Setuju Prend....tapi kadang2 gw sebel ama oknum anak muda2 yg suka pakai gamis....lagaknya udah kaya ahli tafsir yg jempolan ....apa nggak nyadar kalau belajar tafsir itu butuh bertahun2 untuk bisa jadi ahlinya.......weslah..... sukses prend wassalam
Tio <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Assalamu'alaikum wr wb Ini kami tulis sehubungan dengan adanya tanggapan negatif pada beberapa mailing list Islam atas Tasawuf terutama atas Mursyid kami Mawlana Syaikh Sayyid Muhammad Nazim. Semoga kita semua berada dalam bimbingan dan lindungan Allah SWT. Memahami Islam bukan hanya yang masuk akal saja, karena banyak yang ghoib yang belum kita mengerti. Bagaimana bung dan teman2 wahabi lainnnya memahami hadist Abu Hurairah," Satu kantung hadist aku sampaikan kepada kalian, sedang satu kantung lainnya tidak aku buka, bila aku buka, maka kalian akan memenggal kepalaku". Apakah Abu Hurarirah menyembunyikan hadist? Hadist ini merupakan ilmu rahasia, dimana Al-Hallaj dipenggal karenanya. Hadist ini disampaikan kepada para Awliya, yang mengetahui ilmu Hakikat. Bagaimana teman2 memahami hadist," Bila seluruh lautan jadi tinta dan seluruh pohon dijagat raya ini menjadi pena, maka kalian tak akan mampu menulis quran ini. Padahal kita tahu dengan 8 ons tinta seluruh isi Quran telah tercetak dihadapan kita, berikut segala tafsir Ibnu Katsir. Lalu apa yang tak mampu ditulis? Yang tak mampu ditulis adalah haikat dari setiap huruf ada 12 ribu hakikat arti dalam satu huruf , sementara satu alif dengan alif lainnya memiliki hakikat yang berbeda, bahkan tafir dari surat al-fatihah bisa beribu2 buku tebal. Darimana tafsir itu didapat, dari ulama syariah,dari ulama huruf saja? Yang hanya mengetahui apa yang tertulis saja. Tentu saja dari Ulama Hakikat, Awliya Allah,Para wali2Nya. Orang yang terbiasa dengan maqom Ihsan, ikhlas. Ibarat seorang awam dengan dokter spesialis jantung. awam hanya mengetahui garis turun naik, sedang ahli jantung mengetahui garis ini menginformasikan kondisi jantung pasien.Ibarat anda belajar fisika di smp, lain dgn di sma, lain dgn di university. tentu akan lain lagi dengan ketika anda mengambil Phd, Doktoral. Kesulitan Fisikanya berbeda. Tentu akan beda belajar Fisika dgn guru smp dibanding belajar dgn ahlinya seperti Einstein dengan pelajaran teori relatifitasnya atau teori tingkat tinggi lainnya dimana IQ anda sudah tak mampu mencernanya karena keterbatasan pemahaman. Pertanyaan saya, apakah Perjalanan Spiritual ini lebih mudah dari teori Fisika smp, sma, Phd? Tnetu beda belajar agama di SD dengan di Universitas atau dengan Awliya Allah. Bagi yang senang mencerna dengan nalar saja ada satu pertanyaan, apakah bila anda belum pernah menyeberangi padang pasir sahara untuk menuju suatu tempat diseberang sahara, perlukan anda memiliki guide/penunjuk jalan? Jawabannya "Tentu perlu", orang yg biasa menyeberangi sahara yg mampu menjadi penunjuk jalan, adalah orang yg telah sering berkali2 menyeberang,bukan hanya sekali menyeberang ( yah bisa kesasar) so demikian juga dengan perjalanan spiritual tidak semudah bayangan anda. Alhamdulillah bila anda bisa sholat dgn khusyu, tetapi bila belum bisa tidakkah hati anda menangis ingin bisa sholat khusyu dengan kemanisan dan kenikmatannya. Merasakan kenikmatan dzikir dengan asma Allah, asmaul husan dengan segala rahasia kenikmatannya. bagaimana solat nabi saw, ihsan, seperti melihat Allah swt, atau bila tak mampu melihatnya maka Allah melihat kita. Inilah jalan tasawuf, jalan yg dipilih Imam Ghazali Hujjatul Islam, jalan yang dipilih para Imam Empat Madzhab ( Imam Syafii, Imam Maliki, Imam Hanafi dan Imam Hambali). Bahkan Ibnu Taymiyahpun memilih jalan tasawuf,bahkan Hasan al banna pun memilih jalan tasawuf. Bahkan Mawlana Ilyas ( pendiri Jamaah Tabligh) pun memilih jalan tasawuf. jalan tasawuf artinya anda memerlukan Guide & Guidance. Bagaimana Ulama biasa menjelaskan tentang arti Fana (lenyap), Baqa ( Keabadian), bagaimana pula Fana Fillah. Seperti seseorang yang belum pernah merasakan Mabok Ganja/Narkoba/Minuman keras kemudian menulis tentang mabuk yg belum pernah dialaminya, tentu berbeda deskripsi