani file yang terdapat pada floppy disk. 
Selanjutnya dengan beberapa perbaikan, sistem file ini mampu untuk 
menangani file yang terdapat pada hard disk. Keunggulan yang paling 
besar dari FAT16 adalah kemampuan untuk bekerja pada banyak sistem 
operasi yang berbeda seperti, Windows 95/98/Me, OS/2, Linux, dan 
beberapa versi dari UNIX. Sedangkan kelemahan terbesarnya terletak 
pada jumlah kluster yang terbatas untuk tiap partisinya, sehingga 
apabila hardisk bertambah besar maka ukuran kluster yang ada pada 
hardisk juga akan bertambah besar. Pada hardisk dengan besar partisi 
2GB, setiap kluster mempunyai besar 32 kilobytes, artinya walaupun 
file yang terdapat pada hardisk tersebut lebih kecil dari 32 KB maka 
pada hardisk dengan FAT16 tetap akan menempati ruangan sebesar 32 KB. 
FAT16 juga tidak mendukung kompresi, enkripsi dan beberapa teknik 
keamanan yang lain.

FAT32
Sistem file FAT32 pertama kali diperkenalkan saat peluncuran Windows 
95 Service Pack 2. Sistem file ini merupakan pengembangan dari FAT16 
dengan perbaikan utama terletak pada peningkatan jumlah kluster untuk 
setiap partisi. Dalam perjalanannya ternyata FAT32 mempunyai banyak 
keunggulan lain bila dibandingkan dengan pendahulunya. Meskipun FAT32 
bertujuan untuk menutupi segala kelemahan yang terdapat pada FAT16, 
ternyata timbul suatu masalah dengan kompatibelitas terhadap sistem 
operasi yang lain. Bila FAT16 mampu 'bercengkrama' dengan banyak 
sistem operasi, tidak demikian halnya dengan FAT32. Windows NT, Linux 
dan UNIX adalah beberapa diantara sistem operasi yang gagal 
'dihinggapi' oleh FAT32. Setelah muncul Windows XP, hal ini tidak 
menjadi masalah lagi karena Windows XP dapat dipasang dengan baik 
pada FAT32 sehingga mempermudah melakukan komunikasi di jaringan yang 
menggunakan Windows XP tanpa memperdulikan sistem file yang digunakan.

NTFS
Sistem file NTFS diperkenalkan pertama kali saat peluncuran versi 
awal dari Windows NT. Sistem file ini sangat berbeda dengan FAT. NTFS 
memberikan fitur keamanan yang sangat tinggi, kompresi data yang 
bagus serta enkripsi data yang susah ditembus. Sistem file ini 
merupakan sistem file default saat kita pertama kali melakukan 
instalasi Windows XP dan jika kita melakukan upgrade dari Windows 9x 
ke Windows XP maka kita akan ditanya apakah kita juga akan 
mengkonversi sistem file lama kita ke NTFS. Jika kita menolak untuk 
melakukan konversi juga tidak menjadi masalah sebab Windows XP tetap 
akan bekerja pada sistem file FAT32 tentu dengan fitur keamanan yang 
kurang. Yang perlu diingat, kita bisa dengan mudah melakukan konversi 
sistem file dari FAT16 atau FAT32 ke NTFS, tetap sebaliknya, bila 
kita ingin mengkonversi balik ke FAT dari NTFS tidak bisa dilakukan 
dengan mudah tanpa men-format hardisk.

Sayangnya sistem file NTFS tidak bisa menutupi kelemahan FAT32 dalam 
masalah kompatibelitas dengan sistem operasi yang lain sehingga 
disarankan bila kita menggunakan 2 sistem operasi yang berbeda dalam 
1 komputer maka kita diharapkan untuk selalu menyediakan satu partisi 
dengan sistem file FAT sebagai tempat menyimpan data recovery. Namun 
dengan fitur recovery yang ditawarkan/termasuk di dalam sistem 
operasi Windows XP, saya rasa pembuatan partisi FAT ini menjadi suatu 
yang mubazir.

Kapan kita memilih untuk menggunakan FAT atau FAT32?
Jika kita menjalankan lebih dari satu sistem operasi dalam satu 
komputer, kita membutuhkan partisi dengan sistem file FAT. Hal ini 
agar data yang kita tempatkan pada partisi FAT tersebut bisa diakses 
oleh kedua sistem operasi. Tetapi harap diingat karena keterbatasan 
fitur keamanan dari sistem file ini, maka disarankan untuk tidak 
menaruh data yang sangat penting diatas partisi dengan sistem file FAT.

Sumber: id.answers.yahoo.com

Regards:

Mr. Rocco

----------

Kirim email ke