tentang mabuk yg ditulis oleh pemabuk yang "ahli mabuk" dengan yang belum mengalami. Begitu pula tentu berbeda penjelasan tentang fana yang ditulis oleh Wali Allah yang merasakan fana fillah (lenyap dalam Allah) dengan ulama yang belum mengalaminya. Seperti menulis rasa madu padahal belum pernah makan madu, seperti anak balita menjelaskan tentang rasanya "bulan madu"padahal belum pernah mengalami bulan madu. Bagaimana anda memahami dari jari2 Rasulullah saw keluar air, membelah bulan, bercakap2 dengan bulan, mendengar setiap mahluk berdzikir. Bukankah daun2an, hewan berdzikir, apakah anda mampu mendengar batu, bumi, makanan, nasi anda berdzikir? Para sahabat mendengarnya, sup dan makanan berdzikir, siapa saat ini yang mampu mendengar? Apakah sudah terputus kemampuan itu hanya para sahabat? Tentu tidak, para awliya Allah, Wali2Nya mampu mendengar seluruh mahluk berdzikir. Ilmu ulama biasa dibanding Ilmu Awliya, bagai setetes air dengan Samudera lautan. Tak terfahami dengan akal seperti kaum mutazilah membanggakan akalnya. Meskipun demikian ilmu awliya dibanding sahabat seperti setets air dari ilmu sahabat dan sahabt dibanding Nabi saw juga hanya seperti setetes air dari samudera ilmu Nabi saw. Ada hal2 ghaib yang dimiliki Awliya Allah yang belum tentu bisa kita pahami. Anda belum tentu bisa memahami Einstein atau Hawking, bagaimana pula bisa memahami Awliya Allah dimana ilmunya diatas Einstein atau diatas ulama huruf saja. Dipuncak kerisauannya Imam Ghazali berkhalwat selama 10 th untuk mendalami tasawuf hingga muncul buku Ihya Ulumudin yang fenomenal, atau Ibnu Athailah sakandari yang sejaman dengan Ibnu Taymiyah dan saling bertentangan, menulis buku fenomenal lainnya Kitab al-Hikam, sudahkan teman2 membacanya? Anggap saja anda belum berkeinginan untuk bertasawuf, maka cukup berbaik sangka saja. Mulai dengan membaca buku tsb diatas, atau membaca tulisan Syaikh Abdul Qodir Jailani, Rumi yang sangat fenomenal, tersedia diberbagai toko buku. Allah membenci hambaNya yang memusuhi kekasihNYa. Anda belum tentu tahu yang mana KekasihNYA. Bahkan andapun belum tentu sudah melihat foto Mursyid kami Mawlana Syaikh Nazim, Mawlana Syaikh Hiysam ketika anda berprasangka buruk ( bisa dilihat di www.mevlanasufi.blogspot.com) atau dibeberapa portal links yg berada di web saya tersebut. Ketika belum mengenal sungguh2 anda telah berburuk sangka terhadap ulama tanpa cek dan ricek. Diam lebih baik ketika belum paham, suatu saat ketika pemahaman anda mulai mengerti, siapa tahu segala kata, nasehat dalam posting2 yg kami kirimkan mungkin bermanfaat. Mulai dari yang sederhana dahulu. Tentu tak ada salahnya bila anda berdoa," Ya Allah pertemukan hamba dengan Para KekasihMU". Karena kita tak mengerti siapa para kekasihNya, maka doa ini sangat ampuh. Paling sederhana lagi berprasangaka baik, maka iman akan terjaga. Wa min Allah at Tawfiq Wassalam [Non-text portions of this message have been removed] ========================================== MILIS MAJELIS MUDA MUSLIM BANDUNG (M3B) Milis tempat cerita , curhat atau ngegosip mengenai masalah anak muda dan islam . No Seks , No Drugs , No Violence Sekretariat : Jl Hegarmanah no 10 Bandung 40141 Telp : (022) 2036730 , 2032494 Fax : (022) 2034294 Kirim posting mailto:[EMAIL PROTECTED] Berhenti: mailto:[EMAIL PROTECTED] --------------------------------- YAHOO! GROUPS LINKS Visit your group "majelismuda" on the web. To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service. --------------------------------- --------------------------------- Yahoo! Mail Bring photos to life! New PhotoMail makes sharing a breeze. [Non-text portions of this message have been removed] ========================================== MILIS MAJELIS MUDA MUSLIM BANDUNG (M3B) Milis tempat cerita , curhat atau ngegosip mengenai masalah anak muda dan islam . No Seks , No Drugs , No Violence Sekretariat : Jl Hegarmanah no 10 Bandung 40141 Telp : (022) 2036730 , 2032494 Fax : (022) 2034294 Kirim posting mailto:[EMAIL PROTECTED] Berhenti: mailto:[EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/majelismuda/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
